Top 3 News: Mati Lampu Serentak, Sumatra Blackout

Top 3 news hari ini terkait mati lampu serentak yang terjadi di Aceh, Medan, Palembang hingga Pekanbaru pada Jumat 22 Mei 2026 malam.

Diterbitkan 23 Mei 2026, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 news hari ini terkait mati lampu serentak yang terjadi di Aceh, Medan, Palembang hingga Pekanbaru dan beberapa daerah pada Jumat 22 Mei 2026 malam, membuat Sumatra gelap gulita.

PLN menjelaskan, penyebab mati lampu karena gangguan suplai aliran listrik di beberapa wilayah. Warga Palembang, Imam Agung mengaku mendengar kabar sebagian wilayah Sumatera Selatan gelap gulita.

"Infonya Sumatra Blackout," ujar Imam Agung kepada Liputan6.com.

Winda, warga Gaperta Medan, membenarkan kondisi listrik padam serentak. Winda mengaku sempat mengonfirmasi perihal listrik pada ke PLN via telepon. Tetapi tak kunjung tersambung.

Sementara itu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap penyebab taksi listrik Green SM yang berhenti di perlintasan sebidang Bekasi Timur hingga akhirnya tertemper KRL. Dari hasil analisis data kendaraan, pengemudi diduga salah memindahkan posisi transmisi saat mobil melaju di jalur menurun.

Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono menjelaskan, berdasarkan data onboard unit yang berhasil diunduh, mobil awalnya berjalan normal dalam posisi transmisi drive (D) dengan kecepatan sekitar 15 km/jam.

Namun di tengah perjalanan, pengemudi justru memindahkan posisi transmisi ke netral (N). Dalam kondisi tersebut, kendaraan meluncur dengan kecepatan antara 3 hingga 7 km/jam.

Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan investigasi untuk mencari tahu penyebab tergelincirnya kereta api (KA) Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu di Stasiun Pasarsenen, Jakarta Pusat (Jakpus) pada Jumat 22 Mei 2026.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, kepastian penyebab insiden tersebut baru dapat diketahui setelah proses investigasi selesai dilakukan.

Franoto menjelaskan insiden tersebut melibatkan dua peristiwa lansiran KA di lokasi berbeda. Selain itu, kedua rangkaian yang tergelincir tidak sedang mengangkut penumpang.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Jumat 22 Mei 2026:

1. Mati Lampu Serentak, Sumatra Blackout

Mati lampu serentak yang terjadi di Aceh, Medan, Palembang hingga Pekanbaru dan beberapa daerah pada Jumat malam 22 Mei 2026, membuat Sumatra gelap gulita. PLN menjelaskan, penyebab mati lampu karena gangguan suplai aliran listrik di beberapa wilayah.

Warga Palembang, Imam Agung mengaku mendengar kabar sebagian wilayah Sumatera Selatan gelap gulita. “Infonya Sumatera Blackout,” ujar Imam Agung kepada Liputan6.com.

Winda, warga Gaperta Medan, membenarkan kondisi listrik padam serentak. Winda mengaku sempat mengonfirmasi perihal listrik pada ke PLN via telepon. Tetapi tak kunjung tersambung.

"Benar kak, tadi mulai padam 18.45 Wib, tiba-tiba redup dan lama-lama mati lampu," katanya.

 

Selengkapnya...

2. KNKT Ungkap Penyebab Taksi Green SM Berhenti Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap penyebab taksi listrik Green SM yang berhenti di perlintasan sebidang Bekasi Timur hingga akhirnya tertemper KRL. Dari hasil analisis data kendaraan, pengemudi diduga salah memindahkan posisi transmisi saat mobil melaju di jalur menurun.

Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono menjelaskan, berdasarkan data onboard unit yang berhasil diunduh, mobil awalnya berjalan normal dalam posisi transmisi drive (D) dengan kecepatan sekitar 15 km/jam.

"Jadi taksi tersebut ketika menurun pada posisi D berjalan normal dengan kecepatan antara 15 km/jam," ujar Soerjanto saat rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Namun di tengah perjalanan, pengemudi justru memindahkan posisi transmisi ke netral (N). Dalam kondisi tersebut, kendaraan meluncur dengan kecepatan antara 3 hingga 7 km/jam.

 

Selengkapnya...

2. Tidak Ada Korban saat KA Jaka Tingkir dan KA Sedayu Anjlok

PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan investigasi untuk mencari tahu penyebab tergelincirnya kereta api (KA) Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu di Stasiun Pasarsenen, Jakarta Pusat (Jakpus) pada Jumat 22 Mei 2026.

“Untuk penyebab tergelincirnya lokomotif (Jaka Tingkir) dan rangkaian kereta Serayu sebanyak dua axle itu masih dalam penyelidikan atau investigasi,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo di Stasiun Pasar Senen, Jumat 22 Mei 2026.

Kepastian penyebab insiden tersebut baru dapat diketahui setelah proses investigasi selesai dilakukan.

"Jadi nanti setelah ada investigasi nanti akan ketahuan hasilnya," ucap Franoto.

Ia menjelaskan insiden tersebut melibatkan dua peristiwa lansiran KA di lokasi berbeda. Selain itu, kedua rangkaian yang tergelincir tidak sedang mengangkut penumpang.

 

Selengkapnya...

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6