LRT Jakarta Rute Velodrome ke Pasar Pramuka Mulai Diuji Coba Hari Ini

Uji coba jalur menjadi salah satu tahapan penting sebelum tahap operasional LRT Jakarta.

Diterbitkan 30 April 2026, 17:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Jakpro memulai uji coba LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai pada 30 April 2026.
  • Uji coba memastikan aspek teknis, keselamatan, dan operasional LRT sesuai standar.
  • LRT Fase 1B akan mengurangi kemacetan dan memperkuat konektivitas transportasi Jakarta.

Liputan6.com, Jakarta - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memulai rangkaian testing and commissioning (T&C) sistem perkeretaapian LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai pada Kamis (30/4/2026). Uji coba dilakukan pada segmen jalur lintasan yang menghubungkan Stasiun Velodrome menuju Stasiun Pasar Pramuka sejauh 3,6 kilometer.

Direktur Utama (Dirut) PT Jakpro, Iwan Takwin mengatakan bahwa uji coba jalur menjadi salah satu tahapan penting dalam proses ini. 

“Pelaksanaan test track ini menandai babak baru dalam percepatan pembangunan infrastruktur transportasi publik modern di ibu kota,” kata Iwan dalam keterangan resminya.

Ia menyebut bahwa langkah tersebut juga merupakan komitmen Jakpro untuk memastikan seluruh aspek teknis, keselamatan, dan operasional sistem LRT Jakarta memenuhi standar tertinggi sebelum memasuki fase layanan komersial. 

“Tahapan T&C ini kami lakukan secara mendetail untuk memastikan seluruh aspek teknis LRT Jakarta Fase 1B benar-benar siap dan aman untuk nantinya digunakan masyarakat dalam mobilitas sehari-hari,” jelas Iwan.

Lebih lanjut, testing and commissioning merupakan tahapan yang tidak dapat dilewatkan dalam pembangunan sistem perkeretaapian modern. Proses ini mencakup serangkaian pengujian sistematis dan terstruktur terhadap seluruh komponen dan subsistem sebelum operasional komersial dimulai, mulai dari jalur, persinyalan, kelistrikan, komunikasi, hingga integrasi operasional.

“Setiap meter pada jalur layang LRT Jakarta Fase 1B adalah tanggung jawab kami kepada masyarakat DKI Jakarta yang akan mengandalkan LRT Jakarta setiap harinya. Oleh karena itu, tahapan T&C ini harus dipersiapkan secara sangat matang,” kata Iwan.

 

Hadirnya Koridor Baru

Dia menyatakan, di balik setiap proses teknis yang berjalan, terdapat komitmen kuat Jakpro untuk menyelesaikan pembangunan LRT Jakarta Fase 1B secepat mungkin, tanpa mengorbankan satu pun aspek keselamatan, kualitas, dan keandalan layanan.

Setelah beroperasi secara komersial, penambahan jalur LRT Jakarta Fase 1B nantinya diproyeksikan mampu mengangkut puluhan ribu penumpang setiap hari serta berkontribusi langsung terhadap pengurangan kepadatan lalu lintas.

Selain itu, kehadiran koridor baru ini juga akan memperkuat konektivitas antar wilayah dan integrasi transportasi publik di Jakarta.

“Sejalan dengan arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, pembangunan LRT Jakarta Fase 1B diarahkan untuk mendukung pemenuhan indikator Jakarta sebagai kota global yang modern, maju, berkelanjutan, dan nyaman dihuni,” Iwan menandaskan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6