Dirut KAI: Siang Nanti Layanan KRL Cikarang Line Dibuka Kembali

Total ada 106 penumpang dalam kecelakaan kereta di Bekasi Timur, 15 di antaranya meninggal dunia.

Diterbitkan 29 April 2026, 11:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • KRL Bekasi Timur-Cikarang akan normal setelah persetujuan KNKT.
  • KAI uji coba rel dan persinyalan demi keselamatan penumpang.
  • Kecelakaan KRL menewaskan 15 orang, 91 lainnya luka-luka.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengatakan perjalanan KRL Commuter Line dari Bekasi Timur menuju Cikarang akan kembali normal hari ini jika mendapat persetujuan dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Sebelumnya, perjalanan KRL hanya sampai Stasiun Bekasi imbas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.

"Terkait penyelenggaraan KRL hari ini, Insya Allah apabila sudah diberikan clearance dari KNKT sebagai pihak yang menjadi penanggung jawab dalam proses investigasi, kami akan buka kembali layanan KRL Jabodetabek dari Cikarang ke Bekasi Timur untuk bisa beroperasi lagi," kata Dudy dalam jumpa pers di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026).

Saat ini, katanya, KAI sedang melakukan persiapan mulai dari uji coba rel, persinyalan dan sebagainya. Tujuannya, memastikan segala hal siap sebelum perjalanan KRL Cikarang-Bekasi kembali normal.

"Sekarang kami tahapan proses persiapan. Uji coba rel, persinyalan dan sebagainya untuk memastikan stasiun ini sudah bisa melayani kembali KRL. Sebab yang paling utama keselamatan, itu yang kami tekankan ke PT KAI dalam membuka Stasiun Bekasi Timur," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Dirut KAI, Bobby Rasyidin juga memastikan jalur kereta Bekasi-Cikarang akan dibuka siang ini.

"Insya Allah, siang nanti kita akan mulai membuka kembali layanan KRL kita Cikarang Line, akan beroperasi dan berfrekuensi sama dengan sebelumnya," Bobby.

 

Total Korban 106

Dalam kesempatan yang sama, Dudy menyebut ada 106 penumpang yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. 15 Penumpang di antaranya meninggal dunia.

"Luka-luka 91 orang, 38 sudah pulang, sisanya masih dirawat. Semoaga segera diberikan kesembuhan dan kembali ke rumah berkumpul dengan keluarga," ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6