Rapat di DPR, Menaker Curhat Kena Efisiensi Jilid III

Menaker Yassierli curhat menerima surat dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait efisiensi jilid III.

Diterbitkan 09 April 2026, 12:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Menaker Yassierli menerima surat Kemenkeu tentang efisiensi anggaran jilid III.
  • Total efisiensi anggaran mencapai Rp 181,8 miliar dari BA BUN Kemenkeu.
  • Realisasi anggaran Kemenaker per 8 April 2026 adalah 31,87%, belum termasuk efisiensi.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli curhat menerima surat dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait efisiensi jilid III. Saat ini, kata Yassierli, pihaknya tengah menelaah pagu anggaran yang bisa untuk efisiensi.

"Kami juga ingin sampaikan bahwa kita baru menerima surat dari Kementerian Keuangan tanggal 1 April bahwa ada efisiensi anggaran yang bersumber dari rupiah murni," kata Yassierli dalam rapat bersama Komisi IX DPR, Kamis (9/4/2026).

Yassierli mengungkapkan, ada pergeseran dari Bagian Anggaran Bendahara Umum (BA BUN) Kemenkeu sebesar Rp 181.826.183.0000. Adapun nilai itu terdiri dari Zincian Output (RO) Khusus sebesar Rp 122.163.948.000 dan hasil identifikasi efisiensi anggaran yang dilakukan Kemenkeu Rp 59.662.235.000.

"Pergeseran dari BA BUN Kemenkeu Rp 181 miliar anggaran dari RO khusus Rp 122 miliar dan hasil identifikasi efisiensi oleh Kemenkeu sebesar Rp 59 miliar," ujarnya.

Realisasi Anggaran

Yassierli mengaku realisasi anggaran per tanggal 8 April 2026 sudah di angka 31,87%.

"Per tanggal 8 April kami ingin melaporkan realisasi dari anggaran yang saat ini rata-rata dari setiap unit eselon 1 itu sudah 31,87% dengan cadangan bahwa realisasi ini belum memperhitungkan efisiensi jilid III yang kami baru saja terima dari Kemenkeu," pungkas Yassierli.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6