Masayu Anastasia Jadi Dokter Forensik di Film Autopsy, Ungkap Tantangannya

Masayu Anastasia sempat terkejut saat pertama kali menerima tawaran bermain di film Autopsy: Dead Body Can Talk.

Diterbitkan 16 Juli 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Masayu Anastasia perankan dokter forensik di film Autopsy, terinspirasi kisah nyata.
  • Tantangannya menghafal istilah medis, prosedur otopsi, dan menjaga emosi karakter.
  • Masayu berdiskusi dengan konsultan forensik dan ingin melihat langsung autopsi.

Liputan6.com, Jakarta - Masayu Anastasia kembali menunjukkan aktingnya di film terbaru berjudul Autopsy: Dead Body Can Talk. Dalam film yang diangkat dari kisah nyata itu, Masayu dipercaya memerankan karakter utama sebagai seorang dokter forensik.

Proyek layar lebar garapan Rumah Produksi Karya Kreatif Utama tersebut mengangkat sisi lain dunia forensik di Indonesia. Film ini terinspirasi dari sosok polisi alhi forensik kenamaan, dokter Sumy Hastry Purwanti.

Masayu Anastasia sempat terkejut saat pertama kali menerima tawaran bermain, karena hanya diberikan gambaran umum soal karakter yang diperankan. Namun ia percaya bahwa setiap film menemukan cara sendiri untuk menemukan pemain yang tepat.

"Pas pertama kali ditawarin aku agak bingung cuma dikasih background karakter. Kebetulan saat itu aku sedang suka nonton konten tentang dokter. Aku percaya setiap skenario atau film itu akan memanggil pemain dan kru yang tepat," kata Masayu Anastasia di XXI Metropole, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026).

Masayu harus menghadapi tantangan menghafal istilah medis dan kepolisian, sekaligus memahami prosedur otopsi secara akurat. Di sisi lain, ia juga dituntut untuk menjaga kesinambungan emosi dari setiap scene yang dilakoni.

 

Soal Tantangan Bahasa Kedokteran

"Tantangannya menghafal bahasa kedokteran, bahasa kepolisian, terus cara otopsi yang benar. Aku nggak mau sembarangan. Selain itu setiap adegan berat, karena aku harus jaga emosi dari satu scene ke scene lain, sementara syuting tidak berurutan," ungkap Masayu.

Menurut Masayu, profesi dokter forensik merupakan pekerjaan yang sangat mulia. Ia menilai seorang dokter forensik dituntut bekerja lebih detil, karena harus menjawab kematian tanpa bisa berkomunikasi dengan pasien.

"Kalau dokter biasa kan bisa bertanya, 'apa keluhannya?'. Kalau dokter forensik tidak bisa seperti itu. Mereka harus benar benar detil mencari penyebab kematian seseorang," jelasnya.

Minta Masuk Ruang Autopsi

Dalam menjalankan perannya, Masayu meminta izin untuk melihat langsung aktivitas di ruang autopsi. Selama proses produksi, ia juga intens berdiskusi dengan dokter forensik yang menjadi konsultan film.

"Aku selalu komunikasi dengan dokter pendamping supaya jangan sampai salah, baik dari istilah kedokteran, teknik pembedahan sampai cara penanganannya. Aku bilang, 'aku ingin ikut ke ruang otopsi'. Beliau sampai bilang, 'ini murid yang paling cepet lulus tanpa sekolah'," kenang Masayu.

Jadwal Tayang Film Autopsy

Selain Masayu Anastasia, Film Autopsy: Dead Body Can Talk turut dibintangi Teuku Rifnu Wikana, Riyuka Bunga, Samuel Rizal, dan Nagra Pakusadewo. Film arahan sutradara Ozan Ruz ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 3 September 2026.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Manis di Bibir yang Sedang Dicari di Google, Lagu atau Series? Ini Jawabannya

M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan