Komisi VI: Stok BBM Aman, Masyarakat Tidak Usah Khawatir

Masyarakat tidak usah antre BBM di SPBU karena tidak ada kenaikan dan stok aman.

Diterbitkan 01 April 2026, 11:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pemerintah tidak menaikkan harga BBM, bukti kesiapan Presiden Prabowo hadapi geopolitik global.
  • Stok BBM nasional aman, masyarakat diimbau tidak panik membeli atau menimbun.
  • Harga BBM subsidi dan non-subsidi tidak naik, pembatasan pembelian masih rencana.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menilai bahwa kebijakan pemerintah yang tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) merupakan bukti bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah sangat siap menghadapi situasi geopolitik global.

Menurut dia, sudah ada 85 negara di dunia, termasuk 7 negara di Asia Tenggara yang menaikkan harga BBM. Namun, dia mengatakan bahwa Indonesia tetap dengan kebijakannya yakni tak menaikkan harga BBM.

"Jadi masyarakat tidak usah khawatir, tidak usah antre BBM di SPBU karena pertama BBM-nya tidak ada kenaikan dan yang kedua stoknya aman," kata Andre di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (1/4) seperti dilansir Antara.

Sebagai komisi yang bermitra dengan Pertamina, dia pun terus berkoordinasi untuk memastikan dan mengamankan stok BBM di seluruh Indonesia. Menurut dia, stok BBM untuk saat ini masih aman.

Selain itu, menurut dia, pemerintah juga belum mengeluarkan kebijakan soal pembatasan pembelian BBM. Namun, dia pun mendengar bahwa hal itu baru sebatas rencana saja, sebagai bagian dari efisiensi.

"Kita tunggu skemanya nanti antara pemerintah, Kementerian ESDM dengan Pertamina. Yang jelas kami di DPR tentu mendukung langkah pemerintah," kata dia.

 

Keputusan Pemerintah

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun non-subsidi tidak mengalami kenaikan.

Prasetyo mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan koordinasi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT Pertamina, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto

"Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan. Oleh karena itulah Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi," kata Prasetyo.

Dasco Apresiasi Pemerintah BBM Tak Naik, Minta Warga Tidak Panic Buying

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengapresiasi langkah pemerintah tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Menurut Dasco, keputusan tersebut diambil setelah pemerintah berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk DPR RI.

"Apresiasi kepada pemerintah yang setelah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak serta mendengarkan masukan dari berbagai pihak, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia," ujar Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Dasco menyebut Menteri Sekretaris Negara telah memastikan bahwa belum ada rencana penyesuaian harga BBM dalam waktu dekat, baik yang subsidi maupun non subsidi.

"Oleh Menteri Sekretaris Negara mewakili pihak pemerintah, bahwa pihak pemerintah belum berencana melakukan penyesuaian harga BBM subsidi maupun BBM non-subsidi, yang adanya isu beredar di tengah masyarakat akan ada penyesuaian di tanggal 1 April besok," kata dia.

Dasco meminta masyarakat tidak perlu panik membeli maupun melakukan penimbunan BBM.

"Sehingga masyarakat tidak perlu panik, masyarakat tidak perlu melakukan antrean, dan terlebih lagi melakukan penimbunan terhadap BBM," ungkapnya.

"Komitmen dari Presiden Prabowo akan terus memonitor dan tetap menjaga kebutuhan masyarakat akan BBM tersebut," pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6