Pramono Akui Banyak Aduan di JAKI Mandek, Janji Benahi Sistem

Salah satu laporan yang disinggung Pramono, ialah zebra cross di Jalan Soepomo, Jakarta Selatan.

Diterbitkan 01 April 2026, 10:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gubernur DKI akui banyak aduan JAKI mandek, belum ditindaklanjuti.
  • Warga cat zebra cross Soepomo karena aduan tak ditangani Pemprov.
  • Pemprov akan benahi sistem JAKI dan tata ulang zebra cross warga.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku banyak aduan warga yang masuk lewat aplikasi Jakarta Kini (JAKI) yang mandek alias tidak langsung ditindaklanjuti. Menurut Pramono, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melakukan rapat khusus terkait hal tersebut.

“Kebetulan kami rapat tentang JAKI. Jadi di rapat JAKI itu memang ada beberapa laporan yang sudah berulang kali belum ditindaklanjuti,” kata Pramono dalam keterangannya, dikutip Rabu (1/3/2026).

Oleh karenanya, super app yang dikembangkan oleh Pemprov DKI itu akan dibenahi sistemnya, sehingga laporan atau aduan warga yang masuk ke JAKI bisa ditangani dengan cepat. “Maka kami akan sempurnakan untuk itu,” ujar Pramono.

Salah satu laporan yang disinggung Pramono, ialah zebra cross di Jalan Soepomo, Jakarta Selatan. Imbas aduan yang tidak ditangani, warga akhirnya berinisiatif melakukan pengecatan fasilitas penyeberangan itu untuk difungsikan sebagai zebra cross.

“Kami minta maaf untuk itu. Dan saya sampaikan kreativitas warga saya ucapkan terima kasih dan respect,” kata dia.

 

 

Penataan Ulang

Meski mengapresiasi kreativitas dan kepedulian warga terhadap keselamatan pengguna jalan, Pramono menegaskan perlunya penataan ulang zebra cross yang sudah dicat mandiri oleh warga tersebut agar dapat memenuhi standar teknis keselamatan yang berlaku baik secara nasional maupun internasional.

“Kemarin menurut saya ini kan kreativitas yang positif, sehingga dengan demikian yang sekarang terjadi di lapangan kami sempurnakan lagi, kami kembalikan kepada aturan yang memang sudah diatur untuk zebra cross,” jelas Pramono.

 

Selesaikan 4 Penataan

Adapun usai viral, Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah menyelesaikan empat penataan fasilitas penyeberangan di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan.

Sementara satu zebra cross buatan warga dibiarkan terlebih dahulu dan akan ditata ulang secara bertahap.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6