Liputan6.com, Jakarta - Penyiraman air keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus menyita perhatian publik nasional. Merespons hal itu, Dewan Senior Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) Thamrin Amal Tomagola mengutuk keras insiden tersebut.
"Kami mengutuk keras peristiwa penyiraman terhadap aktivis pembela HAM. Serangan ini menjadi alarm pembungkaman terhadap aktivis," kata Thamrin seperti dikutip dari keterangan diterima, Kamis (19/3/2026).
Dia menyebut, jika motif penyiraman air keras untuk melakukan pembungkaman suara kritis, maka hal itu tidak dibenarkan dengan alasan apa pun.
Advertisement
"Apa pun alasannya, pembungkaman dalam demokrasi tak dapat dibenarkan. Apalagi demokrasi dibungkam dengan membungkam aktivis melalui aksi teror," ucap Thamrin.
Senada, Peneliti Senior LP3ES Nur Iman Subono juga menyatakan, penyiraman air keras terhadap aktivis dan pejuang HAM merupakan tindakan yang patut dikecam. Dia meyakini, tindakan teror memang sudah terpola dan umum digunakan kepada mereka yang kerap menyuarakan kritik.
"Kita semua sepakat, kita mengutuk keras lah. Di sisi lain, kita juga sadar pola-pola seperti ini memang bagian dari cara-cara teror terhadap aktivis dan masyarakat," kata Iman.
"Hal ini jelas merupakan upaya membungkam dan mematikan demokrasi melalui upaya teror terhadap aktivis dan masyarakat sipil," jelas dia.
Â
Polda Metro Jaya Tampilkan Dua Wajah Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Bukan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534315/original/055538400_1773818466-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_14.08.16.jpeg)
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menampilkan wajah terduga pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, dari rekaman CCTV. Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menegaskan gambar pelaku diambil langsung tanpa rekayasa.
"Kami sampaikan bahwa ini adalah murni kami ambil dari CCTV yang tertangkap kamera pengawas di sepanjang jalur yang dilalui oleh para pelaku sehingga bukan hasil Artificial Intelligence," ujar Iman saat konferensi pers, Rabu 18 Maret 2026.
Dari analisis, lanjut dia, polisi menemukan keterkaitan dua pelaku yang terekam di lokasi kejadian dengan rekaman pasca kejadian. Keduanya terlihat mengganti pakaian setelah beraksi.
"Kemeja luar diduga terkena cairan lalu dilepas, menyisakan kaos merah di bagian dalam. Helm pelaku juga sudah ditemukan di sekitar TKP dan saat ini diuji di laboratorium," ucap Iman.
Dia menerangkan, rekaman sebelum kejadian menunjukkan pelaku memakai kemeja batik biru dengan kaos merah di dalamnya. Ciri pakaian itu identik dengan yang terlihat saat kejadian dan setelah pelarian.
"Seluruh gambar berasal dari kamera pengawas di sepanjang jalur pelaku. Ini hasil dari pengambilan gambar terhadap CCTV yang sudah kami peroleh," kata Iman.
"Kami tekankan kepada rekan-rekan sekalian ini sama sekali tidak dilakukan perubahan ataupun pengolahan sehingga kami dapat pertanggungjawabkan bahwa ini bukan hasil Artificial Intelligence," sambung dia.
Dari foto yang ditampilkan, satu pelaku mengemudikan motor. Pelaku yang dibonceng menjadi eksekutor penyiraman.
"Ini adalah bagian penumpang belakang yang di TKP terlihat menyiramkan cairan kepada korban," tandas Iman.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531005/original/085789500_1773532401-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5536433/original/055249500_1774325413-Sistem_Dutch_Bucket_untuk_Tomat_dan_Cabai__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4490122/original/016962100_1688451308-20230704-Wakil-Ketua-Komisi-III-DPR-Habiburokhman-Faizal-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5508609/original/055170600_1771580695-1000918465.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530348/original/069835600_1773409382-69b3d1bc1f75b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529848/original/056324600_1773384684-aktivis_kontras_Andrie_Yunus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5503576/original/081753400_1771165086-fae28102-af53-4168-be2e-6e2a02fdc96b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5535110/original/019837600_1773915128-dw-seru-lomba-lari-tanpa-alas-kaki-jelang-sahur-jadi-ajang-anak-muda-5ffcf5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535101/original/045434800_1773913934-Screenshot_20260319_163905_Instagram.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535100/original/039826300_1773913934-Screenshot_20260319_163916_Instagram.jpg)