UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Perkuat Green Campus dengan Sistem Sampah Terpadu Berbasis Ekoteologi

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menghadirkan perangkat pengelolaan sampah terpadu sebagai bagian dari program Green Campus.

Diterbitkan 16 Desember 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • UIN Jakarta meluncurkan pengelolaan sampah terpadu via program Green Campus.
  • Program ini diperkuat dengan 7 unit perangkat pengolahan sampah modern.
  • Tujuannya adalah sistem berkelanjutan dan kampus sebagai agen perubahan sosial.

Liputan6.com, Jakarta - Persoalan sampah masih kerap muncul di kawasan dengan aktivitas terpusat, termasuk lingkungan pendidikan, di mana, aktivitas harian yang padat menghasilkan volume sampah yang signifikan dan membutuhkan pengelolaan yang sistematis agar tidak menimbulkan dampak lingkungan dan sosial.

Melalui program Green Campus, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menghadirkan perangkat pengelolaan sampah terpadu yang terintegrasi dengan penguatan nilai ekoteologi di lingkungan Kampus Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Asep Saepuddin Jahar menyampaikan, penyerahan perangkat tersebut menjadi bagian dari upaya kampus dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan di lingkungan akademik. 

"Tempat pengelolaan sampah terpadu mandiri ini adalah upaya UIN Jakarta untuk terus bertumbuh melalui inovasi berkelanjutan," ujar Asep, melansir Antara, Selasa (16/12/2025).

"Kampus harus menjadi produsen ilmu pengetahuan yang memberi dampak nyata dalam pengentasan persoalan sosial di masyarakat," sambung dia.

Melalui inovasi berkelanjutan, pengelolaan sampah diarahkan untuk memberi dampak nyata sekaligus mendorong keterlibatan berbagai pihak di lingkungan kampus.

Penguatan Infrastruktur Pengelolaan Sampah Terpadu di Lingkungan Kampus

Sistem pengelolaan sampah terpadu diperkuat melalui penyerahan perangkat pengolahan sampah untuk mendukung penanganan sampah secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan. 

Perangkat tersebut terdiri atas tujuh unit mesin, termasuk incinerator dengan kapasitas pembakaran hingga 1.200 derajat Celsius, mesin mixer, mesin pencacah, mesin cetak briket, mesin conveyor, dan perangkat pengaman tegangan listrik (stabilizer).

Selain itu, kampus menerima satu set keramba organik untuk mendukung pengolahan sampah berbasis organik. 

"Pengelolaan sampah terpadu bukan sekadar program teknis, melainkan langkah nyata kampus dalam menghadapi tantangan lingkungan," ucap Asep.

Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Imam Subchi menambahkan, peran kampus memiliki peran penting sebagai agen perubahan sosial.

"Kebijakan dan program yang dijalankan kampus dirancang untuk memberikan dampak positif sekaligus mendukung prinsip keberlanjutan," kata dia.

"UIN Jakarta harus menjadi mutiara yang senantiasa bersinar bagi masyarakat. Kehadiran kampus diharapkan menjadi penerang jalan sosial," sambung Imam.

Green Campus sebagai Strategi Pembangunan Berkelanjutan

Penguatan pengelolaan sampah menjadi bagian integral dari pelaksanaan program Green Campus UIN Jakarta, yang dijalankan melalui enam indikator utama. 

Indikator tersebut meliputi infrastruktur hijau, energi hijau dan perubahan iklim, pengelolaan air bersih, pengelolaan sampah, transportasi hijau, serta pendidikan.

Penerapan Keenam indikator tersebut diimplementasikan secara bertahap sebagai bagian dari strategi pembangunan kampus berkelanjutan, sekaligus mendorong penerapan prinsip ramah lingkungan di seluruh civitas akademika. 

Kepala Pusat Pengembangan Green Campus, Hendrawati menegaskan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan terus diperkuat melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan. 

"UIN Jakarta terus tumbuh dengan inovasi yang memberi arti bagi negeri. Seluruh program diarahkan agar memberi dampak nyata bagi sivitas akademika dan masyarakat luas. Kami ingin membuktikan bahwa UIN Jakarta mampu menjadi pemimpin peradaban untuk kemaslahatan berkelanjutan," terangnya. 

Setiap program kampus dirancang untuk menghadirkan inovasi yang berdampak langsung pada lingkungan dan masyarakat sekitar.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6