1.300 Tukik Hasil Penukaran Botol Plastik Dilepas ke Laut Banyuwangi

Ribuan tukik kembali ke laut, kampanye sampah plastik ikut berperan.

Diterbitkan 11 Agustus 2026, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • BCA melepas 1.300 anak penyu di Banyuwangi, wujud komitmen lingkungan dan SDGs.
  • Pelepasan tukik hasil program '10 Bottles for 1 Egg' untuk kurangi sampah plastik.
  • BCA berkolaborasi dengan PPATK dan BSTF, edukasi pelajar, serta serahkan Intan Box.

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mempertegas komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati Indonesia. Dengan melepas 1.300 anak penyu (tukik) ke laut Banyuwangi hasil penukaran botol plastik.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menyatakan, inisiatif BCA dalam menjaga kelestarian lingkungan diwujudkan melalui berbagai program di bawah pilar Bakti Lingkungan.

“Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BCA dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), sekaligus menciptakan manfaat sosial dan lingkungan bagi masyarakat Indonesia. Kami berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat terus menginspirasi masyarakat luas untuk bersama menjaga keanekaragaman hayati Indonesia,” kata Hera, dalam keterangannya, Selasa (11/8/2026).

Sebagai wujud pelestarian lingkungan di kawasan pesisir, BCA mendukung konservasi penyu, dengan melepas liar 1.300 tukik ke habitat alaminya di Pantai Villa So Long, Banyuwangi.

Tukik yang dilepasliarkan merupakan bagian dari hasil partisipasi nasabah dan pengunjung pada BCA Expoversary 2026 melalui inisiatif 10 Bottles for 1 Egg.

Program tersebut mengajak masyarakat mengumpulkan 10 botol plastik bekas untuk dikonversi menjadi pendanaan guna mendukung penyelamatan satu telur penyu.

“Kampanye yang mengajak masyarakat untuk mengumpulkan 10 botol plastik untuk berkontribusi terhadap pelepasan satu ekor anak penyu (tukik) ini dirancang untuk mengurangi timbunan sampah plastik dan mengajak masyarakat peduli terhadap kelestarian ekosistem laut,” tutur Hera.

 

 

Kolaborasi Pelestarian Lingkungan

Direktur BCA Lianawaty Suwono mengatakan, upaya pelestarian lingkungan membutuhkan konsistensi, kolaborasi, dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, komunitas, pemerintah, dan generasi muda.

Dalam menjaga kelestarian lingkungan khusunya konservasi penyu, BCA berkolaborasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF).

“Melalui kerja sama yang telah terjalin, kami tidak hanya mendukung konservasi penyu melalui inovasi dan riset, tetapi juga mengajak generasi muda untuk memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem laut dan peduli terhadap kelestarian ekosistem pesisir,” kata Lianawaty.

Berkolaborasi dengan PPATK, BCA menggelar rangkaian kegiatan edukasi pelestarian penyu dan pelepasliaran tukik di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Pada saat bersamaan, BCA menggelar sesi edukasi lingkungan yang melibatkan sekitar 100 pelajar di Banyuwangi. Para pelajar diajak memahami pentingnya menjaga ekosistem pesisir melalui dongeng interaktif yang mengenalkan kehidupan penyu sekaligus mengajarkan cara sederhana untuk ikut menjaganya.

Pada kesempatan yang sama, BCA dan PPATK juga menyerahkan Intan Box kepada Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF). Intan Box tersebut selanjutnya akan dimanfaatkan BSTF di lokasi konservasi penyu lain yang menghadapi tantangan serupa.

Dengan demikian, inovasi yang telah dikembangkan di Banyuwangi dapat diterapkan dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6