Daftar Wilayah di Indonesia Diprediksi Hujan Sepekan Kedepan, BMKG Jelaskan Pola Perubahan Iklim

Prediksi dari BMKG, puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada November-Desember 2025 di wilayah Indonesia bagian barat. Kemudian, pada Januari hingga Februari 2026 di wilayah Indonesia bagian selatan dan timur. Masyarakat diminta waspada bencana hidrometeorologi seperi banjir hingga longsor.

Diterbitkan 29 Oktober 2025, 11:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Puncak musim hujan diprediksi November 2025 hingga Februari 2026 di berbagai wilayah.
  • Peningkatan hujan didukung MJO, suhu laut hangat, gelombang Rossby dan Kelvin.
  • BMKG mengimbau waspada potensi banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem.

Liputan6.com, Jakarta Sebagian besar wilayah di Indonesia memasuki periode musim hujan. Untuk puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada November-Desember 2025 di wilayah Indonesia bagian barat. Kemudian, pada Januari hingga Februari 2026 di wilayah Indonesia bagian selatan dan timur.

"Dalam sepekan ke depan, potensi hujan diprediksi meningkat di sejumlah wilayah meliputi Sumatera bagian selatan, sebagian besar Pulau Jawa, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, sebagian Kalimantan, Maluku, dan sebagian besar Papua," kata Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani saat dihubungi merdeka.com, Rabu (29/10).

Dia menjelaskan, kondisi ini didukung oleh beberapa dinamika atmosfer seperti aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) yang aktif secara spasial di wilayah Benua Maritim Indonesia.

Selain itu juga suhu muka laut yang hangat di sekitar perairan Indonesia, serta gelombang Rossby ekuatorial. 

"Dan Kelvin yang diprediksi aktif dalam dua hari mendatang dan turut memperkuat potensi hujan di wilayah Indonesia bagian selatan," jelasnya. 

"Faktor lokal seperti kelembapan udara yang tinggi dan atmosfer yang labil juga mendukung pembentukan awan hujan," sambungnya.

Waspada Banjir Hingga Longsor

Dengan perkiraan cuaca ekstrim tersebut, dia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan siap siaga dengan potensi cuaca ekstrim tersebut. 

"BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siap siaga terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor," ujarnya.

"Tetap berhati-hati saat berkendara dan perbarui informasi cuaca terkini dari BMKG melalui laman www.bmkg.go.id atau media sosial @InfoBMKG," tutupnya.

 

Reporter: Nur Habibie/merdeka.com

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6