Gibran Hadir di Festival Pacu Jalur 2025, Titip Pesan Jaga Tradisi dan Budaya Gotong-Royong

Gibran mengatakan, Pacu Jalur bukan sekadar ajang olahraga tradisional, melainkan cermin semangat gotong royong, solidaritas, dan daya tahan masyarakat Riau.

Diterbitkan 21 Agustus 2025, 02:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Wapres Gibran hadiri Festival Pacu Jalur 2025, soroti nilai budaya dan ekonomi.
  • Ia tekankan Pacu Jalur cerminkan gotong royong, identitas, dan ekonomi Riau.
  • Gibran dorong pelestarian tradisi dan tata kelola baik untuk tarik wisatawan.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka beserta Istri Selvi Ananda menghadiri Festival Pacu Jalur 2025 yang digelar di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, Rabu (20/08/2025).

Berdasarkan keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden, pada kesempatan itu Gibran turut melepas (flag off) Pacu Jalur hilir pertama hingga ketiga, salah satu momen paling dinanti dalam festival budaya tahunan tersebut.

Gibran mengatakan, Pacu Jalur bukan sekadar ajang olahraga tradisional, melainkan cermin semangat gotong royong, solidaritas, dan daya tahan masyarakat Riau. Menurut Gibran, nilai-nilai tersebut, menjadikan Pacu Jalur mampu memperkuat identitas lokal sekaligus memberi manfaat ekonomi.

“Pacu Jalur ini adalah warisan kebudayaan dan juga wajah ekonomi kreatif Riau yang harus kita jaga dan kita rawat,” kata Gibran.

Gibran berpesan kepada kepala daerah atau Pemda terkait agar terus merawat tradisi Pacu Jalur, termasuk fenomena tari 'aura farming' yang belakangan viral dan turut mengangkat nama festival ini ke dunia internasional.

“Kita nanti ingin ke depan, Pacu Jalur, budaya yang mengusung gotong royong, kekompakan, kerja keras ini bisa diprioritaskan lagi, bisa dimunculkan lagi,” ucapnya.

Potensi Ekonomi Lokal

Selain itu, dia juga menekankan soal pentingnya mengaitkan festival budaya dengan potensi ekonomi lokal lain yang dimiliki masyarakat Riau.

“Kita ingin juga memunculkan potensi lokal, UMKM, dan juga mungkin kuliner khas Riau,” katanya.

Lebih lanjut, Gibran mengapresiasi masyarakat Riau yang dengan penuh semangat menjaga Pacu Jalur sebagai warisan leluhur. Gibran juga mengingatkan bahwa keberlanjutan festival Pacu Jalur di Riau tidak hanya soal menjaga tradisi, tetapi juga membutuhkan tata kelola yang baik agar semakin menarik minat wisatawan baik lokal dan mancanegara.

“Kita jaga semua, kita jaga kebersihannya, kita perbaiki dari tahun ke tahun, biar bisa mengundang lebih banyak wisatawan lagi. Tadi saya lihat banyak dubes-dubes juga yang ikut menyaksikan. Jadi ini saya kira event yang luar biasa sekali,” kata Gibran.

Jadwal Pacu Jalur

Adapun Festival Pacu Jalur 2025 di Riau ini digelar mulai 20 Agustus dan akan berakhir pada 24 Agustus 2025.

Acara ini telah berkembang menjadi ikon budaya sekaligus magnet wisata unggulan masyarakat Kuantan, Riau.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6