Liputan6.com, Jakarta - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto sudah menghirup udara bebas. Sejak Presiden Prabowo memberikan amnesti, hukuman 3,5 tahun penjara terkait keterlibatannya dalam kasus suap buron Harun Masiku tidak lagi berlaku.
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, melalui pidatonya saat kongres partai di Bali sempat berkelakar soal hukum yang tak berpihak kepada keadilan. Dia menyebut, Hasto adalah salah satu contohnya.
"Saya minta kepada Yang di Atas, bukan minta apa-apa, keadilan yang hakiki pada orang-orang yang dibuat dari sisi hukum diperlakukan tidak adil. Banyak, saudara-saudara, Pak Hasto itu hanya sebagai contoh soal saja," kata Megawati.
Advertisement
Megawati Sedih Lihat KPK Kini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303797/original/047802100_1754125607-WhatsApp_Image_2025-08-02_at_16.05.06.jpeg)
Megawati mengaku sedih mengapa KPK melakukan hal tersebut. Padahal, KPK adalah lembaga antirasuah yang dibentuknya saat menjadi presiden Indonesia.
"Kalau saya lihat KPK sekarang, sedihnya bukan main. Saya lah yang membuat, namanya Komisi Pemberantasan Korupsi. Coba teman-teman, kalau sekarang modelnya kayak begini, lalu bagaimana? Coba saja dipikir. Kan aneh, saya merasa aneh kok," sindir Megawati.
Advertisement
Reaksi KPK
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2913249/original/058240300_1568693252-KPK_1.jpeg)
Menanggapi hal itu, KPK sebagai pihak menangani perkara Hasto buka suara. Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan, kerja-kerja yang dilakukan penyidiknya sudah valid lewat vonis majelis hakim. Dia berkeyakinan, KPK sudah menegakkan hukum secara prosedural terhadap mereka yang berperkara.
"Secara proses penegakan hukum, sudah ada putusan artinya yang bersangkutan dinyatakan terbukti melakukan kejahatan, status itu melekat," tegas Setyo kepada awak media di Jakarta, Senin (4/8/2025).
Soal amnesti diberikan presiden, Setyo tidak mau menanggapi. Menurut dia hal itu sepenuhnya kewenangan Prabowo sebagai kepala negara.
"Soal ampunan, itu hak kewenangan Presiden," singkatnya menandasi.
Hasto Ucapkan Terima Kasih pada Prabowo
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303312/original/057606300_1754062851-20250801-Hasto-HEL_1.jpg)
Seperti diberitakan sebelumnya, Hasto Kristiyanto, resmi bebas dari rumah tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat malam (1/8/2025). Pantauan Liputan6.com, Hasto keluar dari Rutan KPK sekitar pukul 21.23 WIB. Ia mengenakan jas berwarna hitam dan baju olahraga Soekarno Run berwarna merah sambil menenteng tas berwarna hitam.
Hasto mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas pemberian amnesti kepadanya. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan para kader yang telah memberikan dukungan selama dirinya ditahan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang pertama kepada doa dan dukungan dari Ibu Megawati Soekarno Putri beserta seluruh anggota dan kader PDI Perjuangan yang selama ini telah memberikan suatu spirit yang luar biasa. Yang kedua, tentu saja kepada yang terhormat Bapak Presiden Prabowo atas keputusan memberikan amnesti tersebut,” kata Hasto.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303151/original/034909600_1754046937-CMS_PORTRAIT.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572964/original/041797700_1777876963-cek_fakta_-_cpns_kejaksaan_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334225/original/010172500_1787825621-demo_motor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331817/original/055880700_1787567222-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310112/original/014361000_1785306495-Screenshot_2026-07-29_125347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5139128/original/032424200_1740058863-20250220-Ketua_KPK-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1263326/original/065462500_1465874248-Megawati.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1298223/original/097011300_1469504769-KPK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260179/original/018480700_1781579998-WhatsApp_Image_2026-06-16_at_09.55.36.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325924/original/009439300_1786946543-daf890bc-f16f-4de0-b410-a8a70b284ece.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334913/original/078292900_1787904907-IMG_7572.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493574/original/038788200_1770259093-ramos_horta_dan_megawati.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325923/original/001762500_1786946543-43518c70-7f70-489f-b9cf-57c88c17cd03.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326008/original/071336800_1786951283-daf890bc-f16f-4de0-b410-a8a70b284ece.jpg)