Ragam Hoaks Pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026, Marak Sejak Awal Tahun

Cek Fakta Liputan6.com mengumpulkan hoaks pendaftaran CPNS Kejaksaan tahun ini, apa saja?

Diterbitkan 29 Agustus 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 turut mencatut nama lembaga negara tak terkecuali Kejaksaan RI. Hoaks ini beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Informasi Pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan informasi pendaftaran CPNS Kejaksaan tahun 2026. Informasi itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 18 Agustus 2026.

Dalam unggahannya terdapat narasi sebagai berikut:

"PNS KEJAKSAAN TAHUN 2026 TELAH DIBUKA

PENDAFTARAN ONLINE: 18 AGUSTUS-01 SEPTEMBER 2026

DENGAN TOTAL FORMASI: 4.770

Ayo Bergabung Sekarang Juga Bersama Dengan Kami

PERSYARATAN:

•Pria & Wanita

•Lulusan SMA, SMK, D3,& S1-S3

•Usia Min 18-40 Tahun

•Sehat Jasmani Rohani

•Berkelakuan Baik

•Tidak Mempunyai Riwayat Pidana Penjara 2 Tahun Atau Lebih

•PENEMPATAN: Sesuai Domisili Anda Masing-Masing.

📍TERBUKA DI SELURUH WILAYAH INDONESIA"

Postingan itu juga disertai dengan ajakan untuk mengirim pesan pribadi jika ingin mendapatkan informasi lebih lanjut.

Lalu benarkah informasi pendaftaran CPNS Kejaksaan tahun 2026? Simak penelusuran berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kejaksaan 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 28 April 2026.

Berikut isi unggahannya:

"RESMI DIBUKA PENDAFTARAN CPNS KEJAKSAAN RI TAHUN 2026

Kesempatan terbuka bagi yang ingin berkarir di Kejaksaan RI.

Persyaratan Umum:

- Pendidikan Min SMA/SMK, D3, S1 & S2 (Semua Jurusan)

- Usia Min 20 Tahun Maks 40 Tahun

- Sehat Jasmani Rohani

- Berkelakuan Baik

- Bersedia di Tempatkan di Kantor Wilayah Kab/Kota Kejaksaan RI

NOTE : PENDAFTARAN TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN!!! DAFTAR SEKARANG 👇👇"

Unggahan disertai menu pendaftaran yang berisi link. Jika menu tersebut diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026? Simak penelusuran berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar Informasi Rekrutmen CPNS Kejaksaan 2026

Beredar postingan di media sosial klaim informasi rekrutmen CPNS Kejaksaan 2026 periode 3 Januari-16 Maret. Informasi tersebut diunggah salah satu akun media sosial TikTok beberapa waktu yang lalu.

Berikut isi unggahannya:

"OPEN REKRUTMEN CPNS 2026

Kesempatan emas jadi **Aparatur Sipil Negara**!

Pendaftaran **GRATIS** & resmi, dibuka untuk lulusan **SMA/SMK hingga Sarjana**.

17

**Periode:** 3 Januari - 16 Maret 2026

**Formasi tersedia:** Penjaga Tahanan, Petugas Barang Bukti, Pengelola Penanganan, Ahli Pertama Jaksa

+Masa depan cerah, karier stabil, pengabdian untuk negeri

**Jangan sampai ketinggalan!**

Cek info lengkap & syaratnya di **bio profil** sekarang

#cpns2026 #opencpns #infocpns#lowongankerja #fyp"

Jika tautan informasi di bio profil diklik, akan mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta sejumlah identitas pribadi seperti nama hingga nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim informasi rekrutmen CPNS Kejaksaan 2026 periode 3 Januari-16 Maret? Simak penelusuran berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.