Air Kemasan Apakah Sama dengan Air Mineral? Cek Labelnya

Air kemasan apakah sama dengan air mineral? Ternyata tidak selalu. Kenali beda tiap jenis AMDK dan cara membaca label sesuai Permenperin 78/2016 dan BPOM.

Diterbitkan 29 Agustus 2026, 15:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tidak semua Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) adalah air mineral. Menurut Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) No. 78/M-IND/PER/11/2016, air mineral adalah AMDK yang mengandung mineral dalam jumlah tertentu secara alami, tanpa penambahan mineral, oksigen, atau karbondioksida. Produk seperti air demineral dan air pH tinggi punya kategori dan standar labelnya sendiri, sehingga jenis air yang dibeli sebenarnya harus dibaca langsung di kemasan, bukan diasumsikan dari nama merek.

Kekeliruan ini cukup umum terjadi karena istilah "air mineral" kadung dipakai masyarakat sebagai sebutan generik untuk semua AMDK, padahal secara regulasi ada beberapa kategori resmi yang berbeda karakteristik dan proses produksinya. Artikel Liputan6.com ini akan mengurai definisi resmi tiap jenis AMDK, membongkar mitos yang sering beredar, dan memandu cara membaca label kemasan supaya konsumen tidak salah pilih, Sabtu (29/8).

Apa Itu Air Mineral Menurut Aturan Resmi?

Payung hukum yang mengatur AMDK di Indonesia adalah Permenperin No. 78/M-IND/PER/11/2016 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) secara wajib, yang kemudian diubah dengan Permenperin No. 26 Tahun 2019. Regulasi ini menetapkan empat SNI wajib untuk AMDK: SNI 3553:2015 untuk Air Mineral, SNI 6241:2015 untuk Air Demineral, SNI 6242:2015 untuk Air Mineral Alami, dan SNI 7812:2013 untuk Air Minum Embun.

Dalam regulasi tersebut, air mineral didefinisikan sebagai air yang mengandung mineral dalam jumlah tertentu secara alami, tanpa penambahan zat lain. Artinya, kandungan mineral pada air mineral bukan hasil tambahan pabrik, melainkan memang sudah ada secara alami pada sumber air yang digunakan produsen.

Apakah Semua Air Kemasan Mengandung Mineral?

Tidak. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), lewat Peraturan BPOM No. 26 Tahun 2021 tentang Informasi Nilai Gizi Pada Label Pangan Olahan, menyebutkan kategori AMDK yang beredar di Indonesia sebenarnya mencakup lima jenis: air mineral, air demineral, air mineral alami, air minum embun, dan air minum pH tinggi. Dari kelima jenis ini, hanya air mineral dan air mineral alami yang secara definisi memang mengandung mineral alami dalam jumlah tertentu.

Air demineral, misalnya, justru diproses sebaliknya. Air jenis ini melalui proses pemurnian seperti reverse osmosis, distilasi, atau deionisasi yang menghilangkan kandungan mineral dan zat terlarut lainnya sampai mencapai tingkat kemurnian tinggi. Karena proses inilah air demineral punya rasa yang cenderung lebih tawar dibanding air mineral.

Jenis AMDK SNI Karakteristik Utama
Air Mineral SNI 3553:2015 Mengandung mineral alami dalam jumlah tertentu, tanpa penambahan zat lain
Air Demineral SNI 6241:2015 Melalui proses pemurnian (RO/distilasi/deionisasi), kandungan mineral dihilangkan
Air Mineral Alami SNI 6242:2015 Bersumber langsung dari mata air dengan kandungan mineral alami
Air Minum Embun SNI 7812:2013 Berasal dari proses kondensasi/pengembunan
Air Minum pH Tinggi Diatur dalam Peraturan BPOM No. 26/2021 Kategori tersendiri berdasarkan tingkat keasaman (pH), bukan kandungan mineral

Mitos vs Fakta soal Air Kemasan dan Air Mineral

Mitos: Semua AMDK sama saja, yang penting airnya bersih dan aman diminum. Fakta: Meski seluruh AMDK yang beredar resmi memang wajib memenuhi standar keamanan SNI dan mendapat izin edar BPOM, kandungan dan proses produksinya berbeda antar jenis. BPOM menegaskan bahwa keempat-lima jenis AMDK ini punya standar keamanan dan mutu spesifik masing-masing, dan tidak bisa dibandingkan setara satu sama lain.

Mitos: Kalau di kemasan tidak tertulis "air mineral", berarti produk itu abal-abal. Fakta: Tidak benar. Air demineral, air mineral alami, air minum embun, dan air pH tinggi adalah kategori resmi yang sah beredar, selama sudah ber-SNI dan terdaftar BPOM. Yang membedakan hanyalah kandungan mineralnya, bukan soal legal atau tidaknya produk.

Mitos: Merek besar yang sudah dikenal luas pasti kategorinya air mineral. Fakta: Nama besar sebuah merek tidak menjamin kategorinya. Beberapa produsen AMDK ternama justru punya varian air demineral dalam portofolio produknya. Satu-satunya cara memastikan adalah membaca keterangan jenis air yang tercantum di label kemasan.

Cara Membaca Label AMDK agar Tidak Salah Pilih

Untuk memastikan jenis AMDK yang dibeli, ada beberapa elemen yang perlu diperhatikan langsung di kemasan:

  • Keterangan jenis air — dicantumkan jelas di bagian depan atau samping kemasan, misalnya "Air Mineral", "Air Demineral", atau "Air Minum Murni".
  • Logo SNI — menandakan produk sudah melalui proses audit kesesuaian standar mutu dan keamanan.
  • Nomor registrasi/izin edar BPOM — biasanya tercetak dalam format kode disertai deretan angka, menjadi identitas unik untuk tiap produk yang telah lolos uji BPOM.
  • Tanggal kedaluwarsa — pastikan produk belum melewati batas konsumsi yang aman.

Cara Tahu Air Mineral Asli

Cara paling pasti untuk memastikan sebuah produk benar-benar berkategori air mineral (bukan sekadar mengklaim di kemasan) adalah membaca keterangan jenis air di label secara langsung, karena regulasi mewajibkan pencantuman jenis AMDK secara eksplisit. Selain itu, konsumen bisa memverifikasi keabsahan izin edarnya melalui situs resmi BPOM.

Cara Cek Izin Edar BPOM Produk AMDK

Untuk memastikan sebuah produk AMDK benar-benar terdaftar resmi, konsumen bisa melakukan pengecekan mandiri lewat situs cekbpom.pom.go.id. Berikut langkahnya:

  1. Buka situs cekbpom.pom.go.id melalui browser di ponsel atau komputer.
  2. Pilih kategori pencarian, misalnya berdasarkan nomor registrasi atau nama produk.
  3. Masukkan nomor registrasi BPOM yang tertera di kemasan (umumnya 13-15 digit), atau ketik nama produknya.
  4. Klik "Cari" dan tunggu sistem menampilkan hasil.
  5. Jika produk terdaftar, akan muncul detail nomor izin edar, nama produk, dan produsennya. Jika tidak muncul hasil, produk tersebut belum terdaftar di BPOM

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Air Kemasan Apakah Sama dengan Air Mineral

Apa itu air demineral?

Air demineral adalah AMDK yang melalui proses pemurnian seperti reverse osmosis, distilasi, atau deionisasi sehingga kandungan mineralnya dihilangkan, berbeda dari air mineral yang justru mempertahankan mineral alami.

Apa saja jenis resmi AMDK di Indonesia?

Ada lima jenis resmi AMDK: air mineral, air demineral, air mineral alami, air minum embun, dan air minum pH tinggi, masing-masing diatur SNI dan regulasi BPOM tersendiri.

Bagaimana cara cek izin edar BPOM produk AMDK?

Buka cekbpom.pom.go.id, cari berdasarkan nomor registrasi atau nama produk yang tertera di kemasan, lalu klik Cari untuk melihat status pendaftarannya.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6