Liputan6.com, Jakarta - Galon berlumut bisa dibersihkan dengan larutan cuka putih dan air hangat perbandingan 1:1, direndam selama 30 menit, lalu disikat dengan sikat botol berbulu lembut dan dibilas tiga kali. Untuk lumut yang lebih membandel, gunakan 2 sendok makan baking soda yang dilarutkan dalam 1 liter air hangat kuku bersuhu sekitar 40 derajat Celsius. Bukan air mendidih, karena panas di atas 60 derajat berisiko mengubah bentuk galon plastik.
Lumut hijau di dinding galon muncul karena tiga hal yang saling berkaitan: paparan cahaya, kelembapan, dan sisa air yang mengendap terlalu lama. Peringatan ini bahkan tercetak langsung pada stiker galon merek-merek besar, yang meminta konsumen menjauhkan galon dari sinar matahari langsung dan benda berbau tajam.
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (29/8/2026).
Advertisement
Â
Â
Apa Penyebab Galon Berlumut?
Lumut adalah alga bersel satu yang butuh tiga syarat untuk tumbuh: cahaya, air, dan suhu hangat. Galon air minum menyediakan ketiganya sekaligus.
Paparan cahaya matahari
Ini penyebab utama. Yang sering tidak disadari, bukan hanya sinar matahari langsung yang memicu lumut. Pantulan cahaya dari lantai keramik, dinding terang, atau atap transparan juga cukup untuk membuat alga berkembang di dalam galon yang tampak teduh.
Sisa air yang terlalu lama mengendap
Galon yang dipakai lambat, misalnya lebih dari dua minggu untuk satu galon 19 liter, memberi waktu alga berkembang biak. Air yang tersisa di dasar galon setelah dispenser berhenti mengalir adalah titik awal paling umum.
Suhu ruang yang panas
Galon yang disimpan dekat kompor, jendela, atau di ruangan tanpa ventilasi mempercepat pertumbuhan lumut secara signifikan.
Kondisi galon sebelum sampai ke rumah
Untuk galon isi ulang, lumut bisa saja sudah terbentuk di depot — biasanya karena tandon penampungan terkena panas, atau filter dan tabung penyaring jarang dibersihkan. Pelaku usaha depot umumnya mengganti filter cartridge setiap tiga sampai empat bulan dan membersihkan tabung filter minimal sebulan sekali.
Â
Â
Â
Advertisement
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335336/original/060764600_1787972047-sdfghgfd.jpg)
| Bahan | Takaran | Fungsi |
|---|---|---|
| Cuka putih | 1 bagian cuka : 1 bagian air hangat | Melarutkan lumut dan kerak mineral |
| Baking soda | 2 sendok makan per 1 liter air | Alternatif untuk noda membandel dan bau |
| Air hangat kuku | Sekitar 40 derajat Celsius | Melunakkan lapisan lumut |
| Sabun cuci piring cair | 1 sendok teh (opsional) | Mengangkat lapisan berminyak |
| Garam kasar | 3 sendok makan (opsional) | Abrasif alami untuk menggosok |
Alat yang dibutuhkan: sikat botol bergagang panjang minimal 40 sentimeter dengan bulu lembut, spons lembut untuk bagian luar, dan lap bersih.
Jangan gunakan sikat kawat atau sikat berbulu kasar. Goresan halus di dinding dalam galon justru menjadi tempat lumut menempel lebih kuat pada pemakaian berikutnya.
Â
Bagaimana Cara Membersihkan Lumut di Galon?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335337/original/066397500_1787972047-qwerthgf.jpg)
Ada lima bahan yang bisa dipakai, masing-masing dengan takaran dan waktu kerja berbeda. Pilih satu sesuai kondisi lumutnya. Sebelum mulai, buang seluruh sisa air dan bilas galon dengan 1 liter air bersih sambil digoyang memutar selama 30 detik.
Cara Membersihkan Galon dengan Cuka Putih
- Tuang campuran 1 liter cuka putih dan 1 liter air hangat kuku ke dalam galon.
- Tutup galon, goyangkan selama 1 menit agar larutan membasahi seluruh dinding.
- Diamkan 30 menit untuk lumut tipis, atau 2 jam untuk lumut hijau gelap.
- Sikat dinding dalam dengan sikat botol berbulu lembut, lalu bilas 3 kali dengan air bersih.
Paling efektif untuk lumut sekaligus kerak mineral, dan tidak meninggalkan residu keras.
Cara Membersihkan Galon dengan Baking Soda
- Masukkan 2 sendok makan baking soda dan 1 liter air hangat ke dalam galon.
- Tambahkan 3 sendok makan garam kasar sebagai abrasif alami.
- Kocok galon kuat-kuat selama 2 menit, lalu diamkan 15 menit.
- Sikat bagian yang masih berbercak, lalu bilas hingga tidak berbusa.
Pilihan terbaik untuk noda membandel yang disertai bau apak.
Cara Membersihkan Galon dengan Sitrun
- Masukkan 1 sachet bubuk sitrun ke dalam galon.
- Tuang air hangat sampai setengah galon, aduk hingga larut.
- Kalau lumut sampai ke bagian atas, isi hingga penuh.
- Diamkan semalaman agar lumut luruh dengan sendirinya.
- Buang larutan dan bilas bagian dalam galon 3 kali dengan air bersih.
Cocok untuk lumut tebal yang sudah menempel lama, karena bekerja tanpa perlu disikat kuat.
Cara Membersihkan Galon dengan Garam Kasar
- Masukkan 1 sampai 2 genggam garam kasar dan sedikit air ke dalam galon.
- Goyangkan galon kuat-kuat agar butiran garam mengikis lumut di dinding.
- Ulangi sampai dinding terasa tidak licin lagi.
- Buang air garam dan bilas hingga benar-benar bersih.
Cara paling cepat dan murah, tapi kurang efektif untuk kerak mineral.
Cara Membersihkan Galon dengan Sabun dan Sikat
- Campurkan 1 sendok teh sabun cuci piring cair dengan 2 liter air hangat.
- Masukkan ke galon, sikat seluruh dinding dalam dengan sikat botol bergagang panjang minimal 40 sentimeter.
- Gunakan spons lembut untuk membersihkan bagian luar galon.
- Bilas minimal 4 kali sampai tidak ada busa dan tidak tercium aroma sabun.
Untuk galon yang lapisannya berminyak, misalnya karena disimpan dekat dapur.
Setelah metode mana pun, keringkan galon dalam posisi terbalik minimal 2 jam. Galon yang disimpan dalam keadaan lembap akan kembali berlumut dalam hitungan minggu.
Advertisement
Bagaimana Cara Menghilangkan Jamur pada Galon Air Minum?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335338/original/071247900_1787972047-weghdfcsas.jpg)
Banyak orang menyebut lapisan di dinding galon sebagai jamur, padahal keduanya berbeda dan penanganannya tidak sama.
Lumut berwarna hijau, licin, dan menempel merata di dinding yang terkena cahaya. Jamur biasanya tampak sebagai bercak hitam, abu-abu, atau putih berbulu, dan lebih sering muncul di tutup galon, ulir mulut galon, serta area yang lembap tanpa cahaya.
Untuk jamur, cuka putih tetap efektif tetapi butuh perendaman lebih lama, sekitar satu jam, dan penyikatan khusus pada ulir mulut galon menggunakan sikat gigi bekas. Bagian tutup dan dudukan galon di dispenser juga wajib ikut dibersihkan, karena jamur di situ akan mencemari ulang galon yang sudah bersih.
Kalau bercak hitam sudah masuk ke dalam pori-pori plastik dan tidak hilang setelah dua kali pembersihan, galon sebaiknya tidak dipakai lagi untuk air minum.
Â
Bagaimana Cara Mencegah Galon Agar Tidak Cepat Berlumut?
Pencegahan jauh lebih murah daripada pembersihan berulang. Lima kebiasaan berikut yang paling menentukan.
Habiskan satu galon dalam waktu maksimal dua minggu. Kalau konsumsi rumah tangga lebih lambat dari itu, pertimbangkan galon berukuran lebih kecil.
Bersihkan dudukan dan tangki dispenser setiap kali mengganti galon. Lumut di dispenser akan berpindah ke galon baru dalam hitungan hari.
Keringkan mulut galon dan tutupnya sebelum dipasang. Air yang tertinggal di ulir adalah titik awal jamur.
Jangan menyimpan galon cadangan dalam keadaan sudah terbuka. Segel dibuka hanya saat galon akan dipakai.
Lakukan pembersihan rutin dengan larutan cuka setiap satu bulan, bahkan ketika lumut belum terlihat. Lumut yang baru terlihat mata sudah berkembang selama beberapa minggu.
Advertisement
Di Mana Tempat Penyimpanan Galon yang Aman?
Tempat yang tepat menghilangkan sebagian besar risiko sebelum lumut sempat tumbuh.
Jauh dari cahaya
Simpan di ruangan tanpa jendela langsung, atau tutupi galon cadangan dengan kain gelap. Perhatikan juga pantulan cahaya dari lantai keramik terang dan atap transparan, yang sering luput dari perhatian.
Sejuk dan berventilasi
Suhu ruang di bawah 30 derajat Celsius ideal. Hindari area dekat kompor, mesin cuci, kulkas bagian belakang, dan garasi yang panas.
Tidak menempel di lantai
Beri alas rak atau palet setinggi minimal 10 sentimeter agar sirkulasi udara di bawah galon tetap jalan dan kelembapan lantai tidak terperangkap.
Jauh dari benda berbau tajam
Ini juga tercetak di stiker galon merek besar. Sabun, minyak tanah, cat, dan pengharum ruangan bisa terserap melalui dinding plastik dan mengubah rasa air.
Bukan di kamar mandi
Kelembapan tinggi di kamar mandi adalah kondisi paling ideal bagi lumut dan jamur.
Â
Peringatan Keamanan
Jangan pernah mencampur cuka dengan pemutih atau produk berbahan klorin. Campuran keduanya menghasilkan gas klorin yang beracun dan berbahaya jika terhirup.
Jangan menuang air mendidih ke dalam galon plastik. Panas ekstrem dapat mengubah bentuk kemasan dan berpotensi melepaskan zat dari materialnya.
Untuk galon isi ulang bersegel dari merek tertentu, pembersihan mandiri umumnya tidak dianjurkan karena galon adalah milik produsen dan dibersihkan dengan mesin khusus di pabrik. Kalau menerima galon bersegel dalam kondisi berlumut, kembalikan ke penjual dan minta penggantian.
Â
Advertisement
Pertanyaan Seputar Cara Membersihkan Galon Berlumut
Galon berkerak dibersihkan pakai apa?
Galon berkerak bisa dibersihkan dengan larutan cuka putih atau baking soda yang dicampur air hangat, didiamkan sekitar 10-15 menit atau lebih lama untuk kerak tebal, lalu disikat dengan sikat botol berbulu lembut sebelum dibilas bersih. Untuk kerak yang cukup membandel, proses merendam dan menyikat ini bisa diulang beberapa kali sampai permukaan galon benar-benar bersih, tanpa perlu menggunakan bahan kimia keras yang berisiko meninggalkan residu.
Kenapa galon bau dan bagaimana mengatasinya?
Bau pada galon biasanya berasal dari sisa air lama, lumut, atau kerak yang tidak segera dibersihkan, apalagi kalau galon sempat terpapar cahaya matahari atau disimpan dalam kondisi lembap dalam waktu lama. Atasi dengan mengisi galon larutan cuka atau baking soda, diamkan, sikat bagian dalamnya sampai ke area leher galon, lalu bilas berulang sampai baunya benar-benar hilang sebelum galon dikeringkan dengan posisi terbalik.
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306335/original/075578900_1784874762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-24T133156.067.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372199/original/025007600_1791871347-HOAX__33_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372384/original/088941600_1791878335-cek_fakta_BSU_Oktober_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366130/original/016498100_1791253536-033A5626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335335/original/047834000_1787972047-weghdfcsas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332543/original/093826700_1787710521-c6ecdb38-4806-4a73-ba13-1949bb695147.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335327/original/052638500_1787971396-Ide_warna_plafon_selain_putih_yang_tetap_membuat_ruangan_terlihat_lapang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2742658/original/022317200_1551690396-tomatoes-1561565_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5346842/original/081314700_1757651189-ChatGPT_Image_Sep_12__2025__11_23_03_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332562/original/019958600_1787710673-HL_Mesin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329591/original/092099100_1787285443-WX3saGIvnIbOMTfUllh8Lnt9cTLihoqNJ8Q1MF7M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2906783/original/020886400_1568100022-714f5a4aa91b511d23b40cecf94dc8cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335165/original/054227400_1787914357-f2d56033-0aa0-4357-9b72-993de6435264.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4633292/original/014896000_1698919401-slaapwijsheid-nl-nWt1z1Ue86k-unsplash.jpg)