Liputan6.com, Jakarta - Sudut di bawah atau di sekitar tangga sering kali dibiarkan kosong karena bentuk ruangnya tidak selalu mudah dimanfaatkan. Padahal, ide sudut tangga yang bisa diubah menjadi area kerja mini dapat menjadi solusi praktis untuk memanfaatkan ruang yang tersedia tanpa membutuhkan banyak tempat.
Kuncinya adalah menyesuaikan ukuran meja, kursi, dan penyimpanan dengan bentuk sudut tangga yang tersedia. Berikut beberapa ide yang bisa diterapkan, baik pada rumah mungil maupun hunian dengan area tangga yang lebih luas, dihadirkan Liputan6.com dari berbagai sumber, Sabtu (29/8).
1. Meja Kerja di Bawah Tangga Lurus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335343/original/026300700_1787972631-2f4afaad-44ae-4951-b429-310f63f5c7a8.jpeg)
Area bawah tangga lurus merupakan salah satu bagian yang paling mudah dimanfaatkan sebagai meja kerja mini. Ruang dengan ketinggian yang cukup dapat menampung meja ramping untuk laptop tanpa mengganggu jalur utama di sekitar tangga.
Pilih meja dengan kedalaman secukupnya agar kursi masih dapat ditarik dengan nyaman. Jika bagian belakang meja berada tepat di bawah anak tangga, manfaatkan bidang dinding yang tersedia untuk memasang rak kecil atau papan catatan.
Cara menyusunnya: tempatkan meja mengikuti sisi dinding di bawah tangga, gunakan kursi ramping, lalu tambahkan satu atau dua rak untuk menyimpan perlengkapan kerja.
Advertisement
2. Meja Built-In Mengikuti Kemiringan Tangga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335344/original/030708100_1787972631-0afb281d-4f2e-48e8-b1ed-8903eaef30b6.jpeg)
Bentuk tangga yang miring dapat menjadi dasar untuk membuat meja built-in yang mengikuti kontur ruang. Cara ini membuat area kerja terlihat lebih menyatu dengan bangunan sekaligus memaksimalkan bagian bawah tangga yang memiliki ketinggian berbeda.
Meja tidak harus dibuat terlalu besar karena fungsinya hanya sebagai area untuk bekerja dengan laptop atau menulis. Bagian yang lebih rendah dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan barang, sedangkan bagian yang lebih tinggi menjadi area utama untuk bekerja.
Cara menyusunnya: buat meja memanjang mengikuti kemiringan tangga, kemudian sesuaikan tinggi permukaan meja dengan posisi duduk dan tambahkan laci atau kabinet pada bagian bawah.
3. Meja Sudut untuk Tangga Berbentuk L
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335345/original/034937500_1787972631-572e2827-18a3-47c3-aec6-c2e369402dc2.jpeg)
Pada rumah dengan tangga berbentuk L, biasanya terdapat sudut yang cukup lebar untuk menempatkan meja kecil. Meja berbentuk L atau meja persegi yang ditempatkan di salah satu sisi dapat memberikan permukaan kerja lebih luas tanpa mengambil banyak ruang.
Area ini cocok untuk aktivitas sederhana seperti bekerja menggunakan laptop, membaca, atau mengurus dokumen. Pastikan posisi kursi tidak menghalangi akses menuju tangga atau ruang lain di sekitarnya.
Cara menyusunnya: manfaatkan salah satu sisi sudut tangga untuk meja, sisakan ruang gerak di depan kursi, lalu pasang rak dinding pada bagian yang tidak mengganggu jalur tangga.
Advertisement
4. Meja Lipat di Sudut Tangga yang Sempit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335346/original/039797500_1787972631-c3387104-fe92-40dc-9865-d358fe211077.jpeg)
Tidak semua sudut tangga memiliki ruang yang cukup untuk meja permanen. Jika areanya sempit, meja lipat yang dipasang pada dinding dapat menjadi pilihan praktis karena permukaannya bisa dilipat ketika tidak digunakan.
Model ini cocok untuk pekerjaan yang tidak membutuhkan banyak peralatan di atas meja. Laptop, lampu meja kecil, dan beberapa perlengkapan tulis sudah cukup untuk membuat area kerja sederhana.
Cara menyusunnya: pasang meja lipat pada dinding di sudut tangga dengan ketinggian yang nyaman, gunakan kursi yang mudah dipindahkan, dan lipat meja setelah selesai bekerja jika jalurnya diperlukan.
5. Area Kerja dengan Kabinet Bawah Tangga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335347/original/044182000_1787972631-a59e8cd4-aebd-423b-a14f-62b2765f837d.jpeg)
Jika bagian bawah tangga memiliki ruang yang cukup dalam, area tersebut dapat dikombinasikan dengan kabinet penyimpanan. Meja kerja ditempatkan di antara atau di atas kabinet sehingga ruang tidak hanya berfungsi sebagai tempat bekerja, tetapi juga menyimpan dokumen dan perlengkapan rumah.
Kabinet sebaiknya dibuat tertutup agar barang-barang yang jarang digunakan tidak membuat area kerja terlihat berantakan. Pilih desain sederhana dengan ukuran yang mengikuti ruang agar tidak membuat bagian bawah tangga terasa semakin sempit.
Cara menyusunnya: tempatkan kabinet rendah di bawah tangga, sisakan bagian tengah sebagai meja kerja, kemudian gunakan area dinding di atas meja untuk rak tambahan jika masih tersedia ruang.
Advertisement
6. Meja Kerja Menghadap Dinding di Sisi Tangga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335348/original/048252000_1787972631-a0115809-3f41-4be1-9b22-c850b256b702.jpeg)
Sudut di samping tangga yang berdekatan dengan dinding juga bisa dimanfaatkan jika bagian bawah tangga terlalu rendah. Meja ramping dapat diletakkan menghadap dinding sehingga pengguna tetap memiliki posisi duduk yang nyaman tanpa harus berada tepat di bawah anak tangga.
Agar area tidak terasa seperti lorong sempit, gunakan meja dengan kaki terbuka dan kursi berukuran proporsional. Pencahayaan juga perlu diperhatikan, terutama jika sudut tersebut jauh dari jendela.
Cara menyusunnya: letakkan meja ramping sejajar dinding di sisi tangga, tempatkan kursi di depannya, lalu tambahkan lampu kerja atau lampu dinding untuk membantu penerangan.
7. Sudut Tangga dengan Meja dan Rak Dinding
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335349/original/052800800_1787972631-338214b4-f16f-4046-b066-2e5651f72470.jpeg)
Sudut tangga yang tidak terlalu luas dapat dimanfaatkan secara vertikal dengan menggabungkan meja kecil dan rak dinding. Dengan begitu, kebutuhan penyimpanan tidak seluruhnya mengambil tempat di lantai.
Rak dapat digunakan untuk menyimpan buku, alat tulis, atau dokumen yang sering digunakan. Namun, jangan memasang terlalu banyak rak karena area tangga tetap membutuhkan ruang yang aman untuk dilalui.
Cara menyusunnya: tempatkan meja kecil di area dengan ketinggian yang memadai, pasang satu atau dua rak di dinding di atasnya, dan pertahankan jarak aman dari jalur tangga.
Advertisement
8. Area Kerja Mini dengan Meja Konsol
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335350/original/057247600_1787972631-e00c4736-8a48-4325-9291-9c03ccadb658.jpeg)
Untuk sudut tangga yang sangat terbatas, meja konsol dengan permukaan yang cukup untuk laptop bisa menjadi alternatif. Bentuknya yang relatif ramping memungkinkan area kerja dibuat tanpa menghadirkan meja besar yang membuat ruang terasa penuh.
Meja konsol lebih cocok untuk pekerjaan singkat karena permukaannya biasanya tidak seluas meja kerja konvensional. Tambahkan kursi yang dapat dimasukkan sepenuhnya ke bawah meja agar area tetap rapi ketika tidak digunakan.
Cara menyusunnya: letakkan meja konsol di sudut dengan ketinggian yang cukup, pilih kursi yang proporsional dan mudah disimpan, kemudian gunakan organizer kecil agar permukaan meja tetap bebas dari barang berserakan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ide Sudut Tangga yang Bisa Diubah Menjadi Area Kerja Mini
Apa yang perlu diperhatikan sebelum membuat area kerja di sudut tangga?
Perhatikan ukuran ruang, ketinggian bagian bawah tangga, posisi jalur tangga, serta ruang yang dibutuhkan untuk duduk dan bergerak.
Meja seperti apa yang cocok untuk area kerja di sudut tangga?
Pilih meja yang ukurannya menyesuaikan ruang, seperti meja ramping, meja lipat, meja konsol, atau meja built-in yang mengikuti bentuk bawah tangga.
Bagaimana agar area kerja di sudut tangga tetap rapi?
Gunakan furnitur dengan penyimpanan terintegrasi, seperti laci, kabinet, atau rak dinding. Hindari menempatkan terlalu banyak barang agar area kerja tidak terasa sempit.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331817/original/055880700_1787567222-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310112/original/014361000_1785306495-Screenshot_2026-07-29_125347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334903/original/053454000_1787904698-HOAX__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335179/original/068083900_1787917398-cek_fakta_menko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335342/original/021434000_1787972631-a1af2f37-0e31-425a-bd71-93b66aa835c6.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4758315/original/039700600_1709260395-front-view-person-reading-from-holy-book.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3309137/original/055065200_1606475068-nurhan-yC70QqvrPRk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332543/original/093826700_1787710521-c6ecdb38-4806-4a73-ba13-1949bb695147.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335327/original/052638500_1787971396-Ide_warna_plafon_selain_putih_yang_tetap_membuat_ruangan_terlihat_lapang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335313/original/038103400_1787969589-q.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4409360/original/016295800_1682681480-Gambar_oleh_UIE_1470_dari_Pixabay.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335319/original/064957000_1787970621-525bab75-7d61-444c-a118-9e9a1d031b36.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2742658/original/022317200_1551690396-tomatoes-1561565_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5402935/original/045204600_1762311893-priest-holding-holy-book-bracelet.jpg)