Arti Lubang Kecil di Pangkal Nanas, Penentu Buah Manis atau Asam?

Arti lubang kecil di pangkal nanas, benarkah bisa jadi penentu buah manis atau asam? Ketahui jawabannya.

Diterbitkan 29 Agustus 2026, 19:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Saat memilih nanas, Anda mungkin pernah memperhatikan adanya lubang atau cekungan kecil di bagian pangkal buah. Bentuk tersebut kerap dikaitkan dengan tingkat kemanisan nanas, bahkan ada anggapan bahwa pola tertentu bisa menunjukkan buah yang manis atau justru asam.

Namun, apakah benar lubang kecil di pangkal nanas dapat menjadi penentu rasa? Agar tidak salah memilih, penting memahami apa sebenarnya bagian tersebut dan indikator apa yang lebih dapat diandalkan untuk memperkirakan kematangan serta rasa nanas. Selengkapnya diulas Liputan6.com dari berbagai sumber, Sabtu (29/8).

Lubang Kecil di Pangkal Nanas Sebenarnya Apa?

Lubang atau cekungan kecil yang terlihat pada permukaan nanas pada dasarnya berkaitan dengan struktur buah yang tersusun dari banyak bagian kecil atau fruitlets. Bagian-bagian tersebut membentuk pola khas seperti mata nanas, sehingga cekungan di permukaannya bukanlah lubang yang sengaja terbentuk sebagai tanda tingkat kemanisan buah.

Setiap mata merupakan bagian dari struktur majemuk buah nanas. Karena itu, bentuk, ukuran, dan kedalaman cekungan dapat berbeda bergantung pada varietas serta tingkat perkembangan buah, sehingga tidak tepat jika satu bentuk tertentu langsung diartikan sebagai tanda nanas manis atau asam.

Dalam penilaian kematangan, tingkat kerataan mata justru termasuk salah satu karakteristik yang dapat diperhatikan bersama perubahan warna kulit. Artinya, bagian tersebut memang dapat memberikan petunjuk mengenai perkembangan buah, tetapi bukan penentu tunggal rasa manis atau asam.

Benarkah Lubang di Pangkal Menentukan Nanas Manis atau Asam?

Anggapan bahwa jumlah atau ukuran lubang kecil di pangkal nanas secara langsung menentukan rasa manis atau asam tidak memiliki dasar yang cukup kuat. Rasa nanas lebih berkaitan dengan keseimbangan gula dan asam serta tingkat kematangan buah ketika dipanen.

Kandungan gula pada nanas juga tidak terus meningkat setelah buah dipanen. Nanas tidak memiliki cadangan pati yang cukup untuk diubah menjadi gula setelah dipetik, sehingga buah yang dipanen dalam kondisi kurang matang tidak akan berubah menjadi jauh lebih manis hanya karena disimpan beberapa waktu.

Karena itu, jangan menjadikan lubang kecil di pangkal sebagai "kode rahasia" untuk menentukan rasa nanas. Jika ingin mendapatkan buah yang cenderung manis, perhatikan beberapa tanda kematangan lainnya secara bersamaan.

Warna Pangkal Lebih Berguna untuk Melihat Kematangan

Perubahan warna kulit dapat menjadi salah satu petunjuk yang lebih berguna saat memilih nanas. Perubahan warna pada buah umumnya dimulai dari bagian pangkal dan kemudian bergerak ke bagian yang lebih atas.

Nanas yang sudah matang umumnya menunjukkan perubahan warna dari hijau menuju hijau kekuningan atau kuning, meskipun warna kulit tidak selalu bisa dijadikan satu-satunya patokan. Bahkan, tingkat kekuningan kulit dapat berbeda antarvarietas dan tidak selalu menunjukkan tingkat kemanisan secara tepat.

Karena itu, jika bagian pangkal mulai menunjukkan warna kekuningan sementara bagian atas masih lebih hijau, kondisi tersebut dapat menjadi salah satu petunjuk bahwa proses kematangan sudah berlangsung. Namun, tetap perlu melihat kondisi buah secara keseluruhan sebelum membelinya.

Aroma dan Tekstur Juga Bisa Jadi Petunjuk

Nanas yang matang biasanya memiliki aroma manis khas yang lebih jelas. Sebaliknya, aroma yang terlalu menyengat, berbau fermentasi, atau menunjukkan tanda pembusukan justru perlu diwaspadai karena dapat menandakan kualitas buah yang sudah menurun.

Tekstur juga dapat membantu membedakan buah yang belum matang dengan yang sudah siap dimakan. Nanas matang masih relatif kokoh, tetapi memberikan sedikit tekanan ketika ditekan, sedangkan buah yang terlalu lunak dapat menunjukkan kondisi terlalu matang.

Jadi, daripada hanya mencari lubang kecil tertentu di pangkal buah, lebih baik gunakan beberapa tanda sekaligus. Warna, aroma, tekstur, serta kondisi mata nanas memberikan gambaran yang lebih masuk akal mengenai kematangan buah.

Mata Nanas yang Lebih Datar Menandakan Buah Berkembang Baik

Selain warna kulit, tingkat kerataan mata nanas memang termasuk indikator kematangan yang digunakan dalam penilaian buah. Mata yang lebih datar umumnya dikaitkan dengan buah yang telah berkembang lebih baik dibandingkan buah yang masih sangat muda.

Namun, hal ini berbeda dengan anggapan bahwa semakin besar atau semakin banyak lubang pada pangkal, semakin manis rasa nanas. Kerataan mata merupakan salah satu indikator kematangan, sedangkan rasa tetap dipengaruhi oleh kandungan gula, tingkat keasaman, varietas, serta kondisi buah ketika dipanen.

Dengan demikian, mata nanas boleh diperhatikan saat memilih buah, tetapi jangan menggunakannya sebagai satu-satunya cara untuk menebak rasa. Indikator tersebut akan lebih berguna jika dikombinasikan dengan warna kulit, aroma, dan tekstur.

Jadi, Apa Arti Lubang Kecil di Pangkal Nanas?

Lubang atau cekungan kecil pada pangkal nanas bukan penentu pasti apakah buah akan terasa manis atau asam. Bagian tersebut merupakan bagian dari struktur khas buah nanas, sementara kemanisan lebih erat hubungannya dengan kandungan gula dan keseimbangan gula-asam pada buah.

Jika ingin memilih nanas yang kemungkinan rasanya lebih enak, perhatikan buah secara keseluruhan. Pilih yang tampak matang dengan warna yang mulai menguning, memiliki aroma manis khas, terasa cukup kokoh tetapi tidak keras, serta memiliki mata yang relatif datar.

Jadi, anggapan bahwa lubang kecil di pangkal nanas merupakan penentu buah manis atau asam sebaiknya tidak dijadikan patokan utama. Tanda-tanda kematangan yang lebih menyeluruh jauh lebih masuk akal untuk membantu Anda mendapatkan nanas dengan kualitas dan rasa yang baik.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Arti Lubang Kecil di Pangkal Nanas

Apakah lubang kecil di pangkal nanas menandakan buah manis?

Tidak. Lubang atau cekungan pada permukaan nanas bukan penentu langsung rasa manis atau asam. Tingkat kemanisan lebih berkaitan dengan kematangan buah serta keseimbangan kandungan gula dan asam.

Bagaimana cara memilih nanas yang kemungkinan rasanya manis?

Perhatikan beberapa tanda sekaligus, seperti warna kulit yang mulai menguning terutama dari bagian pangkal, aroma yang manis dan khas, serta tekstur yang masih kokoh tetapi sedikit memberikan tekanan. Mata nanas yang relatif datar juga termasuk salah satu indikator kematangan.

Apakah nanas akan semakin manis setelah dipetik?

Tidak. Nanas termasuk buah non-klimakterik sehingga tidak terus mengalami proses pematangan dan peningkatan rasa manis setelah dipanen. Karena itu, tingkat kematangan saat dipetik sangat berpengaruh terhadap cita rasa buah.

Apakah nanas yang kulitnya kuning pasti lebih manis?

Belum tentu. Warna kulit dapat menjadi petunjuk kematangan, tetapi tingkat kekuningan tidak selalu menjadi ukuran yang akurat untuk menentukan kemanisan karena dapat dipengaruhi varietas dan kondisi buah.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6