Morowali Prioritaskan Masalah Kelistrikan di Daerah Kepulauan

Pemkab Morowali juga telah menjadwalkan penambahan satu unit genset lagi pada bulan Agustus, sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan listrik 24 jam.

Diperbarui 31 Juli 2025, 13:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Bupati Iksan prioritaskan masalah listrik, terutama di kepulauan Morowali.
  • Pemda Morowali kolaborasi dengan PLN siapkan genset 500 KVA di Ulunambo.
  • Rencana jangka panjang: PLTS untuk back up listrik di Menui Kepulauan.

Liputan6.com, Jakarta - Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf membenahi permasalahan kelistrikan di Bumi Tepe Asa Moroso. Menurut Kepala PLN Morowali, Kadri, kelistrikan menjadi persoalan prioritas Bupati Iksan, khususnya di daerah kepulauan yang selama ini mengalami keterbatasan energi.

"Kami bersyukur, Pemda Morowali alhamdulillah bisa mewujudkan kolaborasi dengan PLN dalam rangka menyiapkan satu unit genset 500 KVA. Ini merupakan hasil dari upaya dan kerja keras," ujar Kadri saat berada di Kecamatan Ulunambo, seperti dikutip Rabu (30/7/2025).

Kadri mengatakan, komunikasi yang dilakukan Iksan dengan PLN dilakukan intens. Untuk wilayah daratan, Iksan mempercepat penormalan listrik, salah satunya melalui penyalaan awal (energize) Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Kolonedale–Bungku serta pengoperasian Gardu Induk (GI) 150 kV.

"Sementara untuk wilayah kepulauan, Iksan baru saja menyerahkan satu unit genset untuk masyarakat Menui Kepulauan," sambung Kadri.

Kadri menambahkan, dalam waktu dekat Genset akan mulai beroperasi. Selain itu, Pemkab Morowali juga telah menjadwalkan penambahan satu unit genset lagi pada bulan Agustus, sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan listrik 24 jam.

"Bupati Iksan juga telah menyiapkan rencana jangka panjang berupa pemanfaatan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan mudah-mudahan akan menunjang kelistrikan yang ada di Menui Kepulauan," tutur Kadri.

 

2 Model Penerangan

Sementara itu, Bupati Iksan menjelaskan, pihaknya berencananya menggunakan 2 model penerangan di daerah kepulauan. Pertama, genset dan kedua PLTS. Harapannya, dengan PLTS maka voltase listrik tidak terlalu terbebani.

"Jadi kita bisa berhitung kalau misalnya genset itu rusak, ya masih ada tenaga surya, jangan sampai aliran listrik di pulau ini putus. Jadi supaya ada back upnya. Itu inovasi jangka panjangnya ke depan dan insya allah 2026 akan mulai kita jalankan," imbuh Iksan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    Listrik adalah daya atau kekuatan yang dapat digunakan untuk menghasilkan panas, cahaya, atau untuk menjalankan suatu mesin.
    Listrik
  • Morowali