Tinjau Korban Gempa Manggarai Timur, Mendagri Prioritaskan Listrik dan Logistik

Menurut Tito, pemulihan listrik juga penting untuk mengembalikan jaringan telekomunikasi.

Diterbitkan 17 Agustus 2026, 20:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Mendagri Tito Karnavian siapkan langkah prioritas penanganan gempa Manggarai Timur.
  • Prioritas utama adalah pemulihan listrik dan penyaluran logistik makanan bagi warga.
  • Juga akan koordinasi penambahan tenaga medis dan RS Terapung KRI Soeharso.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyiapkan sejumlah langkah prioritas untuk menangani dampak gempa di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dua kebutuhan yang menjadi perhatian utama adalah pemulihan listrik dan penyaluran logistik, terutama bahan makanan bagi warga terdampak.

Hal itu disampaikan Tito setelah meninjau kondisi warga dan berdialog dengan korban gempa di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Senin (17/8/2026).

“Jadi prioritas listrik, kemudian makanan. Makanan logistik mereka sangat minta sekali,” ujar Tito.

Tito mengatakan akan berkomunikasi dengan Direktur Utama PT PLN (Persero) agar pemulihan jaringan listrik di Manggarai Timur dapat dipercepat. Menurut dia, gangguan listrik bukan disebabkan kerusakan pada pembangkit maupun gardu induk, melainkan sejumlah tiang dan jaringan listrik yang roboh akibat gempa.

“Pembangkit listrik enggak ada yang rusak. Persoalannya adalah tiang-tiangnya ada yang roboh, jaringan yang dari gardu ke rumah. Itu problemnya,” jelasnya.

Menurut Tito, pemulihan listrik juga penting untuk mengembalikan jaringan telekomunikasi. Dengan kembali tersedianya listrik, dia berharap warga dapat menggunakan telepon seluler untuk berkomunikasi dengan keluarga di luar wilayah terdampak.

“Kalau listriknya sudah mati, mau enggak mau sinyal handphone juga off juga. Nah, itu mungkin hal-hal yang prioritas yang kita kerjakan,” katanya.

 

Siapkan Dukungan Tenaga Medis

Selain listrik dan logistik, Tito akan berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menambah dukungan tenaga medis di wilayah terdampak. Bantuan tersebut akan mencakup tenaga kesehatan, obat-obatan, dan relawan medis.

Tito menilai tambahan tenaga medis diperlukan untuk memperkuat pelayanan di posko warga dan mendukung tim Basarnas yang melakukan penanganan di Kecamatan Lamba Leda Utara, salah satu wilayah yang terdampak cukup parah.

“Segera akan saya telepon Pak Menkes untuk mengirim pasukan beliau, termasuk obat-obatan, relawan medis beliau,” tuturnya.

Tito juga mengapresiasi rencana TNI Angkatan Laut mengerahkan Rumah Sakit Terapung KRI dr. Soeharso ke perairan Manggarai Timur. Menurut dia, keberadaan kapal rumah sakit tersebut akan membantu penanganan warga terdampak.

“Kalau bisa kita dorong juga Rumah Sakit Angkatan Laut yang kapal yang besar itu, (KRI) Soeharso untuk di (wilayah) Reo. Itu akan sangat banyak membantu sekali,” ujarnya.

Tito meninjau Desa Satar Kampas setelah memimpin upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Natas Lehong, Kabupaten Manggarai Timur. Dia tiba di lokasi bersama Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii serta Bupati Manggarai Timur Agas Andreas.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6