Upacara HUT ke-80 RI Tidak di IKN, Komisi II DPR: Jakarta Masih Ibu Kota Negara

Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda menilai, pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI di Jakarta, bukan Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah hal yang wajar.

Diterbitkan 23 Juli 2025, 13:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Jakarta masih ibu kota negara secara yuridis dan normatif.
  • Pengaktifan IKN perlu keputusan presiden yang masih dinantikan.
  • Perayaan di IKN akan memakan anggaran besar untuk transportasi.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda menilai, pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI di Jakarta, bukan Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah hal yang wajar. Ia mengingatkan, saat ini Jakarta masih berstatus sebagai ibu kota negara.

"Secara yuridis, normatif Jakarta ini berfungsi masih sebagai Ibu Kota Negara. Maka sangat wajar kalau kemudian perayaan HUT Republik Indonesia ke-80 masih berpuncak di Jakarta," kata Rifqinizamy di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (23/7/2025).

Dalam Undang-Undang Nomor 3 tahun 2022 tentang Ibu Kota Nusantara, kata Rifqi, IKN adalah Ibu Kota Negara Indonesia. Namun, UU tersebut menyebutkan pengaktifan IKN sebagai Ibu Kota Negara harus diatur dalam keputusan presiden. 

"Sampai sekarang keputusan Presiden itu kan masih kita nantikan terkait hal tersebut," kata dia. 

Rifqi mengingatkan, di tengah efisiensi perayaan di IKN, hal itu tentu hanya akan memakan biaya besar. "Kalau kita rujuk pada perayaan yang pernah dilakukan di sana tentu akan menggunakan anggaran yang tidak sedikit. Terutama untuk transportasi, untuk akomodasi," ujarnya.

Said Abdullah: Memori Sejak 1945 Tak Akan Hilang

Senada, Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, merespons positif soal keputusan pemerintah menggelar upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025 di Jakarta, alih-alih di Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kalau perayaan 17 Agustus di Jakarta, bagi kami tentu itu luar biasa," ujar Said kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Kamis (17/7/2025).

"Karena memori Jakarta itu tidak akan pernah hilang sejak declare 1945 kita merdeka,” tambahnya.

Terkait progres pembangunan di IKN, Said menyebut tidak mengetahui secara rinci. Namun, ia memastikan pembangunan infrastruktur tetap berjalan.

“Kalau dari sisi pembangunan infrastruktur, toh tahun ini tetap ada. Perkembangan IKN saya tidak tahu persis,” tuturnya.

Istana: Upacara HUT ke-80 RI Akan Digelar di Jakarta

Sebelumnya, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi mengumumkan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia (HUT ke-80 RI) akan digelar di Jakarta.

Menurut dia, Menteri Sekretaris Negara atau Mensesneg Prasetyo Hadi sudah membentuk panitia untuk HUT ke-80 RI pada 17 Agustus 2025.

"Kalau informasi terakhir yang kita dapatkan, pelaksanaan perayaan 17 Agustus akan dilaksanakan di Jakarta," kata Hasan Nasbi di Kantor PCO Jakarta, Rabu (16/7/2025).

"Panitianya sudah dibentuk, panitianya sudah dibentuk oleh Menteri Sekretaris Negara, sudah ada, dan PCO juga menjadi bagian dari panitia itu," sambungnya.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6