5 Fakta Terkait Kasus Dugaan Pembunuhan Notaris Asal Bogor Ditemukan Tewas di Sungai Citarum Bekasi

Seorang notaris asal Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar) berinisial SA (60) ditemukan meninggal dunia di Sungai Citarum, Kedungwaringin, Bekasi, Jabar.

Diterbitkan 08 Juli 2025, 10:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Seorang notaris asal Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar) berinisial SA (60) ditemukan meninggal dunia di Sungai Citarum, Kedungwaringin, Bekasi, Jabar.

Rupanya, sebelum ditemukan tewas, korban sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya ke Polsek Tanahsareal, Kota Bogor.

"Jenazah itu kita amankan kemarin siang ke sore. Dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati, habis itu sudah dibawa sama keluarga untuk dimakamkan," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Agta Bhuwana Putra saat dihubungi, Jakarta, Sabtu 5 Juli 2025.

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya pun telah menangkap terduga pelaku dugaan pembunuhan notaris.

"Sudah diamankan unit 1," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ressa Fiardy Marasabessy.

Ressa menyebut, terduga pelaku yang ditangkap berjumlah dua orang. Namun dia belum bersedia menjelaskan lebih detail terkait penangkapan pelaku, maupun motif pembunuhannya.

Sementara, dari hasil penyelidikan, korban menjadi korban pembunuhan. Terkait hal ini, polisi pun mengamankan enam orang, tiga di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, Satreskrim Polres Metro Bekasi bekerja sama Subdit Resmob Polda Metro Jaya menangkap orang-orang yang diduga kuat sebagai pelaku.

"Ada enam orang yang berhasil diamankan. Tiga di antaranya telah ditapkan sebagai tersangka dengan dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan," kata dia dalam keterangannya, Minggu 6 Juli 2025.

Ade Ary menerangkan, keenam pelaku masih diperiksa intensif oleh tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Kepolisian juga telah melakukan gelar perkara untuk menentukan status hukum ketiga orang lainnya.

Berikut sederet fakta terkait kasus seorang notaris asal Kota Bogor berinisial SA (60) ditemukan meninggal dunia di Sungai Citarum, Kedungwaringin, Bekasi dihimpun Tim News Liputan6.com:

 

1. Sempat Dilaporkan Hilang

Seorang notaris asal Kota Bogor, Jawa Barat berinisial SA (60) ditemukan meninggal dunia di Sungai Citarum, Kedungwaringin, Bekasi, Jawa Barat.

Sebelum ditemukan tewas, korban sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya ke Polsek Tanahsareal, Kota Bogor.

"Jenazah itu kita amankan kemarin siang ke sore. Dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati, habis itu sudah dibawa sama keluarga untuk dimakamkan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Agta Bhuwana Putra saat dihubungi, Jakarta, Sabtu 5 Juli 2025.

Dia mengatakan, kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan pembunuhan yang menewaskan seorang notaris tersebut. Sementara terkait luka yang ditemukan pada tubuh korban, Agta belum bersedia mengungkap secara jelas.

"Tunggu hasil autopsi, saya belum dapat. Takutnya nanti salah analisa. Pokoknya kami dapat info dari Polsek, terus kami geser anggota iden sama piket Reskrim. Baru kami melakukan evakuasi kemudian kita bawa ke rumah sakit," ujar perwira menengah Polri ini.

Meski begitu, dirinya memastikan korban kehilangan nyawa dengan cara yang tidak wajar.

"Kronologi di Polsek-nya saya belum dapat, yang pasti ditemukan di sungai. Dugaan sementara ada penyebab kematian tidak wajar," ucapnya.

Sementara terkait dengan kendaraan milik korban yang diduga hilang, saat ini masih didalami petugas kepolisian.

"Untuk kendaraan kita masih coba cek dan dalami dulu. Secepatnya kita kasih informasi," katanya memungkasi.

 

2. Polisi Tangkap Dua Orang

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap terduga pelaku dugaan pembunuhan terhadap seorang notaris asal Kota Bogor berinisial SA (60) yang jasadnya ditemukan di Sungai Citarum, Kedungwaringin, Bekasi, Jawa Barat.

"Sudah diamankan unit 1," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ressa Fiardy Marasabessy saat dihubungi, Sabtu 5 Juli 2025.

Ressa menyebut, terduga pelaku yang ditangkap berjumlah dua orang. Namun dia belum bersedia menjelaskan lebih detail terkait penangkapan pelaku, maupun motif pembunuhannya.

"Dua (orang yang ditangkap)," ujarnya singkat.

 

3. Sebanyak 6 Orang Ditangkap, 3 Jadi Tersangka

Polisi mengungkap kasus temuan jasad seorang notaris bernama Syarifah Sidah Alatas. Korban ditemukan tewas mengapung di Sungai Citarum, Bekasi.

Dari hasil penyelidikan, korban menjadi korban pembunuhan. Terkait hal ini, polisi pun mengamankan enam orang, tiga di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, Satreskrim Polres Metro Bekasi bekerja sama Subdit Resmob Polda Metro Jaya menangkap orang-orang yang diduga kuat sebagai pelaku.

"Ada enam orang yang berhasil diamankan. Tiga di antaranya telah ditapkan sebagai tersangka dengan dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan," kata dia dalam keterangannya, Minggu 6 Juli 2025.

Ade Ary menerangkan, keenam pelaku masih diperiksa intensif oleh tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Sementara itu, kepolisian juga telah melakukan gelar perkara untuk menentukan status hukum ketiga orang lainnya. Dalam hal ini, sangkaannya terhadap mereka bertiga terkait pertolongan jahat atau penadahan.

"Kenam orang yang diamankan ini masih terus dalam pendalaman. Saat ini delapan pendalaman di Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya," ujar dia.

 

4. Polisi Ungkap Dugaan Keterlibatan Sopir Korban

Misteri tewasnya seorang notaris berinisial SA, terkuak. Polisi telah menetapkan tiga orang tersangka dari total enam pelaku yang diamankan. Mirisnya, salah satu pelaku ternyata orang dekat korban, yakni sopir pribadinya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, sopir diduga kuat terlibat pencurian dengan kekerasan hingga menghilangkan nyawa korban. Hal itu diungkap Ade Ary berdasar hasil pemeriksaan sementara.

"Fakta awal yang ditemukan sampai dengan saat ini oleh tim penyidik, maka ada dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan, yaitu para pelaku ada yang melakukan pencurian dengan kekerasan dan mengambil mobil milik korban. Salah satu pelaku adalah sopir korban," kata Ade Ary dalam keterangannya, Minggu 6 Juli 2025.

Kasus ini diungkap berkat kerjasama antara Satreskrim Polres Metro Bekasi dan Subdit Resmob Polda Metro Jaya.

 

5. Polisi Masih Lakukan Pendalaman

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menyampaikan, total ada enam orang diamankan, tiga di antaranya sudah jadi tersangka pencurian dengan kekerasan.

Tiga lainnya, kata Ade Ary, masih diperiksa terkait dugaan penadahan atau pertolongan jahat. Polisi belum membeberkan secara detail kronologi pembunuhan.

Menurut dia, pihaknya masih melakukan pendalaman. Yang pasti, kata Ade Ary, ada dua klaster di dalam kasus ini.

"Jadi kelompoknya ada dua. Kelompok pelaku pencurian dengan kekerasan, kemudian kelompok kedua adalah kelompok pertolongan jahat atau penadahan. Ini masih terus dilakukan pendalaman," tandas dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6