Kemensos Kirim Bantuan dan Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir Mataram

Kementerian Sosial (Kemensos) telah mengirim bantuan, mendirikan dapur umum serta menerjunkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk membantu korban banjir di Kota Mataram, Nusa Tenggara Timur.

Diperbarui 07 Juli 2025, 15:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kemensos kirim bantuan dan dapur umum untuk korban banjir di Mataram, NTT.
  • 20 ribu warga terdampak banjir, 520 mengungsi, 15 luka-luka.
  • Bantuan logistik disalurkan, termasuk selimut, makanan, family kit, dan beras.

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Sosial (Kemensos) telah mengirim bantuan, mendirikan dapur umum serta menerjunkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk membantu korban banjir di Kota Mataram, Nusa Tenggara Timur. 

"Kami sudah menurunkan tim untuk melakukan proses evakuasi, pendataan, dan berkoordinasi dengan aparat setempat," ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf, di Jakarta, Senin (7/7/2025).

Menteri yang akrab disapa Gus Ipul itu mengatakan, banjir terjadi karena hujan deras diserta angin kencang yang berlangsung cukup lama, sehingga mengakibatkan sungai dan saluran-saluran air di beberapa wilayah Kota Mataram meluap hingga merendam permukiman warga pada Minggu, 6 Juli 2025.

Wilayah terdampak banjir di antaranya di Kecamatan Mataram, Kecamatan Sandubaya, Kecamatan Cakranegara, Kecamatan Sekarbela, Kecamatan Selaparang, dan Kecamatan Ampenan.

Berdasarkan informasi dari Tagana Nusa Tenggara Timur, sebanyak 20 ribu orang terdampak banjir, 520 orang di antaranya telah mengungsi di sejumlah titik yang aman. Banjir ini juga menyebabkan 15 korban luka-luka, sementara untuk korban hilang dan meninggal dunia belum diketahui. 

Tim gabungan yang terdiri dari Kementerian Sosial (Kemensos), Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur, Tagana Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dinas Sosial Kota Mataram, dan Tagana Kota Mataram juga telah melakukan upaya penanganan yaitu membantu melakukan proses evakuasi dan asesmen cepat dampak bencana yang ditimbulkan.

"Kami terus berkoordinasi dengan aparat kecamatan dan kelurahan setempat untuk menyiapkan beberapa tempat yang akan dijadikan shelter pengungsian," kata Gus Ipul.

Gus Ipul mengatakan, Kemensos telah mendirikan dapur umum yang berlokasi di Pusat Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Mandalika dan Pendopo Walikota Mataram. Bantuan logistik kedaruratan yang telah didistribusikan, yaitu :

1. Selimut 276 lembar

2. Makanan siap saji 450 paket

3. Makanan anak 8 paket

4. Family kit 20 paket

5. Kids ware 6 paket

6. Kasur 30 lembar

7. Beras 4.200 kg

Selain warga yang telah mengungsi di beberapa titik aman, sebagian korban tetap bertahan di rumah masing-masing yang saat ini masih digenangi banjir.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6