Waspada Potensi Banjir Rob di Pesisir Bali hingga 5 Juni 2026

Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III memprakirakan banjir rob berpotensi terjadi di sejumlah pesisir Bali, di mana saja?

Diterbitkan 31 Mei 2026, 15:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Banjir rob diprediksi di pesisir Bali hingga 5 Juni 2026 akibat Bulan Purnama 31 Mei.
  • Pesisir utara Jakarta juga berpotensi rob 27 Mei-5 Juni 2026 karena Bulan Purnama.
  • Masyarakat diimbau waspada, pantau informasi cuaca maritim untuk antisipasi dampak.

Liputan6.com, Jakarta - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III memprakirakan banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di sejumlah pesisir di Bali hingga 5 Juni 2026.

"Penyebabnya fenomena Bulan Purnama pada 31 Mei," ujar Kepala BBMKG Wilayah III Cahyo Nugroho di Denpasar, Minggu (31/5/2026) melansir Antara.

Dia menjelaskan, fenomena tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.

"Berdasarkan pantauan data level air dan prediksi pasang surut, banjir pesisir berpotensi terjadi di pesisir selatan Jembrana, pesisir selatan Tabanan," ucap Cahyo.

Kemudian, lanjut dia, di pesisir Kabupaten Badung, pesisir Kota Denpasar, pesisir Kabupaten Gianyar dan pesisir selatan Kabupaten Klungkung.

Cahyo menjelaskan potensi banjir pesisir itu berbeda waktu hari dan jam di tiap wilayah.

Ada pun aktivitas masyarakat yang berpotensi terdampak yakni bongkar muat di pelabuhan, aktivitas permukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

Masyarakat dapat membarui informasi cuaca maritim pada laman bbmkg3.bmkg.go.id atau maritim.bmkg. go.id. Selain itu, informasi cuaca juga dapat diamati dari media sosial di antaranya Instagram @bmkgbali atau melalui aplikasi info BMKG.

"Masyarakat diimbau selalu waspada dan siaga untuk antisipasi dampak dari pasang maksimum air laut," jelas Cahyo.

 

Waspada Banjir Pesisir Jakarta Periode 27 Mei hingga 5 Juni 2026, Simak Daftar Wilayah

Sebelumnya, BPBD atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini waspada banjir pesisir pada periode kurang lebih satu minggu ke depan.

Peringatan dini waspada banjir pesisir itu mulai Rabu 27 Mei 2026 hingga Jumat 5 Juni 2026. BPBD DKI Jakarta menjelaskan, peringatan dini banjir pesisir itu berdasakan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Berdasarkan informasi BMKG tentang peringatan dini banjir pesisir (rob) tanggal 27 Mei-5 Juni 2026, adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase Bulan Purnama pada tanggal 31 Mei 2026, berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta," tulis BPBD DKI Jakarta seperti dikutip Liputan6.com dari sosial media Instagram @bpbddkijakarta, Rabu 27 Mei 2026.

"Masyarakat pesisir pantai utara Jakarta diimbau agar dapat mengantisipasi dampak tersebut," sambungnya.

 

Daftar Wilayah Waspada Banjir Rob

Berikut wilayah pesisir di utara DKI Jakarta yang diimbau untuk waspada banjir rob:

1. Kamal Muara

2. Kapuk Muara

3. Penjaringan

4. Pluit

5. Ancol

6. Kamal

7. Marunda

8. Cilincing

9. Kalibaru

10. Muara Angke

11. Tanjung Priok

12. Kepulauan Seribu

"Wilayah tersebut diimbau agar dapat mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut yang berpotensi terjadinya banjir pesisir (rob)," kata BPBD DKI Jakarta.

"Pantau informasi terkini mengenai gelombang air laut pada laman: bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut. Bila menemukan keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan, segera hubungi Call Center Jakarta," tutupnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6