Google Rilis Nano Banana 2 Lite, Ini Fitur Barunya

Nano Banana 2 Lite memiliki latensi lebih rendah dan hanya membutuhkan 4 detik untuk memproduksi gambar. Apa saja fitur barunya?

Diterbitkan 01 Juli 2026, 17:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Google merilis versi terbaru dari AI generatif video dan gambar buatan sendiri, Nano Banana 2 Lite. Perusahaan mengklaim performa versi teranyar ini lebih cepat dan terjangkau dibandingkan versi sebelumnya.

Menurut Google, Nano Banana 2 Lite memiliki latensi lebih rendah dan hanya membutuhkan 4 detik untuk memproduksi gambar.

Kecepatan model ini menjadikan pilihan yang tepat untuk kamu mengolah gambar hingga dalam jumlah besar. Biayanya sendiri USD 0.034 atau sekitar Rp 610,30 per 1,000 gambar.

Dilansir Techrunch, Rabu (1/7/2026), perilisan model ini menyusul peluncuran Nano Banana pada musim panas lalu, yang didukung Gemini 3.1 Flash. Nano Banana 2 Lite menghadirkan fitur-fitur baru, salah satunya mampu menghasilkan generasi gambar yang lebih realistis.

Selain itu, Google juga menyediakan Nano Banana Pro, yang lebih canggih dan tentu biayanya lebih mahal untuk penggunaan tingkat lanjut.

Jika Nano Banana 2 disebut sebagai alat serba bisa yang andal, Banana 2 Lite dikembangkan dengan kerja bervolume tinggi dan cepat.

Meskipun mendapat reaksi negatif dari pengguna dan disebutkan sebagai penghasil model gambar yang sembarangan, sejumlah perusahaan tetap berinvestasi di alat-alat AI yang mampu menghasilkan gambar dan video secara fantastis.

Google bahkan sering menyebut  bahwa model-model AI besutannya sebagai alat praktis yang dapat membantu dalam pembuatan iklan.

Namun, hal itu tidak menghentikan hubungan erat antara Hollywood dan perusahaan kecerdasan buatan (AI). Justru, hubungan keduanya membuat sebagian komunitas dan pengguna kreatif merasa cemas.

Dapat terlihat bagaimana Google baru saja menandatangani kesepakatan dengan studio independen yang sangat digemari, A24, senilai USD 75 juta atau senilai Rp 1,34 triliun. Kerja sama antara keduanya menuai kritik tajam dari para pengguna.

Tersedia di Google AI Studio

 

Nano Banana 2 Lite kini sudah tersedia di Google AI Studio dan Gemini API, serta platform Gemini Enterprise Agent milik Google. Model ini berfungsi sebagai pengganti Nano Banana, yang kini disebut sebagai model lama.

Sebelumnya, perusahaan pemilik Gemini ini juga mengumumkan pengenalan Gemini Omni Flash secara lebih luas, yang awalnya diperkenalkan pada acara Google I/O pada awal 2026. Biaya yang dibutuhkan untuk menggunakan Flash adalah USD 0,10 atau sekitar Rp 1.795 per detik video.

Selain itu, Google juga memamerkan aplikasi demo baru, Omni Product Studio, yang dinilai dapat mengubah gambar statis yang dihasilkan oleh Omni menjadi video e-commerce bergaya sinematik.

“Pengembangan menggunakan media generatif seringkali melibatkan proses percobaan kreatif berulang-ulang,” kata perusahaan pencetus Gemini ini pada sebuah postingan di blog.

“Dengan kedua model ini, para pengembang dapat menciptakan pengalaman multimedia yang komprehensif dan menyeluruh, dengan membuat gambar yang dapat langsung diubah dan diedit menjadi video dalam satu tempat," sambung perusahaan.