Menkopolkam Jamin Keamanan, Warga Papua Bebas Rayakan HUT RI

Menjelang HUT RI, penebalan personel telah dilakukan di sejumlah wilayah Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

Diterbitkan 16 Agustus 2026, 08:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah memperkuat pengamanan di sejumlah wilayah Papua. Langkah ini dilakukan agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dan mengikuti rangkaian perayaan 17 Agustus dengan aman dan nyaman.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Djamari Chaniago menegaskan, pemerintah pusat serius menjaga stabilitas keamanan di Papua.

"Sekali lagi pada kesempatan ini saya katakan, kami bersungguh-sungguh untuk menjaga stabilitas keamanan di Papua," ujar Djamari Chaniago di Kantor Kemenko Polkam. 

Menurut dia, TNI dan Polri telah mengambil sejumlah langkah untuk memastikan situasi tetap terkendali, terutama di wilayah yang memiliki dinamika keamanan cukup tinggi.

"Panglima TNI sudah melakukan langkah-langkah yang tepat supaya tidak bertambah lagi korban," tegas Djamari.

Djamari mengatakan koordinasi antara TNI dan Polri juga terus diperkuat. Pengamanan dilakukan dengan meningkatkan pola yang sudah berjalan, bukan mengubah pola secara keseluruhan.

"Tidak ada perubahan pola, tapi ada peningkatan pola-pola yang sekarang sudah berlaku. Itu diberlakukan bersama-sama antara Panglima TNI maupun Kapolri yang berada di sana," katanya.


Personel Ditambah di Wilayah Rawan


Penguatan pengamanan juga dilakukan jajaran Kodam XVII/Cenderawasih. Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan penebalan personel telah dilakukan di sejumlah wilayah Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

Pengerahan pasukan disesuaikan dengan hasil pemetaan wilayah yang dinilai membutuhkan penguatan keamanan. Kodam XVII/Cenderawasih juga berkoordinasi dengan Komando Operasi TNI serta kepolisian untuk menentukan kebutuhan personel di lapangan.

Febriel memastikan aparat gabungan tidak akan terpengaruh oleh berbagai ancaman yang berpotensi mengganggu peringatan HUT ke-81 RI.

"Kami sudah berkomitmen mengamankan momen HUT RI setiap 17 Agustus. Bukan karena dia, tetapi ini tanggung jawab kami untuk menimbulkan keamanan dan kenyamanan warga dalam melaksanakan rangkaian 17-an," ujar Febriel.

Menurut dia, pemetaan daerah rawan bersama jajaran kepolisian menjadi bagian penting dari pengamanan. Tujuannya bukan hanya mengantisipasi potensi gangguan, tetapi juga memastikan masyarakat tetap bisa menjalankan aktivitas sehari-hari.

Warga Diminta Tak Mudah Percaya Isu

Di tengah penguatan pengamanan, Febriel juga meminta masyarakat lebih berhati-hati menerima informasi, terutama yang beredar melalui media sosial.

Menurutnya, informasi yang belum terverifikasi dapat memengaruhi situasi keamanan, terlebih informasi digital kini dapat dengan cepat menjangkau masyarakat hingga wilayah pedalaman Papua.

"Jangan mudah terpengaruh dengan isu atau informasi yang sumbernya belum bisa kita yakini kebenarannya," kata Febriel.