Eksplor Destinasi Favorit Lebih Mudah, Ini Fasilitas Transportasi Gratis dari Banyuwangi

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menghadirkan layanan angkutan wisata gratis yang mengantar pengunjung ke berbagai destinasi menarik di wilayah tersebut.

Diperbarui 17 Mei 2025, 20:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kabupaten Banyuwangi dikenal sebagai salah satu tujuan wisata unggulan. Guna memberikan kemudahan bagi para pelancong, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menghadirkan layanan angkutan wisata gratis yang mengantar pengunjung ke berbagai destinasi menarik di wilayah tersebut.

“Program ini untuk memudahkan wisatawan yang ke liburan di Banyuwangi. Namun masyarakat Banyuwangi yang ingin memanfaatkan layanan ini juga boleh,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Sabtu (17/5/2025).

 

Layani 13 Rute Destinasi Populer

Layanan angkutan wisata gratis ini mencakup 13 rute yang menghubungkan wisatawan ke berbagai destinasi menarik. Beberapa di antaranya adalah Pulau Bedil, Pantai Mustika, Pulau Merah, Doesoen Kakao, Pemandian Umbul Bening, City Tour Perkotaan Banyuwangi, Taman Nasional Alas Purwo, serta Pantai Wedi Ireng. Rute lainnya meliputi Kawah Ijen, Hutan Djawatan, Pantai Grand Watudodol, Bangsring Underwater, dan Gumuk Kantong.

“Ini bagian service kami untuk para wisatawan yang datang ke Banyuwangi. Jadi ayo datang ke Banyuwangi,” terang Ipuk.

Adapun jadwal operasional angkutan wisata gratis ini beroperasi tiap akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu. 

 

Untuk armada yang disediakan terdiri dari satu bus besar (43 kursi), satu bus sedang (25 kursi), dan satu minibus (14 kursi). 

Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi, I Komang Sudira Atmaja, menjelaskan bahwa seluruh armada angkutan wisata gratis diberangkatkan dari area parkir Taman Sritanjung setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 07.30 pagi. 

Khusus untuk rute menuju Gunung Ijen, keberangkatan dilakukan pada malam hari mulai pukul 22.00, menyesuaikan dengan waktu pendakian.

Komang menambahkan, wisatawan yang ingin memanfaatkan layanan ini dapat mendaftar melalui aplikasi Smart Kampung milik Pemkab Banyuwangi.

Melalui aplikasi tersebut, pengguna cukup masuk ke fitur “Semua Menu,” pilih “Dinas Perhubungan,” lalu klik “Angkutan Wisata Gratis.” Setelah itu, calon penumpang bisa menentukan destinasi tujuan, tanggal, dan waktu keberangkatan. Namun, jadwal dan rute tetap bergantung pada ketersediaan kuota serta permintaan dari para pendaftar.

“Individu maupun kelompok atau komunitas bisa mendaftar,” kata Komang.

Selain angkutan gratis yang difasilitasi Pemkab Banyuwangi, juga terdapat layanan angkutan pariwisata subsidi dari Kementerian Perhubungan dan DAMRI, dengan rute Pulau Merah dan Kawah Ijen. 

Angkutan ini buka setiap hari menggunakan armada 4 minibus, dengan biaya Rp 30 ribu. Pemesanan tiket online via damri apps/traveloka/red bus atau langsung ke kantor Damri Banyuwangi.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6