Panglima TNI Kerahkan Yonzipur 10 dan 5 Kostrad Bantu Warga Terdampak Erupsi Semeru

Berbagai alat berat yakni truk pengangkut pasir hingga excavator dikerahkan untuk membersihkan jalan dan rumah warga yang terkena abu vulkanik.

Diperbarui 23 Desember 2021, 20:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Tentara Nasional Indonesia (TNI) tak hentinya membantu warga yang terdampak bencana erupsi Gunung Semeru. Bakti sosial rupanya masih berlangsung di Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 10 dan 5 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) ini memang berdasarkan dari atensinya.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan sebagai tanda bukti pengabdian TNI kepada masyarakat yang terdampak bencana alam.

"Yonzipur 10 Kostrad dan Yonzipur 5/ Arati Bhaya Wighina dikerahkan memang untuk membantu penanganan bencana Gunung Semeru,” ujar Andika dalam keterangan rilisnya.

Berbagai alat berat yakni truk pengangkut pasir hingga excavator dikerahkan untuk membersihkan jalan dan rumah warga yang terkena abu vulkanik.

 

Membuatkan Sungai Darurat

Selain itu, TNI juga membuatkan sungai darurat untuk aliran lahar dingin dan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang berada di pengungsian.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    Erupsi dahsyat terbaru dari Gunung Semeru terjadi pada 19 November 2025. Erupsi ini menyebabkan tiga orang luka berat, 204,63 hektare lahan pertanian rusak, 21 unit rumah rusak berat, serta perpanjangan status tanggap darurat bencana di Lumajang.
    Erupsi Gunung Semeru