Dua Kelurahan di Majene Terendam Banjir

Banjir di Kota Majene, Sulbar, juga berdampak pada menurunnya layanan masyarakat karena para pegawai di sejumlah kantor pemerintah sibuk membersihkan ruangan.

Diterbitkan 31 Desember 2011, 00:20 WIB
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Majene: Banjir merendam dua kelurahan di Kota Majene, Sulawesi Barat, menyusul hujan deras selama dua hari terakhir, Jumat (30/12). Faktor lain disebabkan buruknya sistem drainase dan banyaknya kanal yang tersumbat.

Jalanan kota juga terendam sehingga menghambat arus lalu lintas ke semua arah. Air bah juga berdampak pada menurunnya layanan masyarakat karena para pegawai di sejumlah kantor pemerintah sibuk membersihkan ruangan.

Sementara genangan banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, semakin parah akibat kian tingginya debit air yang menggenangi rumah warga. Sekitar 117 jiwa warga Desa Tunjung Rema Darat, terpaksa mengungsi di sekitar lahan warga yang tak tergenang air.

Tenda penampungan yang disediakan secara swadaya oleh warga setempat, tersedia di beberapa titik. Tapi daya tampungnya sangat terbatas. Para pengungsi terpaksa berdesak desakan bila hujan. Parahnya lagi sejumlah pengungsi mulai terserang diare, demam, dan gatal-gatal [baca: Pengungsi Mulai Terserang Penyakit].

Penderitaan serupa juga dialami sejumlah warga di bantaran Sungai Siak, Pekanbaru, Riau. Air bah tak kunjung surut sejak empat hari terakhir menyebabkan warga terserang berbagai penyakit seperti diare, muntaber, demam, dan gatal-gatal.

Warga mengeluhkan kondisi ini. Mereka berharap ketersediaan air bersih dan tenda darurat untuk mengungsi.

Sementara banjir juga tengah dihadapi ribuan warga di Kabupaten Pelalawan, Kampar, Indragiri Hulu, Rokan Hilir, dan Kota Dumai.(AIS)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6