20 Oktober 1947: Ketika Hollywood Dihantui Tuduhan Komunisme

Apa yang terjadi kepada orang-orang yang diduga terjaring dengan partai komunis di Hollywood pada 20 Oktober 1947?

Diterbitkan 20 Oktober 2026, 06:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington D.C - Salah satu fenomena dalam sejarah "Red Scare" atau periode histeria, ketakutan dan penindasan massal terhadap komunisme, mulai memuncak di Washington, ketika sebuah komite Kongres mulai menyelidiki pengaruh komunisme di salah satu komunitas terkaya dan paling glamor dunia, Hollywood pada 20 Oktober 1947.

Setelah berakhirnya Perang Dunia II, Perang dingin mulai memanas di antara dua negara adidaya dunia, yaitu Amerika Serikat dan Uni Soviet yang dikuasai komunis.

Dikutip dari History.com, Selasa (20/10/2026), di Washington, kelompok pengawas konservatif berusaha mengungkap keberadaan komunis di jajaran pemerintahan sebelum perhatiannya beralih kepada para "komunis" yang diduga ada di industri film liberal yang terkenal.

Dalam investigasi yang dimulai pada bulan Oktober 1947, House Un-American Activities Committee (HUAC) menginterogasi sejumlah saksi terkemuka, dengan pertanyaan tajam "Apakah Anda saat ini atau pernah menjadi anggota Partai Komunis?"

Mungkin karena rasa patriotisme atau rasa takut, beberapa saksi seperti sutradara Elia Kazan, aktor Gary Cooper dan Robert Taylor, serta bos studio Walt Disney dan Jack Warner memberikan nama-nama rekan kerja mereka yang dicurigai sebagai komunis kepada komite tersebut.

Kelompok kecil yang dikenal sebagai "Hollywood Ten" melakukan perlawanan dengan berkata bahwa sidang-sidang tersebut ilegal dan melanggar hak-hak mereka berdasarkan Amandemen Pertama. Mereka semua dinyatakan bersalah karena menghalangi penyelidikan dan menjalani hukuman penjara.

Lantaran tekanan dari Kongres, kalangan industri Hollywood memberlakukan kebijakan daftar hitam atau blacklist, yang melarang karya sekitar 325 penulis skenario, aktor, dan sutradara yang belum dinyatakan bersih oleh komite tersebut. Di antara mereka yang masuk daftar hitam adalah komposer Aaron Copland, penulis Dashiell Hammett, Lillian Hellman, dan Dorothy Parker, penulis naskah teater Arthur Miller, dan aktor serta pembuat film Orson Welles.

Beberapa penulis yang ada di daftar hitam menggunakan nama samaran untuk tetap berkarya, sementara yang lain menulis naskah yang dikreditkan kepada teman-teman penulis lainnya. Mulai awal tahun 1960-an, setelah jatuhnya senator Joseph McCarthy, tokoh paling mencolok dalam gerakan anti-komunisme, larangan tersebut mulai dicabut secara bertahap.

Kemudian di tahun 1997, Writers Guild of America dengan bulat memutuskan untuk mengubah kredit penulisan 23 film yang diproduksi selama periode daftar hitam, memulihkan tapi tidak menghapus sepenuhnya kerusakan yang terjadi selama masa Red Scare.

Â