Liputan6.com, Jakarta - Seorang balita berinisial E (3) nyaris menjadi korban penculikan oleh pria misterius di ITC Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin, 18 Desember 2017 siang. Saat itu, E tengah diajak jalan-jalan ibunya, Upi (28) dan kakaknya berinisial R (5).
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, korban yang tengah asyik makan snack ditinggal sesaat oleh ibunya untuk cuci tangan.
"Tiba-tiba ada teriakan 'enggak mau ... enggak mau....'. Selanjutnya ibu korban melihat anaknya sudah digendong sama seorang laki-laki yang tidak dikenal," ujar Mardiaz saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jakarta, Selasa (19/12/2017).
Advertisement
Ibu korban yang panik lantas mengejar pria tersebut dan meminta anaknya dikembalikan. Sayangnya, korban tidak berteriak "penculik", sehingga pria tersebut berlalu begitu saja setelah menurunkan E dari gendongannya.
Lapor Sekuriti
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/938047/original/010519800_1437993539-PIC-3.jpg)
"Ibu korban mengatakan, 'Pak ini anak saya'. Selanjutnya anak diberikan kepada orangtua korban tanpa ngomong apa-apa," kata dia.
Kasus tersebut hanya dilaporkan ke sekuriti setempat. Ibu korban tidak melaporkan kasus percobaan penculikan itu ke polisi.
Advertisement
Polisi Selidiki
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1708567/original/022574600_1505281087-Pencuikan6.jpg)
Meski begitu, polisi tetap melakukan penyelidikan dan memburu pelaku. Apalagi polisi telah memiliki bukti rekaman CCTV lokasi kejadian.
Saksikan video pilihan di bawah ini:
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4697744/original/075382200_1703490520-20231225-Taman-Margasatwa-Ragunan-Herman-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3341307/original/037033900_1609899603-cek_fakta_kosmetik_cega_covid-19.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320548/original/068244200_1786355298-cek_fakta_-_bansos_hut_ri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3372858/original/061241900_1612917784-Vaksin-Nakes-Lansia1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/938046/original/091389700_1437993509-PIC-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312653/original/027466600_1785540652-ilustrasi-pelaku-kejahatan-drw1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302840/original/055070800_1784609043-01kxzhkva65j0s4aysz9nvc14a.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304530/original/056427900_1784718664-Ketua_DPRD_Kabupaten_Lebak_Juwita_Wulandari.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304531/original/086215100_1784718779-aktivis_Fam_Fuk_Tjhong_alias_Uun.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302946/original/011970700_1784614197-Perempuan_di_Bandung_Barat_diduga_diculik.jpeg)