4 Fakta tentang Imam Supriadi 'Auditor' BPK Penantang Duel Ahok

Imam Supriadi, auditor BPK menantang duel Ahok. Bahkan ia siap meladeninya sampai titik darah penghabisan.

Diterbitkan 15 April 2016, 20:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dalam sebuah rekaman video, seorang yang mengaku auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Imam Supriadi menantang Ahok. Bahkan ia siap berduel hingga titik darah penghabisan.

Video berdurasi 5 menit 30 detik itu menggambarkan Imam yang mengumpat Ahok dengan kata-kata kasar dan rasis. Imam juga mengenakan kaus kerah bertuliskan BPK-RI serta topi bertuliskan yang sama.

"Ahok, Anda sudah kenal saya pada waktu saya datang ke ruangan Anda berdua. Siapa pun Anda maki-maki, siapa pun Anda tantang, terakhir Anda menantang Ketua Badan Periksa Keuangan. Itu atasan saya," ujar Imam dalam rekaman video yang didapat Liputan6.com, Jumat (15/4/2016).

Imam lalu meminta gubernur bernama asli Basuki Tjahaja Purnama itu tidak menantang Ketua BPK Harry Azhar Azis. "Tapi tantanglah saya, Ahok," kata dia.

"Siapkan diri Anda di Bundaran HI. Saya tantang Anda duel sampai mampus," ucap Imam dengan nada keras.

Atas tantangan itu, Ahok mengaku enggan membicarakan hal tersebut. Namun begitu ia juga meladeninya lantaran bukan seorang pengecut.

"Saya enggak mau ngomong itu (BPK) lagi. Enggak usah ngomong itu lagi, enggak usah. (Tapi) Saya bukan orang yang pengecut," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat (15/4/2016).

Lantas siapakan sosok Imam Supriadi. Setidaknya ada 4 fakta yang dapat mengungkapkan sosok sang 'auditor' tersebut. Apa saja? Berikut ini ulasannya:

Dikenal Aneh di BPK

Seorang pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bernama Imam Supriadi mengunggah videonya di laman berbagi video berisi tantangan untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ‎atau Ahok. Dia adalah staf SDM BPK.

Imam ternyata sering bertingkah laku aneh. Hal tersebut terkuak saat Liputan6.com mencoba menggali informasi tentang sosok Imam Supriadi di BPK.

"Saya tidak pernah bertemu langsung, tapi ada teman yang pernah di bagian SDM bilang ya orangnya gitu (aneh) suka marah-marah sendiri," kata sumber di BPK, Jakarta, Jumat (15/4/2016).

Sumber tersebut mengatakan, setelah beredarnya video itu, Imam Supriadi justru membuka perilakunya yang selama ini tak pernah diungkap pegawai BPK.

"Iya pas ada kejadian ini jadi banyak orang ngomongin, kayak ada yang bilang iya tuh pernah yang satu lift dengan dia tiba-tiba ngomong enggak nyambung atau kalau telepon marah-marah enggak jelas," ujar dia.

Berniat Jadi Gubernur

Mengaku sebagai auditor BPK, Imam Supriadi menantang Gubernur DKI Jakarta Ahok untuk berduel. Bahkan, dalam video yang direkamnya, Imam Supriadi mengumpat Ahok dengan kata-kata kasar dan rasis.

Penelusuran Liputan6.com di akun Facebook-nya, Jumat (15/4/2016), Imam Supriadi tengah bersiap untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta 2017. Saat ini, Imam tengah mengumpulkan dukungan warga Ibu Kota untuk dapat maju sebagai calon gubernur lewat jalur independen.

"Pengumuman dan pemberitahuan kepada teman-teman yang ingin menghadiri acara deklarasi saya sebagai calon gubernur DKI tahun 2017. Insha Allah bertempat di gedung Dewan Pers di Jalan Kebon Sirih - Jakarta Pusat. Hari dan tanggal: insha Allah di minggu ini April 2016," tulis Imam di Facebook-nya.

Selain itu, ia menuliskan sejumlah program kerjanya bila terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta menggantikan Ahok. Bahkan, Imam mengajak siapapun untuk menjadi pendukung dan relawannya.

Murni Sikap Pribadi

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengakui Imam Supriadi si penantang Gubernur DKI Jakarta Ahok adalah pegawainya. Namun, pernyataan Imam yang mengumpat Ahok dalam video yang diunggahnya di laman berbagi video, murni sikap pribadi.

BPK pun telah menyurati Kementerian Komunikasi dan Informatika agar memblokir video tersebut.

‎"Dalam surat itu, pandangan, sikap, pernyataan yang bersangkutan bukan representasi lembaga BPK. Itu adalah individu yang bersangkutan. Jadi, kita langsung ambil sikap," Kepala Biro Humas dan KSI BPK Raden Yudi Ramdan Budiman di Gedung BPK, Jakarta, Jumat (15/4/2016).

Imam Supriadi adalah pegawai senior BPK yang bertugas sebagai staf SDM dan bukan auditor. Yudi mengakui pihaknya terkejut dengan video Imam Supriadi‎ yang menantang mantan Bupati Belitung Timur dengan kata-kata kasar dan rasis.

Bukan Auditor BPK-RI

Imam Supriadi yang mengaku sebagai auditor Badan Pemeriksa Keuangan BPK menantang Gubernur DKI Jakarta Ahok untuk berduel sampai mati. Imam Supriadi ternyata bukanlah Auditor BPK.

Kepala Biro Humas dan KSI Raden Yudi Ramdan Budiman‎ ‎mengakui Imam Supardi memang pegawai BPK namun bukan auditor. Ia pun terkejut saat melihat rekaman video Imam Supriadi yang juga mengumpat Ahok dengan kata-kata kasar dan rasis.

"Saya saja kaget. Begitu kita lihat videonya, ini lagi serius tiba-tiba saja ada yang perlu diklarifikasi. Jadi, begini Imam Supriadi ini bukan auditor BPK, dia staf di biro SDM BPK," kata Yudi di Gedung BPK, Jakarta, Jumat (15/4/2016).

Imam Supriadi, jelas dia, adalah salah satu pegawai senior di BPK. "Beliau sekitar 2 tahun lagi mau pensiun. Itu pertama status bersangkutan," ungkap Yudi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6