Liputan6.com, Jakarta - Resep udang keju bisa menjadi pilihan camilan gurih ketika ingin menikmati olahan udang dengan cara yang berbeda. Perpaduan adonan udang yang lembut, lapisan tepung panir yang renyah, serta keju yang lumer di bagian tengah membuat camilan ini menarik disajikan kapan saja.
Udang biasanya lebih sering diolah menjadi tumisan, gorengan, atau lauk pendamping nasi. Padahal, teksturnya yang lembut setelah dihaluskan membuat udang cocok dijadikan adonan camilan. Ketika dipadukan dengan ayam, bumbu gurih, dan isian keju, hasilnya menjadi bola-bola yang renyah di luar dan lembut di dalam.
Membuat udang keju sendiri juga tidak harus menggunakan teknik yang rumit. Adonan dapat dihaluskan menggunakan chopper atau blender, kemudian dibentuk dan diberi isian keju sebelum dilapisi tepung panir. Agar hasilnya matang merata, kuncinya terletak pada ukuran adonan, kerapian lapisan, dan penggunaan api sedang saat menggoreng. Berikut ulasan Liputan6.com. Selasa (29/9/2026).
Advertisement
Bahan Resep Udang Keju
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6496006/original/036189300_1779353002-pemuanga.jpg)
Resep ini menghasilkan sekitar 15–18 buah udang keju, tergantung ukuran adonan yang dibuat. Penggunaan campuran ayam dan udang membantu menghasilkan tekstur yang lembut sekaligus membuat adonan lebih mudah dibentuk.
Bahan adonan
-
300 gram paha ayam filet
-
150 gram udang, kupas dan bersihkan
-
2 siung bawang putih
-
15 gram tepung roti putih
-
1 sdt baking powder
-
1 sdm bawang merah goreng
-
1 sdm tepung maizena
-
30 ml air
-
1 butir telur
-
1 sdt minyak wijen
-
2 sdm minyak goreng
-
2 sdt saus tiram
-
1½ sdt garam
-
2 sdt gula pasir
-
1½ sdt kaldu ayam bubuk
-
¼ sdt merica bubuk
Bahan isian
-
Keju oles secukupnya
Keju oles dapat diganti dengan keju mozzarella yang dipotong kecil-kecil. Mozzarella akan memberikan sensasi keju yang lebih lumer ketika udang keju masih hangat.
Bahan pelapis basah
-
6 sdm tepung terigu protein sedang
-
60 ml air
-
1 butir telur
-
¼ sdt garam
-
â…› sdt merica bubuk
Bahan pelapis kering
-
Tepung roti atau tepung panir secukupnya
-
Tepung maizena secukupnya
Advertisement
Cara Membuat Udang Keju
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360679/original/070994400_1790661228-udang_keju_3.jpeg)
1. Haluskan bahan adonan
Bersihkan udang terlebih dahulu, lalu buang bagian kepala, kulit, dan kotorannya. Potong paha ayam filet menjadi bagian yang lebih kecil agar lebih mudah dihaluskan.
Masukkan bawang putih ke dalam chopper, kemudian haluskan. Tambahkan ayam filet, garam, gula pasir, kaldu ayam bubuk, saus tiram, dan merica. Proses sampai bahan berubah menjadi adonan yang cukup halus dan tercampur rata.
Setelah itu, hentikan chopper dan aduk adonan menggunakan spatula. Masukkan udang, tepung roti putih, tepung maizena, baking powder, bawang merah goreng, air, telur, minyak wijen, dan minyak goreng.
Proses kembali sampai udang tercampur dan adonan menjadi halus. Tidak perlu terlalu lama memprosesnya agar adonan tidak menjadi terlalu panas. Setelah selesai, tuang adonan ke dalam wadah.
2. Dinginkan adonan
Simpan adonan di dalam kulkas selama kurang lebih 20–30 menit. Tahap ini membantu membuat tekstur adonan lebih kokoh sehingga tidak terlalu lengket ketika dibentuk.
Sambil menunggu, siapkan keju sebagai isian. Jika menggunakan keju oles, ambil secukupnya lalu bentuk kecil memanjang. Anda juga dapat memasukkannya sebentar ke dalam freezer agar lebih mudah ditangani.
Apabila memakai mozzarella, potong keju menjadi kubus-kubus kecil dengan ukuran yang cukup untuk dimasukkan ke bagian tengah adonan.
3. Bentuk adonan dan beri isian keju
Keluarkan adonan dari kulkas. Ambil adonan menggunakan sendok es krim, sendok makan, atau sendok takar agar ukuran setiap bola relatif seragam.
Balurkan sedikit tepung maizena pada tangan atau permukaan adonan supaya tidak terlalu lengket. Ambil satu bagian adonan, pipihkan perlahan, kemudian buat cekungan di bagian tengah.
Masukkan potongan keju ke dalam cekungan tersebut. Tutup kembali dengan adonan udang dan ayam, kemudian bulatkan hingga bagian keju benar-benar tertutup.
Pastikan tidak ada celah atau retakan pada permukaan adonan. Bagian yang terbuka dapat menjadi jalan keluarnya keju ketika digoreng.
Ulangi proses tersebut sampai seluruh adonan habis.
4. Buat lapisan basah
Campurkan tepung terigu, telur, air, garam, dan merica dalam wadah. Aduk sampai menjadi adonan pelapis yang cukup encer tetapi tetap bisa menempel pada permukaan bola udang.
Celupkan satu per satu bola udang ke dalam adonan basah. Pastikan seluruh permukaannya terkena lapisan secara merata.
5. Balur dengan tepung panir
Setelah dicelupkan ke pelapis basah, segera pindahkan bola udang ke tepung panir. Gulingkan perlahan sambil ditekan ringan agar tepung panir melekat dengan baik.
Jangan menekan terlalu kuat karena bentuk bola dapat berubah atau pecah. Pastikan seluruh permukaan tertutup tepung panir sehingga nantinya menghasilkan kulit yang renyah ketika digoreng.
Susun bola udang yang sudah dilapisi di atas wadah bersih. Jika adonan terasa terlalu lunak, masukkan kembali ke kulkas selama beberapa menit sebelum digoreng.
6. Goreng dengan api sedang
Panaskan minyak dalam jumlah cukup banyak menggunakan wajan. Gunakan api sedang agar bagian luar tidak cepat gosong sementara bagian dalam masih mentah.
Masukkan beberapa bola udang ke dalam minyak. Jangan memasukkan terlalu banyak sekaligus karena suhu minyak dapat turun drastis dan membuat lapisan tepung menyerap lebih banyak minyak.
Goreng sambil sesekali dibalik sampai permukaannya berubah menjadi kuning keemasan. Setelah matang, angkat dan tiriskan.
Hindari menggunakan api terlalu besar. Suhu minyak yang terlalu tinggi dapat membuat lapisan luar cepat kecokelatan, sedangkan adonan ayam dan udang di bagian dalam belum matang sempurna. Api sedang membantu proses pematangan berlangsung lebih merata sekaligus mengurangi risiko keju bocor.
Udang keju yang sudah matang dapat langsung disajikan bersama saus sambal, saus tomat, atau saus pendamping lain sesuai selera.
Tips Membuat Udang Keju agar Renyah dan Tidak Bocor
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360680/original/076280900_1790661228-udang_keju_2.jpeg)
Membuat resep udang keju sebenarnya cukup sederhana, tetapi ada beberapa bagian yang perlu diperhatikan agar hasil akhirnya tidak pecah saat digoreng.
Pertama, pastikan keju benar-benar tertutup adonan. Jangan membuat lapisan adonan terlalu tipis di sekitar keju karena panas dari minyak akan membuat keju cepat meleleh dan keluar melalui celah.
Kedua, buat ukuran bola relatif seragam. Ukuran yang terlalu besar dapat membuat bagian dalam membutuhkan waktu lebih lama untuk matang. Sementara itu, bola yang terlalu kecil membuat isian keju sulit dimasukkan.
Ketiga, jangan melewatkan proses pendinginan adonan. Adonan yang lebih dingin biasanya lebih mudah dibentuk dan tidak terlalu lengket. Hal ini juga membantu proses memasukkan keju menjadi lebih mudah.
Keempat, tekan tepung panir perlahan pada permukaan adonan. Lapisan yang menempel dengan baik akan menghasilkan tekstur renyah sekaligus membantu menjaga bentuk udang keju ketika digoreng.
Kelima, gunakan minyak yang cukup dan api sedang. Bola udang sebaiknya terendam sebagian besar dalam minyak sehingga warna kulitnya lebih merata. Balik perlahan selama proses menggoreng agar seluruh sisi matang.
Cara Menyimpan Udang Keju sebagai Frozen Food
Udang keju juga dapat dipersiapkan sebagai stok makanan beku. Untuk mendapatkan hasil yang lebih praktis, bentuk adonan dan isi dengan keju terlebih dahulu.
Kukus bola udang selama sekitar 10 menit. Saat mengukus, tutup panci dapat dibuat sedikit terbuka agar uap dan air tidak terlalu banyak menetes ke permukaan adonan. Setelah matang, dinginkan terlebih dahulu.
Berikutnya, lapisi bola udang dengan adonan basah dan tepung panir. Susun dalam wadah kedap udara atau wadah khusus penyimpanan makanan, kemudian masukkan ke dalam freezer.
Ketika ingin menyantapnya, udang keju dapat digoreng dari kondisi dingin sesuai kebutuhan. Perhatikan suhu minyak dan gunakan api sedang agar bagian luar tidak terlalu cepat matang sebelum bagian dalam panas.
Jika membuat stok, sebaiknya beri label tanggal penyimpanan dan gunakan wadah yang tertutup rapat untuk membantu menjaga kualitas makanan.
Advertisement
Ide Penyajian Udang Keju
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360681/original/081429200_1790661228-udang_keju_4.jpeg)
Udang keju paling nikmat disantap ketika masih hangat. Saat baru diangkat dari penggorengan, bagian luarnya terasa renyah sementara keju di tengah masih lembut dan lumer.
Untuk sajian sederhana, letakkan beberapa udang keju di piring lalu tambahkan saus sambal di dalam mangkuk kecil. Kombinasi rasa gurih dari adonan, renyah dari tepung panir, dan pedas dari saus membuatnya cocok sebagai camilan sore.
Selain menjadi camilan, bola-bola udang keju juga dapat dijadikan lauk pendamping nasi. Teksturnya yang padat membuatnya cukup mengenyangkan, sementara ukuran kecil membuatnya mudah disajikan untuk keluarga.
Jika ingin membuat sajian lebih menarik, udang keju dapat dipotong menjadi dua setelah digoreng. Dengan begitu, bagian tengah yang berisi keju akan terlihat ketika disajikan. Cara ini juga membuat tekstur dan isian lebih mudah dinikmati.
Tanya Seputar Udang Keju
1. Apakah udang keju harus menggunakan campuran ayam?
Tidak harus. Udang dapat menjadi bahan utama tanpa ayam, tetapi campuran ayam membantu menghasilkan adonan yang lebih lembut dan mudah dibentuk. Jika menggunakan udang saja, komposisi tepung dan bahan pengikat mungkin perlu disesuaikan agar adonan tidak terlalu lembek.
2. Apakah keju mozzarella bisa digunakan untuk membuat udang keju?
Bisa. Mozzarella cocok digunakan sebagai isian karena dapat meleleh ketika dipanaskan. Potong mozzarella menjadi bagian kecil agar lebih mudah dimasukkan dan pastikan seluruh permukaannya tertutup adonan sebelum digoreng.
3. Mengapa keju bisa keluar saat udang keju digoreng?
Keju biasanya keluar karena terdapat celah pada adonan atau lapisan di sekitar isian terlalu tipis. Bentuk bola dengan rapat dan pastikan tidak ada retakan. Suhu minyak yang terlalu tinggi juga dapat membuat keju cepat meleleh sebelum bagian luar cukup kokoh.
4. Bagaimana agar tepung panir menempel sempurna?
Celupkan bola udang terlebih dahulu ke dalam pelapis basah, kemudian langsung pindahkan ke tepung panir. Tekan tepung panir secara perlahan pada permukaan agar melekat. Setelah selesai dilapisi, Anda juga bisa mendinginkannya sebentar sebelum digoreng.
5. Apakah udang keju bisa disimpan di freezer?
Bisa. Bola udang dapat dikukus terlebih dahulu, kemudian didinginkan dan dilapisi tepung sebelum disimpan dalam wadah kedap udara di freezer. Saat akan disantap, goreng dengan api sedang hingga permukaannya matang dan berwarna kuning keemasan.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309917/original/099505800_1785297828-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-29T105932.156.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360712/original/030827900_1790662146-cek_fakta_--_BLT_UMKM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360581/original/074488200_1790655511-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-29T111631.534.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4022228/original/077375400_1652462608-STY_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360678/original/064529500_1790661228-udang_keju_1.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360482/original/000802900_1790648968-Soto_Betawi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360854/original/045634300_1790668478-ee472d18-e687-44ad-af3c-3a3ae7ec0fdf.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360832/original/053430300_1790666986-ChatGPT_Image_Sep_29__2026__02_26_58_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627023/original/022700000_1782622344-masjid-pogung-dalangan-GGtHPUYx6oI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360834/original/077387200_1790667118-hl.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2593228/original/008517700_1546693457-20180105-Cicak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360653/original/072915100_1790659517-ce39d1dd-a685-462a-ba6f-a16ea0c82f7d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360827/original/036992100_1790666360-geralt-globe-110775_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356138/original/032145000_1790153718-Gemini_Generated_Image_yqawdoyqawdoyqaw.jpg)