Cara Membuat Nagasari Pakai Cetakan, Hasilnya Rapi dan Teksturnya Lembut

0(0)

Resep nagasari pakai cetakan yang praktis, lembut, legit, dan mudah dibuat tanpa repot membungkus daun pisang.

Diterbitkan 05 September 2026, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta - Nagasari menjadi salah satu jajanan tradisional yang masih mudah ditemukan hingga sekarang. Perpaduan adonan tepung beras yang lembut, rasa gurih dari santan, aroma pandan, serta manisnya pisang di bagian tengah membuat kue ini cocok disajikan sebagai camilan keluarga maupun suguhan saat ada acara di rumah. Biasanya nagasari dibungkus menggunakan daun pisang sebelum dikukus, tetapi ada cara yang lebih praktis jika tidak memiliki daun pisang.

Salah satunya adalah membuat nagasari menggunakan cetakan kue. Selain lebih mudah, nagasari pakai cetakan juga bisa memiliki tampilan lebih rapi dan menarik, terutama jika menggunakan cetakan bunga atau cetakan kue talam. Prinsip pembuatannya tetap sama, yaitu menggunakan adonan berbahan tepung beras dan santan dengan potongan pisang sebagai isiannya. Pisang kepok, pisang raja, atau pisang tanduk dapat dipilih karena memiliki rasa manis dan tekstur yang relatif kokoh ketika dikukus.

Bahan Nagasari Pakai Cetakan

Bahan untuk membuat nagasari versi cetakan sebenarnya cukup sederhana dan mudah ditemukan. Agar rasanya lebih gurih dan teksturnya lembut, gunakan santan dengan kekentalan sedang serta pisang yang sudah matang tetapi tidak terlalu lembek.

  • 200 gram tepung beras
  • 50 gram tepung tapioka
  • 120–150 gram gula pasir
  • 700 ml santan
  • 1/2 sendok teh garam
  • 2 lembar daun pandan, simpulkan
  • 5–6 buah pisang kepok atau pisang raja matang
  • Sedikit minyak untuk mengoles cetakan

Cara Membuat Nagasari Pakai Cetakan

Membuat nagasari dengan cetakan tidak jauh berbeda dari nagasari tradisional. Perbedaannya terutama terdapat pada proses pencetakan karena adonan langsung ditempatkan ke dalam cetakan tahan panas sebelum dikukus. Cetakan sebaiknya diolesi minyak tipis-tipis agar nagasari lebih mudah dilepaskan setelah dingin.

  1. Siapkan pisang dan cetakan. Kupas pisang kemudian potong berbentuk bulat, serong, atau menyesuaikan ukuran cetakan yang digunakan. Olesi bagian dalam cetakan dengan minyak secara tipis agar adonan tidak terlalu menempel setelah matang.
  2. Masak santan. Masukkan santan, gula pasir, garam, dan daun pandan ke dalam panci. Masak menggunakan api kecil sambil diaduk perlahan sampai gula larut dan santan panas. Hindari merebus santan menggunakan api terlalu besar agar santan tidak mudah pecah.
  3. Campurkan tepung. Masukkan tepung beras dan tepung tapioka ke dalam wadah. Tuangkan santan hangat secara bertahap sambil terus diaduk menggunakan whisk sampai semua bahan tercampur dan tidak ada tepung yang menggumpal.
  4. Masak adonan hingga mulai mengental. Tuangkan campuran tersebut kembali ke dalam panci. Masak menggunakan api kecil sambil terus diaduk sampai adonan mulai mengental. Tidak perlu memasaknya sampai terlalu padat karena proses pematangan akan dilanjutkan dengan cara dikukus.
  5. Masukkan adonan dan pisang ke cetakan. Tuangkan sedikit adonan ke dalam cetakan, lalu masukkan potongan pisang. Tambahkan kembali adonan sampai hampir memenuhi cetakan. Jika ingin posisi pisang lebih rapi, lapisan pertama dapat dikukus sebentar sampai mulai set sebelum lapisan berikutnya ditambahkan.
  6. Kukus sampai matang. Panaskan kukusan terlebih dahulu. Setelah uap cukup banyak, susun cetakan berisi adonan di dalamnya. Kukus dengan api sedang selama sekitar 25–30 menit atau sampai adonan benar-benar matang dan set.
  7. Dinginkan nagasari. Angkat nagasari dari kukusan kemudian biarkan sampai hangat atau benar-benar dingin. Setelah teksturnya lebih kokoh, keluarkan nagasari dari cetakan secara perlahan dan sajikan.

Tips Membuat Nagasari Pakai Cetakan agar Lembut dan Tidak Gagal

Walaupun terlihat sederhana, komposisi adonan dan proses pengukusan cukup menentukan hasil akhirnya. Beberapa langkah kecil berikut dapat membantu membuat nagasari tetap lembut, tidak terlalu keras, serta mudah dikeluarkan dari cetakan.

  • Pilih pisang yang matang tetapi tidak terlalu lembek. Pisang kepok, pisang raja, atau pisang tanduk dapat menjadi pilihan karena teksturnya tidak mudah hancur ketika dikukus.
  • Jangan terlalu lama memasak adonan sebelum dikukus. Cukup masak sampai mulai mengental karena adonan nantinya masih menjalani proses pengukusan.
  • Olesi cetakan dengan minyak sangat tipis. Minyak membantu nagasari lebih mudah dikeluarkan tanpa membuat permukaannya terasa terlalu berminyak.
  • Bungkus tutup kukusan menggunakan kain bersih. Cara ini membantu mencegah tetesan air dari tutup kukusan jatuh langsung ke permukaan nagasari.
  • Jangan langsung mengeluarkan nagasari saat masih panas. Teksturnya masih sangat lunak sehingga lebih mudah patah atau berubah bentuk. Tunggu hingga agak dingin dan lebih set.
  • Tambahkan aroma pandan jika tidak memakai daun pisang. Karena versi cetakan tidak memperoleh aroma dari pembungkus daun pisang, daun pandan pada campuran santan bisa membantu memberikan aroma khas yang lebih harum.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Nagasari Pakai Cetakan

1. Apakah nagasari bisa dibuat tanpa daun pisang?

Bisa. Nagasari dapat dikukus menggunakan cetakan tahan panas yang sudah diolesi sedikit minyak agar lebih mudah dikeluarkan setelah matang.

2. Pisang apa yang paling cocok untuk membuat nagasari?

Pisang kepok, pisang raja, dan pisang tanduk cocok digunakan karena memiliki rasa manis serta tekstur yang relatif kokoh saat dikukus.

3. Berapa lama nagasari dikukus?

Nagasari cetakan umumnya membutuhkan waktu sekitar 25–30 menit setelah kukusan panas. Waktu dapat sedikit berbeda tergantung ukuran cetakan dan banyaknya adonan.

4. Kenapa nagasari menjadi keras setelah dingin?

Nagasari bisa menjadi terlalu keras jika takaran tepung terlalu banyak, cairan kurang, atau adonan dimasak terlalu lama sebelum dikukus. Gunakan komposisi santan yang cukup dan masak adonan hanya sampai mulai mengental.

5. Apakah nagasari harus didinginkan sebelum dikeluarkan dari cetakan?

Sebaiknya iya. Nagasari yang masih panas cenderung sangat lembut dan mudah rusak, sehingga lebih aman menunggunya agak dingin dan set sebelum dilepaskan dari cetakan.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu