Liputan6.com, Jakarta Resep tongkol suwir kecombrang adalah cara praktis menyulap ikan tongkol yang murah dan gampang ditemukan menjadi lauk beraroma tajam yang menggugah selera. Kuncinya ada pada bunga kecombrang atau Etlingera elatior, rempah bunga khas Nusantara yang menyumbang rasa asam segar sekaligus wangi menyerupai serai. Dengan sedikit sentuhan bunga ini di akhir masakan, tongkol suwir biasa langsung terasa istimewa.
Merujuk publikasi Scialert, di Indonesia kuncup bunga kecombrang memang dibudidayakan khusus untuk keperluan kuliner sebagai penambah rasa pada hidangan tradisional sekaligus sumber nutrisi. Aromanya sudah lama akrab dalam sajian Nusantara, dari sambal matah Bali, arsik khas Batak, sampai aneka urap dan pecel.
Sajian ini pas jadi lauk makan harian, isian nasi bakar, sampai stok lauk yang tahan beberapa hari. Bayangkan sepiring nasi hangat berpadu tongkol suwir pedas beraroma bunga rempah, lauk sederhana yang rasanya jauh melampaui harganya.Â
Advertisement
Berikut resep tongkol suwir kecombrang, dirangkum Liputan6.com, Senin (19/10/2026).
Â
Sekilas tentang Tongkol Suwir Kecombrang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376614/original/050588900_1792383135-d3a2d42c-ab7d-4247-a417-2e17a50c455a.jpg)
Tongkol suwir kecombrang adalah olahan ikan tongkol yang dikukus lalu disuwir halus, kemudian ditumis bersama bumbu pedas dan irisan bunga kecombrang. Ciri khasnya ada pada aroma: asam menyerupai lemon, pedas menyerupai jahe, dengan wangi yang mengingatkan pada serai. Karakter inilah yang membedakannya dari resep tongkol suwir kemangi yang mengandalkan wangi daun kemangi, atau tongkol balado yang didominasi rasa cabai.
Aromanya kerap digambarkan menyerupai serai dengan sentuhan mirip daun mint Vietnam. Karakter wangi yang kuat ini membuat kecombrang lama dipakai untuk mengurangi aroma anyir pada masakan laut. Dalam asam laksa Malaysia, kuncupnya bahkan dianggap penting untuk menyamarkan bau amis ikan sekaligus memberi tekstur renyah beraroma bunga.
Mengutip Gardenia, kuncup bunganya lazim dipakai dalam masakan Asia Tenggara untuk memberi cita rasa khas pada salad, sup, dan beragam hidangan. Sebagaimana disampaikan Health Benefits Times, kecombrang hadir dalam tiga warna, yaitu merah muda, merah, dan putih, dengan yang merah muda paling umum dijumpai di pasar.
Bukan Sekadar Penyedap Aroma
Di luar urusan rasa, kecombrang juga menarik perhatian peneliti. Kandungan senyawa seperti fenol, flavonoid, dan terpenoid pada bunga ini dikaitkan dengan aktivitas antioksidan. Anda bisa menelusuri lebih jauh soal manfaat kecombrang bagi kesehatan, alasan bunga ini disebut kaya antioksidan, hingga catatan bahwa sebagian orang memasukkannya ke menu diet karena rendah lemak. Di dapur, ia tetap paling berjasa sebagai penyegar aroma.
Advertisement
Bahan-bahan Tongkol Suwir Kecombrang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376615/original/055799800_1792383135-958e131d-9193-4365-b853-2b33b85d1964.jpg)
Takaran berikut dihitung untuk 4 porsi. Siapkan bahan dalam tiga kelompok agar proses memasak lebih rapi.
Bahan Utama
- 500 gram ikan tongkol
- 3 buah bunga kecombrang, iris halus
- 1 buah jeruk nipis, ambil airnya
- 2 buah jeruk limau, ambil airnya
- 2 batang serai, memarkan
- 2 ruas lengkuas, memarkan
- 4 lembar daun jeruk
Bumbu Ulek
- 8 butir bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 6 buah cabai merah keriting
- 10 buah cabai rawit merah
- 2 cm jahe
Pelengkap
- 3 sendok makan minyak goreng untuk menumis
- 1 sendok teh garam
- 1/2 sendok makan gula pasir
- 2 sendok makan bawang merah goreng untuk taburan
Info Resep Ringkas
- Porsi: 4 porsi
- Waktu persiapan: 20 menit
- Waktu masak: 25 menit
- Total waktu: 45 menit
- Tingkat kesulitan: Mudah
Cara Membuat Tongkol Suwir Kecombrang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376616/original/060886700_1792383135-341e2eb1-bb41-4612-a2ce-cc844fd5880f.jpg)
- Cuci bersih ikan tongkol, lumuri dengan air jeruk nipis dan sedikit garam, lalu diamkan 10 menit untuk mengurangi bau amis.
- Kukus ikan tongkol selama 15 sampai 20 menit hingga matang, angkat, lalu suwir-suwir dagingnya sambil membuang duri dan kulitnya.
- Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, cabai rawit, dan jahe hingga lembut.
- Panaskan minyak, lalu tumis bumbu halus hingga harum dan matang, ditandai warna yang menggelap dan minyak mulai memisah.
- Masukkan serai, lengkuas, dan daun jeruk, tumis hingga aromanya harum.
- Masukkan tongkol suwir, aduk rata, tambahkan garam dan gula, lalu beri sedikit air agar bumbu meresap.
- Masak dengan api sedang hingga air menyusut dan bumbu meresap ke dalam daging.
- Masukkan irisan bunga kecombrang, aduk, lalu masak 3 sampai 5 menit hingga kecombrang layu tetapi aromanya tetap segar.
- Tuang perasan jeruk limau, aduk sebentar, lalu cicipi dan koreksi rasa.
- Angkat, taburi bawang merah goreng, dan sajikan selagi hangat bersama nasi.
Advertisement
Tips agar Hasil Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376617/original/065959300_1792383135-c20a8d61-686c-4889-811e-4ff91c8ffb28.jpg)
- Pilih kecombrang segar yang masih kuncup. Aromanya paling kuat dan rasanya tidak mudah pahit.
- Masukkan di menit terakhir. Tambahkan irisan kecombrang pada 3 sampai 5 menit terakhir; memasaknya terlalu lama memunculkan rasa pahit dan menghilangkan aroma.
- Padukan dengan tepat. Dilansir dari Specialty Produce, kecombrang berpadu apik dengan makanan laut serta rempah seperti kunyit dan ketumbar, jadi iris tipis dan tambahkan menjelang penyajian.
- Tekan bau amis. Lumuri tongkol dengan air jeruk nipis dan garam sebelum dikukus agar hasil akhirnya lebih bersih rasanya.
- Kenali bahannya. Pelajari dulu cara mengolah kecombrang agar batang yang keras dipisahkan dari bunga sebelum diiris.
Menyimpan dan Menyajikan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376618/original/071212300_1792383135-a7e90800-4db7-48c9-8b6a-8ca06b8adf92.jpg)
Untuk hasil suwiran ideal, pilih ikan tongkol berukuran sedang, sekitar 500 gram hingga 1 kilogram. Sebelum diolah, Anda bisa menyimpan ikan tongkol segar di kulkas 1 sampai 2 hari, atau di freezer hingga tiga bulan. Tongkol suwir kecombrang yang sudah matang paling nikmat disantap hangat, tetapi tetap aman dipanaskan ulang keesokan harinya, bahkan bumbunya semakin meresap.
Dengan bahan terjangkau dan langkah yang ringkas, resep tongkol suwir kecombrang layak jadi andalan meja makan Anda. Rasakan sendiri bagaimana segenggam bunga rempah mampu mengangkat sepiring ikan suwir menjadi lauk yang bikin ingin nambah nasi.
Pertanyaan Seputar Resep Tongkol Suwir Kecombrang
1. Bagaimana cara menghilangkan bau amis ikan tongkol sebelum dimasak?
Cuci ikan tongkol, lalu lumuri dengan air jeruk nipis dan sedikit garam. Diamkan sekitar 10 menit, kemudian bilas sebelum dimasak. Kamu juga bisa merebus atau mengukus ikan dengan jahe untuk membantu mengurangi aroma amis.
2. Bagian kecombrang mana yang digunakan untuk membuat tongkol suwir?
Bagian yang umum digunakan adalah kuncup bunga kecombrang yang masih segar. Iris tipis agar aromanya mudah keluar dan teksturnya menyatu dengan suwiran ikan. Bagian batang muda juga bisa digunakan jika tersedia.
3. Apakah tongkol suwir kecombrang bisa dibuat tanpa cabai?
Bisa. Kamu dapat mengurangi jumlah cabai atau tidak menggunakannya sama sekali. Aroma khas kecombrang tetap memberikan karakter pada masakan, sedangkan bawang merah, bawang putih, dan serai membantu memperkaya rasa.
4. Bagaimana cara menyimpan tongkol suwir kecombrang agar tahan lama?
Simpan tongkol suwir yang sudah matang dalam wadah bersih dan tertutup setelah uap panasnya berkurang. Masukkan ke kulkas jika akan dikonsumsi dalam beberapa hari atau bekukan untuk penyimpanan lebih lama. Gunakan sendok bersih saat mengambil lauk dan panaskan kembali hingga benar-benar panas sebelum disajikan.
5. Apa yang membuat tongkol suwir kecombrang terasa segar dan harum?
Kecombrang memberikan aroma bunga yang khas dengan sentuhan rasa asam segar. Agar aromanya tetap terasa, masukkan irisan kecombrang menjelang akhir proses memasak. Jangan memasaknya terlalu lama supaya karakter aromanya tidak banyak berkurang.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502785/original/075044200_1771042664-alat_pertanian_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383132/original/088044500_1793074246-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__6_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382785/original/072637300_1793009878-cek_fakta_-_bantuan_pupuk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361587/original/019138200_1790739278-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-30T103330.320.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376613/original/045335700_1792383135-bb9f0802-3e4d-4f30-8bcf-d1dff280e265.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1185363/original/052625500_1459226742-20160321-Estee_Lauder2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326848/original/082525700_1787038820-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338539/original/000863800_1788332811-young-woman-doing-beauty-treatment-herself.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338680/original/039011700_1788337683-valentines-day-still-life-design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5325045/original/078113100_1755923869-jonas-leupe-QQ2d5naZee0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3463762/original/027719300_1621847043-WhatsApp_Image_2021-05-24_at_15.29.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338084/original/031924000_1788309383-adidas_Originals_Jennie.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301964/original/000396000_1784528982-fitness-body-builder-challenge.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338876/original/046691900_1788346318-92340.webp)