Tips Memasang Cluster Lashes Tahan Lama dan Tidak Mudah Lepas

Menjaga kebersihan area mata, serta menghindari minyak bisa membantu cluster lashes tahan lama.

Diterbitkan 02 September 2026, 22:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cluster lashes menjadi pilihan praktis untuk mendapatkan tampilan mata yang lebih lentik tanpa harus menggunakan satu strip bulu mata penuh. Potongan bulu mata berukuran kecil ini dapat ditempatkan secara bertahap mengikuti bentuk mata sehingga hasilnya terlihat lebih ringan dan mudah disesuaikan.

Kebersihan area mata menjadi langkah penting sebelum mulai menempelkan cluster lashes. Sisa maskara, eyeliner, skincare, minyak, dan kelembapan dapat membuat perekat sulit menempel secara optimal pada bulu mata alami.

Bersihkan area tersebut dengan pembersih yang sesuai dan bebas minyak, kemudian pastikan bulu mata benar-benar kering sebelum pemasangan, melansir HeyMe Beauty, Selasa (2/9/2026).

Penggunaan cluster lashes perlu disesuaikan dengan sistem perekat yang ditujukan untuk jenis bulu mata tersebut. Sistem pre-glued, lem khusus bulu mata strip, serta sistem perekat dan pengunci untuk pemakaian beberapa hari memiliki karakter dan waktu pemakaian yang berbeda.

Pemilihan panjang cluster lashes dapat menentukan kenyamanan sekaligus kestabilan hasil akhir. Ukuran yang terlalu panjang atau berat berpotensi memberikan beban lebih besar pada bulu mata alami.

Ukuran yang lebih ringan dapat menjadi pilihan untuk mendapatkan tampilan natural sekaligus membuat setiap bagian lebih mudah menempel dengan sempurna.

Susun bulu mata berdasarkan panjang yang ingin dipakai dari bagian dalam hingga luar mata. Persiapan tersebut membuat pemasangan lebih cepat karena setiap potongan sudah memiliki tempat yang ditentukan sebelum bond mulai lengket.

Teknik Menempelkan Cluster Lashes agar Tidak Mudah Terangkat

Pengaplikasian perekat perlu dilakukan secara tipis dan merata sesuai petunjuk produk. Jumlah perekat yang berlebihan tidak otomatis membuat bulu mata lebih awet karena lapisan yang terlalu tebal dapat tetap lengket, menggumpalkan bulu mata, dan menyulitkan proses pelepasan.

Perekat yang masih terlalu basah dapat membuat potongan bulu mata mudah bergeser, sedangkan yang sudah terlalu kering bisa kehilangan daya rekat. Ikuti waktu tunggu hingga perekat menjadi sedikit lengket yang telah tercantum pada produk yang digunakan, karena setiap formula memiliki karakter berbeda.

Posisi bulu mata sebaiknya berada dekat dengan akar bulu mata alami tanpa menempel langsung pada kulit kelopak atau garis air mata. Bagian dasar bulu mata perlu menempel secara merata agar tidak menciptakan celah yang dapat menjadi titik awal terangkatnya cluster lashes.

Tekanan ringan menggunakan aplikator setelah semua bulu mata terpasang dapat membantu untuk lebih menyatu. Tekanan dilakukan pada bagian dasar secara perlahan tanpa menjepit kelopak mata. Proses penyatuan tersebut membantu mengurangi celah antara kedua bagian sehingga hasilnya terlihat lebih menyatu.

Hindari Minyak dan Gesekan Setelah Pemasangan

Waktu awal setelah aplikasi menjadi periode penting karena perekat membutuhkan waktu untuk mengering dan membentuk daya rekat. Hindari air, uap, keringat berlebih, riasan mata, serta kebiasaan menggosok mata sesuai durasi yang dianjurkan produk.

Produk berbahan dasar minyak juga perlu diperhatikan karena dapat melemahkan sejumlah jenis perekat. Cleansing balm, eye makeup remover berbasis minyak, krim mata, serum, dan beberapa produk skincare sebaiknya tidak mengenai area garis bulu mata secara berlebihan.

Meski menggunakan cluster lashes, kebersihan mata tetap perlu dijaga. Bersihkan garis bulu mata secara lembut dengan pembersih yang aman dan sesuai petunjuk. Hindari gerakan menggosok dari sisi ke sisi agar tidak memberi tekanan pada perekat.

Gesekan saat tidur juga dapat membuat sudut bulu mata lebih cepat terangkat. Tidur telentang dan menghindari masker tidur yang terlalu ketat dapat membantu mengurangi tekanan.

Jangan Paksa Cluster Lashes yang Mulai Terlepas

Bulu mata yang mulai terangkat sebaiknya tidak langsung ditarik atau dipaksa kembali menempel. Menarik bagian tersebut dapat memberikan tekanan pada bulu mata alami dan berisiko menyebabkan kerusakan. Gunakan remover yang memang dirancang untuk perekat ketika bulu mata perlu dilepas. 

Pelepasan perlu dilakukan secara perlahan setelah perekat melunak. Bulu mata yang masih merekat sebaiknya tidak ditarik karena berarti perekat belum cukup lunak. Tambahkan remover sesuai petunjuk dan tunggu hingga bulu mata dapat dilepaskan tanpa memberikan tekanan berlebihan.

Aplikator, spoolie, dan perlengkapan lain perlu dijaga tetap bersih agar tidak membawa minyak, kotoran, atau sisa perekat ke area mata. Bulu mata dapat disisir perlahan menggunakan spoolie bersih setelah benar-benar kering untuk mempertahankan bentuknya.