Liputan6.com, Jakarta - Cold shower alias mandi air dingin semakin populer sebagai bagian dari rutinitas kesehatan dan kebugaran. Sensasi air bersuhu rendah memang dapat terasa mengejutkan, tapi paparan dingin membuat tubuh bekerja untuk mempertahankan suhu inti.
Kondisi tersebut memicu sejumlah respons fisiologis yang berpotensi memberikan manfaat bagi tubuh. Melansir Healthline, Rabu (2/9/2026), cold shower merupakan mandi dengan suhu air sekitar 21 derajat Celsius.
Mandi air dingin berpotensi meningkatkan endorfin, mendukung metabolisme, memperbaiki sirkulasi, serta membantu tubuh menghadapi penyakit umum. Efek tersebut berkaitan dengan respons tubuh terhadap paparan suhu rendah, bukan karena air dingin bekerja sebagai mendium pengobatan untuk penyakit tertentu.
Advertisement
Salah satu manfaat yang dikaitkan dengan mandi air dingin adalah meningkatnya kewaspadaan. Sebuah studi menemukan peserta yang berendam dalam air dingin selama lima menit melaporkan merasa lebih waspada, aktif, penuh perhatian, terinspirasi, dan memiliki perasaan positif.
Temuan tersebut menunjukkan paparan dingin dapat memengaruhi respons tubuh dan perasaan dalam jangka pendek. Cold shower juga dapat memengaruhi metabolisme. Paparan suhu rendah mengaktifkan brown fat yang berperan dalam penggunaan energi tubuh.
Penelitian memang menunjukkan hubungan antara paparan dingin dan aktivitas lemak cokelat, namun mekanisme mandi air dingin dalam membantu menurunkan berat badan masih belum jelas. Karena itu, mandi air dingin tidak dapat dianggap sebagai metode utama untuk menurunkan berat badan.
Manfaat Lainnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2397896/original/055165200_1541065562-photo-1524108878281-f9d6d7c09a3c.jpg)
Sirkulasi darah menjadi manfaat lain yang mendapat perhatian. Air yang lebih dingin daripada suhu alami tubuh membuat tubuh bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu inti. Respons tersebut dapat mendorong perubahan aliran darah ketika tubuh berusaha menghangatkan kembali bagian yang terkena paparan dingin.
Kebiasaan mandi air dingin secara teratur berpotensi membuat sistem sirkulasi bekerja lebih efisien. Paparan air dingin juga dikaitkan dengan respons sistem kekebalan tubuh. Tubuh memiliki leukosit yang berperan melawan infeksi.
Kejutan akibat air dingin dapat menstimulasi leukosit sehingga mandi air dingin berpotensi mendukung kemampuan tubuh menghadapi penyakit umum seperti pilek dan flu. Bukti mengenai manfaat tersebut tetap perlu dipahami secara proporsional karena mandi air dingin bukan pengganti pola hidup sehat atau pengobatan medis.
Advertisement
Mulai Secara Bertahap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2398334/original/049462700_1541123055-2.jpg)
Manfaat mandi air dingin juga tidak berarti semakin dingin air atau semakin lama seseorang berada di bawah pancuran akan semakin baik. Tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan perubahan suhu.
Disarankan memulai secara bertahap dengan menurunkan suhu air pada akhir mandi biasa, kemudian bertahan selama dua hingga tiga menit. Durasi dapat ditingkatkan perlahan pada kesempatan berikutnya.
Orang yang sedang sakit, baru keluar dari rumah sakit, atau memiliki kondisi yang membuat sistem kekebalan tubuh terganggu sebaiknya menunda kebiasaan tersebut. Paparan dingin juga tidak boleh digunakan untuk menggantikan terapi yang telah diresepkan dokter, termasuk pengobatan untuk kondisi kesehatan mental.
Efek Pemulihan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2717041/original/017658700_1548850651-Roberto_Nickson.jpg)
Kebiasaan mandi air dingin juga dapat memberikan efek pemulihan setelah aktivitas fisik. Menurunkan suhu pada bagian tubuh tertentu membantu mempercepat aliran darah hangat dan kaya oksigen ke area tersebut. Kondisi itu berpotensi mendukung proses pemulihan setelah tubuh mengalami aktivitas atau tekanan fisik.
Dengan begitu, manfaatnya lebih tepat disebut mendukung proses pemulihan, bukan secara langsung menghilangkan rasa lelah atau nyeri setelah olahraga.
Respons tubuh terhadap suhu rendah turut menjadi alasan cold shower terasa menyegarkan. Air dingin membuat tubuh harus menyesuaikan diri dengan lingkungan yang lebih dingin dari suhu alaminya. Proses adaptasi tersebut dapat membuat sensasi setelah mandi terasa lebih membangkitkan energi.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303115/original/003143700_1784619310-mahfud_md_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7669455/original/089727000_1780463646-Ahok_cek_fakta_dana_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338745/original/090258200_1788339990-cek_fakta_-_mahfud.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4882760/original/022793700_1720064683-anak_korban_perang_gaza.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2395001/original/054831900_1540797742-bruce-mars-763688-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338793/original/018991500_1788342247-35de61f8-1a00-447d-b233-26a6be9f3661.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324019/original/040195400_1786688015-andy-brown-_jILcijLh_M-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288576/original/054426100_1783326234-Gemini_Generated_Image_jr5btijr5btijr5b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338883/original/045233900_1788347297-Gemini_Generated_Image_rzpd60rzpd60rzpd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328820/original/083943800_1787209850-01M0EWM9ZE9AH8BXP5K9NK3PR0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4248812/original/038472700_1670105370-Walang_Goreng.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316398/original/000160600_1785925337-coppertist-wu-CY7sEocAIFk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338375/original/032986000_1788326348-Resep_Kue_Tape_Keju_Kukus.jpg)