Resep Tempe Benguk Bacem, Manis Gurih dengan Bumbu Sederhana yang Meresap

Resep tempe benguk bacem yang manis, gurih, dan empuk dengan bumbu sederhana. Simak bahan, cara membuat, serta tips agar bumbu meresap sempurna.

Diterbitkan 04 Agustus 2026, 17:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tempe benguk merupakan salah satu makanan tradisional khas Jawa yang dibuat dari biji benguk atau koro benguk (Mucuna pruriens). Berbeda dengan tempe kedelai, tempe benguk memiliki tekstur lebih padat dan cita rasa khas yang semakin nikmat saat dimasak dengan bumbu bacem.

Bacem sendiri merupakan teknik memasak khas Jawa yang memadukan gula merah, bawang, ketumbar, lengkuas, dan daun salam. Perpaduan bumbu tersebut menghasilkan rasa manis, gurih, serta aroma rempah yang meresap hingga ke dalam tempe. Hidangan ini cocok disajikan sebagai lauk pendamping nasi hangat, gudeg, maupun pecel. Berikut Liputan6.com ulas resep tempe benguk bacem.

Bahan-Bahan Tempe Benguk Bacem

500 gram tempe benguk

700 ml air kelapa (bisa diganti air biasa)

100 gram gula merah, sisir halus

3 siung bawang putih

6 siung bawang merah

1 sendok teh ketumbar

2 butir kemiri, sangrai

2 lembar daun salam

2 cm lengkuas, memarkan

1 sendok makan kecap manis

1 sendok teh garam

½ sendok teh kaldu jamur (opsional)

Cara Membuat Tempe Benguk Bacem

1. Haluskan bumbu

Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, dan kemiri hingga lembut.

2. Susun semua bahan

Masukkan tempe benguk ke dalam panci. Tambahkan bumbu halus, gula merah, daun salam, lengkuas, garam, kecap manis, serta air kelapa.

3. Masak hingga bumbu meresap

Rebus menggunakan api sedang hingga mendidih. Setelah itu kecilkan api dan masak selama sekitar 45–60 menit sampai air hampir habis dan bumbu meresap ke dalam tempe.

4. Diamkan sejenak

Setelah matang, diamkan tempe sekitar 20–30 menit di dalam kuah agar rasanya semakin meresap.

5. Goreng sebelum disajikan

Panaskan minyak secukupnya. Goreng tempe bacem sebentar hingga bagian luarnya berwarna kecokelatan. Jangan terlalu lama agar gula merah tidak mudah gosong. Tempe benguk bacem siap disajikan.

Tips Membuat Tempe Benguk Bacem Lebih Nikmat

Gunakan air kelapa

Air kelapa memberikan rasa gurih alami sekaligus membantu menghasilkan warna bacem yang lebih cantik.

Masak dengan api kecil

Api kecil membuat bumbu meresap perlahan sehingga bagian dalam tempe tetap terasa berbumbu.

Jangan terlalu lama menggoreng

Karena mengandung gula merah, tempe bacem lebih cepat kecokelatan dibanding tempe biasa.

Diamkan sebelum digoreng

Jika memiliki waktu, simpan tempe bacem semalaman di dalam kulkas setelah direbus. Keesokan harinya goreng sebentar agar rasanya semakin kaya.

Tambahkan cabai bila suka pedas

Meski bacem identik dengan rasa manis, Anda bisa menambahkan beberapa cabai rawit utuh saat merebus agar muncul sensasi pedas ringan.

Kandungan Gizi Tempe Benguk

Tempe benguk merupakan sumber protein nabati yang baik. Proses fermentasi membantu meningkatkan kecernaan protein dan mengurangi sebagian senyawa antinutrisi yang terdapat pada biji benguk. Selain protein, tempe benguk juga mengandung serat pangan, zat besi, fosfor, dan beberapa vitamin B hasil fermentasi.

Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), berbagai jenis kacang-kacangan lokal, termasuk benguk, memiliki potensi sebagai sumber protein nabati yang mendukung diversifikasi pangan. Sementara itu, penelitian mengenai fermentasi menunjukkan bahwa proses pembuatan tempe dapat meningkatkan kualitas gizi serta daya cerna protein dibandingkan biji yang belum difermentasi.

Pertanyaan Seputar Tempe Benguk

Apakah tempe benguk harus digoreng setelah dibacem?

Tidak harus. Tempe benguk bacem sebenarnya sudah matang setelah direbus bersama bumbu. Namun, menggoreng sebentar akan memberikan tekstur luar yang lebih renyah dan aroma yang lebih harum.

Berapa lama tempe benguk bacem bisa disimpan?

Tempe bacem yang sudah direbus dapat disimpan di dalam kulkas selama sekitar 3–4 hari dalam wadah tertutup. Jika belum digoreng, cita rasanya biasanya tetap terjaga dengan baik.

Apakah tempe benguk lebih sehat daripada tempe kedelai?

Keduanya sama-sama merupakan sumber protein nabati yang baik. Tempe benguk memiliki karakteristik gizi yang sedikit berbeda karena berasal dari biji benguk, sedangkan tempe kedelai umumnya mengandung protein lebih tinggi per porsi. Keduanya dapat menjadi pilihan sehat sebagai bagian dari pola makan seimbang