Tinggal 6 Sekolah, DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 Hadirkan Tantangan Baru yang Lebih Sulit

Episode 10 DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 menyisakan enam sekolah terbaik. Simak persaingan seru hingga babak eliminasi yang menentukan nasib peserta.

Diterbitkan 02 Agustus 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kompetisi DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 memasuki babak yang semakin menentukan. Setelah SD Darma Yuda Pekanbaru harus mengakhiri perjalanannya pada Episode 9, kini hanya enam sekolah terbaik yang masih bertahan dan berjuang memperebutkan gelar juara.

Dengan jumlah peserta yang semakin sedikit, setiap tantangan menjadi semakin krusial. Tidak hanya mengandalkan pengetahuan umum, para peserta juga dituntut memiliki kemampuan berhitung cepat, daya ingat yang kuat, hingga strategi dalam mengumpulkan poin agar terhindar dari babak eliminasi.

Episode 10 dibuka dengan penampilan Dance Math yang dibawakan para peserta. Aktivitas ini menjadi pembuka yang menarik sekaligus memberikan gambaran bahwa kemampuan berhitung akan menjadi fokus utama pada tantangan kali ini.

Babak Hitung Cepat, Uji Kekompakan dan Strategi Tim

Pada babak pertama bertajuk Hitung Cepat, enam sekolah dibagi menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok harus menunjuk satu orang kapten yang bertugas mengatur jalannya permainan.

Sebanyak sembilan peserta dari setiap kelompok bergantian menyelesaikan sembilan baris soal matematika dalam waktu dua menit. Jika ada peserta yang mengalami kesulitan, kapten berhak mengambil keputusan untuk menggantinya dengan anggota lain. Tantangan ini menguji kecepatan berhitung sekaligus kerja sama antarpeserta.

Tim Cerdas yang beranggotakan SD Fransiskus Pahoman Lampung, SDN 2 Manado, dan SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta mendapat giliran pertama. Nicho dipercaya menjadi kapten berkat kemampuannya di bidang matematika.

Nicho mengawali permainan dengan baik sebelum estafet pengerjaan soal dilanjutkan oleh rekan-rekan satu timnya. Selain ikut menyelesaikan soal, ia juga harus memastikan jawaban anggota tim sudah benar atau memutuskan pergantian peserta jika diperlukan. Berkat koordinasi yang solid, Tim Cerdas berhasil mengumpulkan 730 poin.

Permainan kemudian dilanjutkan oleh Tim Cermat yang terdiri dari SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Makassar, SDS Dr. Wahidin Sudirohusodo Medan, dan SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta.

Kendy yang dipercaya sebagai kapten tampil sebagai peserta pertama. Bersama anggota tim lainnya, mereka berhasil menyelesaikan tujuh soal dan menutup babak pertama dengan perolehan 620 poin.

Mini Games Tambah Ketat Perebutan Poin

Persaingan berlanjut melalui mini games The Trap, yang tidak hanya menguji kecepatan reaksi tetapi juga kemampuan bahasa Inggris para peserta. Pada permainan ini, seluruh peserta harus berebut menekan tombol segera setelah host mengucapkan kalimat "Watch Out the Trap".

Kecepatan reaksi menjadi kunci utama karena setiap jawaban benar akan menambah poin bagi sekolah masing-masing. Selain itu, seluruh peserta menunjukkan kemampuan bahasa Inggris yang sangat baik selama permainan berlangsung, sehingga persaingan berjalan semakin ketat dan menarik. Suasana kompetisi pun semakin hidup ketika seluruh peserta berusaha menjadi yang tercepat.

Dalam mini games ini, SD Fransiskus Pahoman Lampung tampil dominan dengan mengamankan tambahan 300 poin.

Cerita Bergambar Uji Daya Ingat Peserta

Memasuki babak kedua, para peserta menghadapi tantangan Cerita Bergambar. Seluruh sekolah diberi kesempatan mengamati sebuah ilustrasi yang berisi berbagai objek, tokoh, dan rangkaian peristiwa.

Setelah waktu pengamatan selesai, host memberikan sejumlah pertanyaan yang harus dijawab secara rebutan menggunakan bel. Babak ini menguji kemampuan mengingat detail sekaligus ketelitian peserta dalam mengamati gambar.

SD Fransiskus Pahoman Lampung langsung membuka perolehan poin dengan menjawab pertanyaan pertama secara tepat. Persaingan kemudian berlangsung semakin sengit karena seluruh sekolah berusaha mengejar ketertinggalan.

Hingga akhir babak kedua, SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Makassar berhasil memimpin klasemen sementara dengan raihan 1.420 poin. Posisi berikutnya ditempati SD Fransiskus Pahoman Lampung dan SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta yang sama-sama mengoleksi 1.130 poin.

Sementara itu, SDS Dr. Wahidin Sudirohusodo Medan, SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, dan SDN 2 Manado harus berada di zona eliminasi dan kembali bertarung demi mempertahankan peluang mereka di kompetisi.

Babak Eliminasi Jadi Penentu Nasib Peserta

Ketegangan mencapai puncaknya pada babak eliminasi. Berbeda dari episode sebelumnya, kali ini permainan berlangsung selama lima menit. Tim yang lebih dahulu mengumpulkan 10 jawaban benar atau memiliki poin tertinggi sebelum waktu berakhir dipastikan lolos ke episode berikutnya.

Sementara itu, dua tim dengan perolehan poin terendah harus mengakhiri perjalanan mereka di DANCOW Indonesia Cerdas Season 2. Dengan konsekuensi yang semakin besar, setiap jawaban menjadi sangat menentukan dan membuat persaingan berlangsung semakin intens.

Lantas, sekolah mana yang berhasil mengamankan tiket ke babak selanjutnya, dan siapa yang harus mengakhiri perjuangan mereka di Episode 10?

Saksikan keseruan selengkapnya dalam DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 Episode 10. Jangan lupa berikan dukungan untuk sekolah favorit melalui voting di website www.akudankau.co.id/indonesia-cerdas.Â