Resep Kue Jadah Manten Khas Jogja, Sajian Tradisional Penuh Makna

0(0)

Resep kue jadah manten khas Jogja, punya makna filosofis kelekatan pengantin.

Diterbitkan 08 Juli 2026, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta - Resep kue jadah manten khas Jogja menjadi pilihan bagi pencinta jajanan tradisional yang ingin menghadirkan cita rasa autentik di rumah. Perpaduan ketan yang pulen dengan isian gurih membuat kue ini cocok disajikan dalam berbagai kesempatan.

Selain rasanya yang khas, resep kue jadah manten khas Jogja cukup mudah diikuti menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan. Dengan langkah yang tepat, siapa pun dapat membuatnya sendiri tanpa harus membeli di luar.

Bagi Anda yang ingin mencoba camilan khas Yogyakarta, resep kue jadah manten khas Jogja layak masuk dalam daftar menu yang wajib dicoba. Hasilnya tidak hanya lezat, tetapi juga menghadirkan cita rasa tradisional yang tetap digemari hingga kini.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang resep kue jadah manten khas Jogja, Rabu (8/7/2026).

Resep Kue Jadah Manten Khas Jogja

Bahan Adonan Ketan

  • 250 gram beras ketan putih, rendam 1 jam lalu tiriskan
  • 200 ml santan kental
  • 1 lembar daun salam
  • 1 batang serai, memarkan
  • 1 lembar daun pandan (opsional)
  • 1½ sdt garam

Bahan Isian Ayam

  • 250 gram dada ayam, rebus lalu suwir
  • 200 ml santan cair
  • 1 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk, buang tulangnya
  • ½ sdt garam
  • ½ sdt gula pasir
  • Minyak secukupnya untuk menumis

Bumbu Halus:

  • 5 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 2 butir kemiri
  • ½ sdm ketumbar
  • ½ sdt merica
  • Garam secukupnya
  • 2 ruas lengkuas, memarkan (opsional)

Bahan Kulit Dadar

  • 4 butir telur
  • 100 gram tepung terigu
  • 100 ml air
  • ½ sdt garam
  • 1 sdm maizena (opsional)
  • 1 sdm minyak goreng (opsional)

Bahan Areh (Opsional)

  • 100 ml santan kental
  • ¼ sdt garam

Cara Membuat 

1. Masak Adonan Ketan

Cuci bersih beras ketan, rendam selama 1 jam, lalu tiriskan. Kukus ketan selama sekitar 20 menit hingga setengah matang. Sementara itu, rebus santan bersama daun salam, serai, daun pandan, dan garam hingga mendidih. Masukkan ketan ke dalam rebusan santan, aduk hingga cairan meresap, lalu kukus kembali sampai ketan benar-benar matang dan pulen.

2. Buat Isian Ayam

Panaskan sedikit minyak, kemudian tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan daun salam, daun jeruk, dan lengkuas jika digunakan, lalu aduk sebentar. Tambahkan ayam suwir, santan cair, garam, dan gula pasir. Masak sambil diaduk hingga bumbu meresap dan kuah menyusut sehingga isian menjadi gurih dan tidak berair.

3. Buat Kulit Dadar

Kocok telur bersama garam hingga rata. Tambahkan tepung terigu dan maizena jika digunakan, lalu tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan licin. Saring adonan agar tidak bergerindil, kemudian tambahkan minyak dan aduk kembali. Tuang adonan tipis-tipis ke atas wajan datar hingga menjadi kulit dadar yang lentur.

4. Masak Areh

Jika ingin menggunakan areh, masak santan bersama garam dengan api kecil sambil terus diaduk hingga sedikit mengental. Angkat dan sisihkan untuk olesan saat proses pembakaran.

5. Bungkus Jadah Manten

Ambil selembar kulit dadar, letakkan ketan secukupnya di bagian tengah, lalu tambahkan isian ayam suwir. Lipat kedua sisi kulit ke arah dalam, kemudian gulung hingga rapi. Jika diinginkan, jepit gulungan menggunakan bilah bambu agar bentuknya tetap padat.

6. Panggang hingga Harum

Panggang jadah manten di atas bara api atau teflon selama beberapa menit hingga permukaannya sedikit kecokelatan dan mengeluarkan aroma harum. Olesi dengan areh selama proses memanggang jika menggunakannya. Sajikan selagi hangat agar teksturnya tetap lembut dan cita rasanya semakin nikmat.

Tips Membuat Kue Jadah Manten Khas Jogja

1. Gunakan Beras Ketan Berkualitas

Pilih beras ketan putih yang masih baru agar menghasilkan tekstur yang pulen, lembut, dan tidak mudah hancur setelah dikukus. Sebelum dimasak, rendam ketan selama sekitar 1 jam agar butirannya menyerap air dengan baik sehingga matang lebih merata dan tidak keras di bagian tengah.

2. Masak Santan dengan Api Kecil

Gunakan santan segar jika memungkinkan karena dapat menghasilkan rasa yang lebih gurih dan aroma yang lebih harum. Saat merebus santan bersama bumbu, gunakan api kecil sambil terus diaduk agar santan tidak pecah. Santan yang matang dengan baik akan meresap sempurna ke dalam ketan sehingga cita rasanya semakin lezat.

3. Buat Isian Ayam hingga Benar-Benar Meresap

Masak ayam suwir bersama bumbu dan santan hingga kuah menyusut dan bumbu meresap ke dalam serat daging. Hindari isian yang masih terlalu basah karena dapat membuat kulit dadar mudah sobek dan jadah manten menjadi cepat basi. Isian yang agak kering juga membuat proses membungkus lebih mudah.

4. Buat Kulit Dadar Tipis dan Lentur

Pastikan adonan kulit dadar memiliki kekentalan yang pas agar mudah diratakan di atas wajan. Masak dengan api kecil hingga sedang dan angkat segera setelah matang agar teksturnya tetap lentur. Kulit dadar yang tipis dan elastis akan memudahkan proses menggulung jadah manten tanpa robek.

5. Susun Isian dengan Takaran yang Pas

Gunakan ketan dan isian ayam secukupnya agar gulungan jadah manten memiliki bentuk yang rapi dan tidak mudah terbuka. Hindari mengisi terlalu banyak karena dapat membuat kulit dadar sulit digulung dan berisiko sobek saat proses pembungkusan.

6. Panggang Sebentar agar Lebih Harum

Setelah jadah manten selesai dibungkus, panggang sebentar di atas teflon atau bara api hingga permukaannya sedikit kecokelatan. Proses ini akan menghasilkan aroma yang lebih harum, memberikan tekstur luar yang sedikit kering, serta membuat cita rasa gurih dari ketan, kulit dadar, dan isian ayam semakin menyatu. Jika menggunakan areh, oleskan tipis-tipis saat memanggang untuk menambah rasa gurih dan tampilan yang lebih menggugah selera.

Pertanyaan Seputar Resep Kue Jadah Manten Khas Jogja

Apa itu Jadah Manten?

Jadah Manten adalah kue tradisional khas Yogyakarta yang terbuat dari ketan, santan, dan isian ayam suwir atau daging giling, dibungkus telur dadar, dijepit bambu, dan dibakar sebentar. Kue ini memiliki makna filosofis tentang kelekatan pasangan pengantin.

Bahan utama apa saja yang diperlukan untuk membuat Jadah Manten?

Bahan utama Jadah Manten meliputi beras ketan putih, santan kental, ayam suwir untuk isian, serta telur ayam dan tepung terigu untuk kulit dadar. Bumbu rempah juga digunakan untuk memperkaya rasa isian.

Bagaimana cara menyajikan Jadah Manten?

Jadah Manten disajikan selagi hangat setelah dibakar. Kue ini cocok untuk acara keluarga, arisan, atau sebagai hantaran karena memiliki makna filosofis yang mendalam.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu