Liputan6.com, Jakarta Indonesia dikenal dengan kekayaan kuliner yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Setiap daerah memiliki hidangan khas yang tidak hanya menggugah selera, tetapi juga mencerminkan budaya dan tradisi masyarakat setempat. Begitu pula dengan Manokwari, ibu kota Provinsi Papua Barat, yang menawarkan pesona kuliner unik bagi siapa saja yang berkunjung.
Selain terkenal dengan lautnya yang bersih, panorama pegunungan, dan wisata alam yang eksotis, Manokwari juga kaya akan ragam kuliner khas. Banyak makanan di daerah ini berbahan dasar hasil laut dan sagu, bahan pangan utama masyarakat Papua. Namun, ada pula kudapan manis dan camilan tradisional yang tak kalah menarik.
Bagi wisatawan, mencicipi makanan khas Manokwari adalah pengalaman yang tak boleh dilewatkan. Kuliner di sini bukan hanya soal rasa, tetapi juga sarat nilai budaya, tradisi, dan cara hidup masyarakat setempat. Inilah ragammakanan khas manokwari yang wajib dicoba yang telah Liputan6.com rangkum, Rabu (10/9/2025).
Advertisement
1. Papeda
Papeda adalah makanan ikonik Papua yang terbuat dari sagu. Teksturnya kental, lengket seperti lem, dan bercita rasa tawar. Biasanya papeda disantap bersama ikan tongkol atau mubara yang dimasak kuah kuning dengan bumbu kunyit. Alternatif lain, papeda juga bisa dipadukan dengan sayur ganemo dari daun melinjo muda, bunga pepaya, dan cabai merah.
Selain mengenyangkan, papeda kaya serat dan rendah kolesterol, sehingga sehat bagi tubuh. Harga seporsi papeda di pasar tradisional Manokwari relatif terjangkau, mulai dari Rp15.000 saja.
2. Cacing Laut
Meski terdengar ekstrem, cacing laut adalah makanan khas Manokwari yang populer. Hewan ini hidup di pasir putih pesisir dan biasanya muncul saat pasang surut. Setelah dibersihkan dari pasir, cacing dimasak dengan cara dibakar menggunakan serabut kelapa.
Saat matang, warnanya berubah kecokelatan dengan tekstur kenyal menyerupai gurita. Rasanya gurih dengan sentuhan manis alami dari dagingnya. Harga per porsi berkisar Rp10.000 hingga Rp25.000.
3. Ikan Bakar Manokwari
Kuliner yang satu ini terkenal di seluruh Papua Barat. Ikan tongkol biasanya dijadikan bahan utama, lalu dipanggang dan disajikan dengan sambal khas yang digiling kasar. Cita rasa pedas dan segarnya sambal menjadi ciri utama yang membedakan ikan bakar Manokwari dengan daerah lain.
Hidangan ini umumnya dijual dengan harga sekitar Rp50.000 per porsi. Tak heran jika ikan bakar Manokwari selalu menjadi favorit wisatawan maupun penduduk lokal.
Advertisement
4. Sate Ulat Sagu
Ulat sagu adalah sumber protein alami masyarakat Papua. Meskipun sebagian orang merasa jijik, sate ulat sagu justru populer di Manokwari. Ulat yang diambil dari batang pohon sagu busuk ini ditusuk dengan lidi lalu dipanggang di atas bara.
Rasanya gurih dengan tekstur lembut menyerupai daging ayam. Harga sate ulat sagu berkisar Rp25.000 per porsi. Tak hanya unik, kuliner ini juga sehat karena rendah kolesterol.
5. Udang Selingkuh
Nama unik ini merujuk pada udang air tawar yang bentuknya mirip kepiting atau lobster kecil. Udang selingkuh biasanya dimasak dengan saus manis pedas atau ditumis dengan kangkung.
Rasanya gurih, lembut, dan cocok disantap bersama nasi panas. Seporsi udang selingkuh dibanderol mulai Rp100.000 hingga Rp250.000, tergantung ukuran dan tempat membelinya.
6. Kue Lontar
Kue lontar adalah kue manis peninggalan Belanda yang mirip pie susu. Bahannya terbuat dari telur dan susu, lalu dipanggang dalam cetakan keramik. Di Papua, kue lontar biasanya hadir saat perayaan Natal atau Idul Fitri.
Kini kue lontar tersedia dalam ukuran besar maupun kecil sehingga cocok dijadikan oleh-oleh. Harganya berkisar Rp25.000 per pak.
7. Sagu Lempeng
Sagu lempeng adalah roti tradisional dari sagu yang dibakar hingga berbentuk persegi panjang. Teksturnya keras dan bercita rasa tawar, namun kini banyak dijual dalam versi manis dengan tambahan gula.
Makanan ini cocok sebagai camilan keluarga dan biasanya dijual sekitar Rp15.000 per bungkus.
8. Keripik Keladi
Keladi atau talas banyak dijadikan keripik oleh masyarakat Papua. Irisan tipis keladi digoreng kering dengan bumbu bawang, cabai, dan garam. Rasanya gurih, renyah, dan cocok sebagai camilan maupun oleh-oleh.
Keripik keladi banyak diproduksi di Sorong dan Jayapura, namun juga mudah ditemukan di Manokwari.
9. Sambal Colo-Colo
Sambal ini menjadi pendamping favorit ikan bakar Manokwari. Bahannya sederhana, berupa cabai, bawang, tomat, dan sedikit jeruk nipis. Rasanya segar, pedas, dan asam, cocok untuk menambah selera makan.
Harganya sangat murah, sekitar Rp7.000 per porsi, dan bisa dibuat sendiri di rumah.
Advertisement
10. Abon Gulung
Abon gulung adalah kue bolu gulung lembut yang diisi abon sapi atau abon ayam. Selain rasa original, ada juga varian pedas, cokelat, hingga abon sosis. Kudapan ini sangat populer sebagai oleh-oleh khas Manokwari.
Harga abon gulung bervariasi, mulai Rp80.000 untuk ukuran mini.
11. Aunu Senebre
Selain 10 makanan di atas, ada satu hidangan tradisional lain yang patut dicoba, yaitu aunu senebre. Hidangan ini terbuat dari nasi yang dicampur ikan teri goreng, kelapa parut berbumbu, dan daun talas, lalu dikukus hingga matang.
Aunu senebre memiliki rasa gurih khas dari ikan teri dan aroma harum daun talas. Selain lezat, hidangan ini juga bergizi dan sarat nilai budaya, sering disajikan pada acara adat atau jamuan untuk tamu penting.
Â
Â
Â
FAQ Seputar Kuliner Manokwari
1. Apakah makanan khas Manokwari hanya berbahan ikan?
Tidak. Walau banyak kuliner berbahan dasar ikan dan hasil laut, ada juga makanan dari sagu, camilan manis, hingga kudapan berbahan daging dan sayuran.
2. Di mana tempat terbaik menikmati kuliner khas Manokwari?
Banyak tersedia di pasar tradisional, rumah makan lokal, hingga restoran tepi pantai. Beberapa makanan seperti papeda dan ikan bakar bisa ditemukan hampir di seluruh penjuru kota.
3. Apakah makanan ekstrem seperti cacing laut dan ulat sagu aman dikonsumsi?
Ya, keduanya diolah dengan cara tradisional yang aman. Selain unik, makanan ini juga kaya protein dan sering menjadi bagian dari budaya makan masyarakat Papua.
4. Apakah ada makanan khas Manokwari yang cocok dijadikan oleh-oleh?
Ada, seperti abon gulung, kue lontar, keripik keladi, dan sagu lempeng. Semuanya mudah dibawa pulang dan tahan lama.
5. Berapa kisaran harga kuliner khas Manokwari?
Harga bervariasi. Camilan ringan bisa mulai Rp7.000, makanan berat seperti papeda atau ikan bakar sekitar Rp15.000–Rp50.000, sedangkan menu spesial seperti udang selingkuh bisa mencapai Rp250.000 per porsi.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315872/original/087159700_1785900314-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T102428.295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315277/original/076754200_1785833101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-04T154035.346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312395/original/029328500_1785490278-Screenshot_2026-07-31_154400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3351811/original/030357500_1610943952-Papeda_dari_Indonesia_bagian_timur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371750/original/092967000_1476260678-Manokwari.jpg)