Sukses

Selain Ketombe dan Jamur, Ini Lho Penyebab Kulit Kepala Seringkali Gatal-Gatal

Liputan6.com, Jakarta Kulit kepala gatal-gatal dipengaruhi banyak hal, termasuk oleh perawatan rambut yang kamu lakukan. Jika merawat dengan baik, maka gangguan kepala gatal-gatal tentu tidak akan terjadi. Sebaliknya jika kamu tidak merawat dengan baik, maka dapat mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan.

Kulit kepala gatal bukan hanya mengganggu kenyamanan dan kesegaran rambut, melainkan juga dapat mengganggu penampilan.  

Penyebab paling umum kulit kepala gatal adalah ketombe. Munculnya ketombe biasanya disebabkan oleh jamur yang tumbuh secara berlebih, sehingga menyebabkan timbulnya minyak serta sel-sel mati di kulit kepala. Inilah yang menimbulkan serpihan atau kulit kepala mengelupas dan gatal di kulit kepala. Selain itu, ketombe juga bisa muncul disebabkan oleh kulit kepala yang sensitif terhadap produk tertentu. 

Apakah hanya ketombe dan jamur saja yang menyebabkan kulit kepala gatal-gatal? Tentu tidak, masih ada masalah lain seperti dari parasit dan kebiasaan buruk dalam merawat rambut. Berikut penyebab lain yang memicu kulit kepala gatal-gatal.

2 dari 3 halaman

Kutu dan Kurap

1. Kutu rambut

Kutu rambut adalah parasit kecil yang muncul dalam bentuk hewan ataupun telor. Kutu rambut yang memiliki kemampuan untuk mengisap darah di kepala, bisa memicu sensasi gatal di kulit kepala.

Bila hal ini terjadi, kamu disarankan untuk rutin menggunakan sampo penghilang kutu atau potong rambut menjadi lebih pendek. Semua tergantung pada tingkat keparahan kutu yang ada di rambut kamu.

2. Kurap kepala

Tinea capitis atau yang juga sering disebut kurap kepala adalah infeksi pada kulit kepala yang disebabkan oleh jamur jenis Dermatofita.  Kurap pada kulit kepala biasanya menyebabkan ruam dengan pinggiran yang terasa menonjol saat diraba dan kemerahan seperti cacing, dan membentuk cincin. 

Gejala yang muncul tidak hanya kulit kepala gatal, namun bagian kepala yang terkena kurap menjadi botak, dan kulit kepala bersisik. Kurap di kulit kepala dapat menular dan paling sering terjadi pada anak usia sekolah.

 

3 dari 3 halaman

Alergi dan Jarang Keramas

3. Alergi

Kulit kepala gatal-gatal juga bisa jadi tanda alergi pada produk perawatan rambut. Misalnya, penggunaan hair spray untuk menata rambut. Hal ini disebabkan hairspray membuat tekstur rambut mengeras dan memberikan sensasi rambut seperti ditarik, yang dapat membuat kulit kepala gatal.

Selanjutnya, kebiasaan mewarnai rambut juga bisa menjadi penyebab kulit kepala gatal. Ini berawal dari adanya zat dalam produk pewarna rambut yang memicu alergi pada kulit kepala. Bukan saja hair spray dan cat warna, tapi penggunaan sampo, conditioner, dan minyak rambut perlu diperhatikan.

4. Jarang Keramas

Keramas merupakan salah satu cara untuk menjaga rambut tetap bersih dan sehat. Apa jadinya kalau kamu melewatkan keramas rambut, terlebih setelah terkena banyak polusi udara, asap dan rambut berminyak setelah olahraga. Kebutuhan keramas setiap orang sebenarnya berbeda-beda. Meski begitu, setidaknya kamu harus keramas 2-3 hari.

Jika lebih dari itu, semua minyak alami, kotoran, debu hingga residu produk akan menumpuk di akar dan kulit kepala yang menjadi penyebab kulit kepala gatal. Intinya, selalu pastikan kamu rutin keramas. Pasalnya, air dan busa yang dihasilkan saat keramas mampu melarutkan kelebihan minyak dan kotoran yang menempel di rambut dan kulit kepala.

Jagalah kebersihan rambut secara rutin agar terhindar dari berbagai masalah rambut dan kulit kepala. Gunakan sampo dan kondisioner dengan formula tepat yang cocok untuk rambut kamu.

 

(*)