Liputan6.com, Jakarta - Doa memohon perlindungan dari godaan setan penting diamalkan untuk memohon penjagaan Allah SWT agar terhindar dari dosa dan maksiat. Dalam kehidupan sehari-hari, godaan dunia terkadang begitu kuat dan membuat seseorang lalai.
Al-Qur’an mengingatkan bahwa setan berusaha menyesatkan manusia dan membuat perbuatan maksiat tampak baik. Hal ini dijelaskan dalam Surah Al-Hijr ayat 39, ketika Iblis menyatakan tekadnya untuk menyesatkan manusia. Peringatan tersebut mengajarkan umat Islam agar senantiasa waspada terhadap godaan yang dapat menjauhkan mereka dari ketaatan kepada Allah.
Rasulullah SAW mengajarkan sejumlah doa dan zikir untuk memohon perlindungan dari gangguan setan. Dalam buku Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW, Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih membahas berbagai amalan harian yang bersumber dari tuntunan Nabi. Sementara itu, Syaikh Sa'id bin Ali bin Wahf al-Qahthani melalui kitab Hisnul Muslim menghimpun doa dan zikir yang dapat diamalkan umat Islam, termasuk bacaan untuk memohon perlindungan kepada Allah.
Advertisement
Doa juga merupakan bentuk ketergantungan seorang hamba kepada Allah. Melalui doa, seorang Muslim memohon pertolongan dan perlindungan dalam menghadapi berbagai ujian, termasuk godaan setan.
Berbagai doa perlindungan tersebut dapat dibaca pada waktu dan keadaan tertentu sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Dengan membiasakan doa dan zikir yang diajarkan Nabi, seorang Muslim diharapkan semakin mendekatkan diri kepada Allah sekaligus menjaga diri dari godaan yang dapat menjerumuskannya ke dalam kemaksiatan.
Kumpulan Doa Memohon Perlindungan dari Godaan Setan
1. Ta'awudz (A'udzu Billahi Minasy-Syaithanir-Rajim)
Arab: أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Latin: A'uudzu billaahi minasy-syaithaanir-rajiim
Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk."
Ta'awudz adalah doa perlindungan yang paling ringkas dan paling sering diucapkan. Allah berfirman: "Apabila kamu membaca Al-Qur'an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk" (QS. An-Nahl: 98).
Dalam buku Dzikir Pagi & Petang dan Sesudah Sholat Fardhu karya Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani, ta'awudz disebutkan sebagai pembuka yang dianjurkan sebelum membaca Al-Qur'an dan dzikir-dzikir lainnya.
Menurut ulama tafsir, kata a'udzu billahi bisa berarti "aku berlindung kepada Allah, aku menjadikan Allah sebagai benteng, atau aku menyandarkan diri kepada-Nya". Sebagian ulama mengartikan kata a'udzu sebagai al-tasiqu yang berarti berpegang atau bergantung sehingga dengan berpegang pada sesuatu yang kuat itu seseorang akan merasa aman dan tenteram.
2. Doa Perlindungan dari Setan yang Terkutuk (Riwayat Ibnu Mas'ud)
Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ وَهَمْزِهِ وَنَفْخِهِ وَنَفْثِهِ
Latin: Allaahumma innii a'uudzu bika minasy-syaithaanir-rajiimi wa hamzihi wa nafkhihi wa naftsihi
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari setan yang terkutuk, dari godaannya, dari tiupannya, dan dari hembusannya."
Doa ini diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah dari Ibnu Mas'ud RA. Dalam hadits tersebut, Nabi SAW menjelaskan makna dari tiga kata yang disebutkan: hamzuhu (godaannya) adalah kebimbangan, nafkhuhu (tiupannya) adalah syair, dan naftsuhu (hembusannya) adalah kesombongan.
Doa ini mencakup perlindungan dari tiga bentuk gangguan setan yang paling berbahaya: kebimbangan hati, syair yang melalaikan, dan kesombongan diri.
3. Doa Perlindungan dari Bisikan Setan (QS. Al-Mu'minun: 97-98)
Arab: رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ
Latin: Rabbi a'uudzu bika min hamazaatisy-syayaathiini wa a'uudzu bika rabbi an yahdhuruun
Artinya: "Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku." (QS. Al-Mu'minun: 97-98)
Doa ini merupakan salah satu doa perlindungan yang paling masyhur dalam Al-Qur'an. Jalaluddin al-Suyuti dalam Tafsir Jalalain menjelaskan bahwa maksud dari bisikan setan adalah kecenderungan-kecenderungan jelek yang selalu dibisikkan setan untuk menghasut manusia melakukan hal-hal buruk.
Dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI, doa ini disebutkan sebagai doa yang dianjurkan untuk dibaca oleh setiap muslim agar terhindar dari bisikan dan datangnya setan yang menyesatkan.
4. Doa Perlindungan dengan Kalimat-Kalimat Allah yang Sempurna
Arab: أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ، مِنْ غَضَبِهِ وَعِقَابِهِ، وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ، وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ، وَأَنْ يَحْضُرُونِ
Latin: A'uudzu bikalimaatillaahit-taammaati min ghadhabihi wa 'iqaabihi, wa min syarri 'ibaadihi, wa min hamazaatisy-syayaathiini wa an yahdhuruun
Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari murka dan siksa-Nya, dari kejahatan para hamba-Nya, dari godaan atau bisikan setan, dan dari kepungan atau kehadiran setan itu."
Doa ini diriwayatkan dari Abdullah bin Amr RA, bahwa Rasulullah SAW biasa mengajarkan doa ini kepada para sahabatnya ketika mereka merasa takut. Abdullah bin Amr kemudian mengajarkan doa ini kepada anak-anaknya yang sudah baligh, dan bagi yang belum baligh, beliau menuliskannya dan mengalungkannya di leher anak tersebut.
Dalam buku Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, doa ini disebutkan sebagai salah satu doa perlindungan yang sangat komprehensif, mencakup perlindungan dari murka Allah, kejahatan manusia, dan gangguan setan.
5. Doa Perlindungan dari Kejahatan Diri Sendiri dan Setan
Arab: اللَّهُمَّ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيكَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي وَشَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ
Latin: Allaahumma faathiras-samaawaati wal-ardhi 'aalimal-ghaibi wasy-syahaadati, rabba kulli syai-in wa maliikahu. Asyhadu alla ilaaha illaa anta, a'uudzu bika min syarri nafsii wa syarrisy-syaithaani wa syirkihi
Artinya: "Ya Allah, yang menjadikan langit dan bumi, yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, Tuhan bagi tiap-tiap sesuatu dan yang memilikinya. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau. Aku berlindung pada-Mu dari kejahatan diriku sendiri dan dari kejahatan setan dan teman sekutunya."
Doa ini bersumber dari hadis riwayat Imam Abu Daud dan Tirmidzi dari Abu Bakar bin al-Shiddiq RA, bahwa beliau berkata kepada Rasulullah SAW: "Wahai Rasulullah, perintahkanlah aku dengan membaca kalimat-kalimat ketika aku berada di waktu pagi dan sore."
Nabi SAW berkata: "Ucapkanlah: Allaahumma faathiras-samaawaati... Ucapkanlah kalimat-kalimat tersebut ketika kamu berada di waktu pagi, ketika berada di waktu sore, dan ketika berada di tempat tidur."
Dalam kitab Ihya Ulumiddin, Imam al-Ghazali mencantumkan doa ini sebagai doa untuk memohon perlindungan dari kejahatan diri sendiri dan kejahatan setan, dan menganjurkan untuk dibaca pada waktu pagi, sore, dan menjelang tidur.
6. Doa Setelah Mimpi Buruk
Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ وَسَيِّئَاتِ الْأَحْلَامِ
Latin: Allaahumma innii a'uudzu bika min 'amalisy-syaithaani wa sayyi-aatil-ahlaam
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan setan dan dari mimpi-mimpi yang buruk."
Doa ini termaktub dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI, dan dianjurkan untuk dibaca setelah mengalami mimpi buruk. Rasulullah SAW bersabda: "Apabila salah seorang di antara kalian melihat mimpi yang ia benci, maka hendaklah ia meludah kecil ke arah kirinya tiga kali dan memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatannya, maka mimpi itu tidak akan membahayakannya" (HR. Muslim). Doa ini menjadi benteng bagi seorang hamba dari gangguan setan yang datang melalui mimpi buruk.
Waktu Terbaik Doa Memohon Perlindungan dari Godaan Setan
1. Pagi dan Petang
Waktu yang paling utama untuk membaca doa perlindungan dari godaan setan adalah pada waktu pagi dan petang. Imam al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumiddin menganjurkan untuk membaca doa perlindungan pada waktu pagi hari, sore hari, dan menjelang tidur.
Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa membacanya pada waktu petang, maka ia akan dilindungi dari setan hingga pagi hari. Dan barangsiapa membacanya pada waktu pagi, maka ia akan dilindungi dari setan pada hari itu hingga malam".
2. Sebelum Membaca Al-Qur'an
Allah berfirman: "Apabila kamu membaca Al-Qur'an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk" (QS. An-Nahl: 98). Ta'awudz merupakan pembuka yang dianjurkan sebelum membaca Al-Qur'an, karena setan selalu berusaha menghalangi manusia dari membaca dan memahami firman Allah.
3. Sebelum Shalat
Ketika hendak memulai shalat, dianjurkan untuk membaca ta'awudz agar dilindungi dari godaan setan selama melaksanakan ibadah. Setan selalu berusaha mengganggu kekhusyukan shalat seorang hamba, sehingga membaca doa perlindungan sebelum shalat menjadi benteng yang sangat penting.
4. Ketika Merasa Takut atau Cemas
Doa perlindungan juga sangat dianjurkan untuk dibaca ketika seseorang merasa takut atau cemas. Rasulullah SAW mengajarkan doa A'uudzu bikalimaatillaahit-taammaati ketika para sahabat merasa takut, dan doa ini diriwayatkan dari Abdullah bin Amr yang mengajarkannya kepada anak-anaknya.
5. Setelah Mimpi Buruk
Setelah mengalami mimpi buruk, dianjurkan untuk segera membaca doa perlindungan, meludah kecil ke arah kiri tiga kali, dan tidak menceritakan mimpi tersebut kepada orang lain. Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah engkau ceritakan kepada orang lain permainan setan terhadapmu dalam mimpi".
6. Sebelum Tidur
Waktu sebelum tidur adalah waktu yang sangat dianjurkan untuk membaca doa perlindungan. Doa Allaahumma faathiras-samaawaati... dianjurkan untuk dibaca ketika hendak tidur. Selain itu, membaca Surah Al-Falaq dan An-Nas sebelum tidur juga merupakan bentuk perlindungan dari gangguan setan dan sihir.
7. Ketika Keluar Rumah
Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa pun yang membaca "Bismillahi tawakkaltu 'alallahu laa haula walaa quwwata illa billahi" ketika keluar dari rumahnya, niscaya Allah akan memberinya petunjuk, menjaga serta memalingkannya dari godaan setan. Doa ini juga merupakan doa perlindungan dari godaan setan yang mengintai di luar rumah.
8. Kapan Saja dan di Mana Saja
Pada prinsipnya, doa perlindungan dari godaan setan dapat dipanjatkan kapan saja dan di mana saja. Allah berfirman: "Dan jika setan mengganggumu dengan suatu godaan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sungguh, Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui" (QS. Fushshilat: 36).
Dr. MS. Udin, MA dalam bukunya menjelaskan bahwa dzikir dan doa tidak terbatas pada ruang dan waktu, dan dapat dilakukan di setiap kesempatan.
Hikmah Doa Memohon Perlindungan dari Godaan Setan
1. Mendapatkan Perlindungan Menyeluruh dari Allah
Doa perlindungan yang diajarkan Rasulullah SAW adalah sarana utama untuk mendapatkan perlindungan Allah dari segala keburukan.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang membaca a'udzu billahi minasy syaithanir rajim setiap hari sepuluh kali, Allah akan mengirimkan kepadanya malaikat yang akan melindunginya dari (godaan) setan". Ini menunjukkan bahwa perlindungan Allah itu nyata dan diberikan kepada hamba-Nya yang bersungguh-sungguh memohon kepada-Nya.
2. Menenangkan Hati dan Menghilangkan Kecemasan
Setan selalu berusaha menimbulkan kebimbangan dan kecemasan dalam hati manusia. Dengan membaca doa perlindungan, seorang hamba menyerahkan segala kekhawatirannya kepada Allah, sehingga hatinya menjadi tenang.
Allah berfirman: "Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram" (QS. Ar-Ra'd: 28).
Dr. MS. Udin, MA dalam bukunya Konsep Dzikir dalam Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Kesehatan menjelaskan bahwa dzikir dan doa merupakan terapi psikiatrik yang setingkat lebih tinggi daripada psikoterapi biasa, karena mengandung unsur spiritual yang membangkitkan harapan dan ketenangan jiwa.
3. Memperkuat Iman dan Ketakwaan
Setan hanya bisa menggoda manusia dengan memanfaatkan hawa nafsu. Dengan memperbanyak doa perlindungan, seorang hamba sedang memperkuat pertahanan imannya.
Dalam buku Zikir dan Doa, Pelindung Kokoh dari Tipu Daya Setan, dijelaskan bahwa setan tidak lagi memiliki daya terhadap orang-orang yang ikhlas, yaitu orang-orang yang telah mampu menempatkan Allah di atas hawa nafsunya. Doa perlindungan adalah sarana untuk mencapai derajat keikhlasan tersebut.
4. Meneladani Sunnah Nabi SAW
Rasulullah SAW memberikan teladan yang sangat indah dalam memohon perlindungan dari godaan setan. Beliau mengajarkan doa-doa perlindungan kepada para sahabatnya, dan bahkan mengajarkannya kepada anak-anak mereka. Abdullah bin Amr RA mengajarkan doa perlindungan kepada anak-anaknya yang sudah baligh, dan bagi yang belum baligh, beliau menuliskannya dan mengalungkannya di leher anak tersebut.
Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih dalam bukunya Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW menegaskan bahwa membaca doa perlindungan adalah bagian dari sunnah harian Nabi yang sepatutnya dihidupkan kembali oleh setiap muslim.
5. Menjaga Kesehatan Mental dan Stabilitas Emosi
Godaan setan dapat memicu stres, kecemasan, dan gangguan mental lainnya. Dr. MS. Udin, MA dalam bukunya menjelaskan bahwa dzikir dan doa mampu mengendalikan stres sehingga produksi hormon menjadi seimbang dan meminimalisasi terjadinya gangguan penyakit.
Dengan berdoa secara teratur untuk perlindungan dari godaan setan, seseorang akan memiliki ketenangan batin yang berdampak pada kesehatan fisik dan mentalnya. Doa perlindungan menjadi benteng yang menjaga kestabilan emosi dan kejernihan pikiran.
Pertanyaan Seputar Doa Memohon Perlindungan dari Godaan Setan
1. Apa doa yang paling utama untuk memohon perlindungan dari godaan setan?
Doa yang paling utama adalah Allaahumma innii a'uudzu bika minasy-syaithaanir-rajiimi wa hamzihi wa nafkhihi wa naftsihi (Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari setan yang terkutuk, dari godaannya, dari tiupannya, dan dari hembusannya). Doa ini mencakup perlindungan dari tiga bentuk gangguan setan yang paling berbahaya: kebimbangan hati, syair yang melalaikan, dan kesombongan diri.
2. Kapan waktu terbaik membaca doa perlindungan dari godaan setan?
Waktu terbaiknya adalah pada pagi dan petang, sebelum membaca Al-Qur'an, sebelum shalat, ketika merasa takut atau cemas, setelah mimpi buruk, sebelum tidur, dan ketika keluar rumah.
3. Apakah doa perlindungan dari setan bisa dibaca untuk anak-anak?
Ya, sangat dianjurkan. Abdullah bin Amr RA mengajarkan doa perlindungan kepada anak-anaknya yang sudah baligh, dan bagi yang belum baligh, beliau menuliskannya dan mengalungkannya di leher anak tersebut. Orang tua juga dianjurkan untuk membacakan doa perlindungan ini kepada anak-anak mereka pada waktu pagi dan petang.
4. Apa perbedaan antara ta'awudz dan doa perlindungan dari setan yang lain?
Ta'awudz (A'uudzu billaahi minasy-syaithaanir-rajiim) adalah doa perlindungan yang paling ringkas dan umum, sedangkan doa-doa perlindungan yang lain seperti Allaahumma innii a'uudzu bika minasy-syaithaanir-rajiimi wa hamzihi... mencakup aspek-aspek spesifik dari gangguan setan seperti godaan, tiupan, dan hembusan.
5. Apakah doa perlindungan harus dibaca dengan suara keras?
Tidak, doa perlindungan dianjurkan untuk dibaca dengan suara yang lembut dan penuh rasa takut serta harap. Allah berfirman: "Berserulah (berdoa) kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lembut" (QS. Al-A'raf: 55). Yang terpenting adalah menghadirkan hati dan memahami maknanya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372199/original/025007600_1791871347-HOAX__33_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372384/original/088941600_1791878335-cek_fakta_BSU_Oktober_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366130/original/016498100_1791253536-033A5626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372163/original/076659600_1791870152-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-13T123856.209.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450229/original/030945800_1766134797-unnamed__2_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372594/original/026958900_1791884319-491432.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372591/original/014064900_1791884251-1001757331.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372554/original/041295500_1791882935-1260546.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372391/original/013546900_1791878522-1001755377.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4082648/original/052985800_1657258730-2012.i506.016_ramadan_charity_flat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372265/original/041961800_1791874320-Screenshot_20261013_091753_Instagram.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372244/original/098140600_1791872761-1001170820.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372212/original/079040000_1791871722-viral_kucing_dilempar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372210/original/047857400_1791871543-IMG-20261013-WA0046.jpg)