Kebakaran Hutan Maluku-Papua, 7 Penerbangan di Bandara Makassar Batal

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulsel, membatalkan 7 penerbangan gara-gara terimbas asap kebakaran hutan Maluku-Papua.

OlehFauzan
Diterbitkan 13 Oktober 2026, 16:15 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Makassar - Sebanyak tujuh penerbangan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dibatalkan pada Senin (12/10/2026) akibat cuaca buruk di sejumlah daerah tujuan yang dikaitkan dengan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Akibatnya, 1.070 penumpang kini harus tertahan di bandara.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, mengatakan pembatalan terjadi karena kondisi cuaca di sejumlah daerah tujuan tidak memungkinkan pesawat beroperasi. Rute penerbangan yang terdampak meliputi Makassar-Sorong, Makassar-Ambon, Makassar-Ternate, dan Makassar-Mamuju.

"Informasi yang kami terima, kondisi cuaca di sejumlah daerah tujuan tidak memungkinkan penerbangan dari Makassar untuk beroperasi pada hari itu," kata Ruly dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).

Ruly merinci tuju penerbangan yang dibatalkan itu terdiri dari tiga penerbangan rute Makassar-Sorong, satu penerbangan Makassar-Ambon, dua penerbangan Makassar-Ternate, dan satu penerbangan Makassar-Mamuju. Pembatalan tujuh penerbangan tersebut berdampak pada sekitar 1.070 penumpang.

"Ketujuh penerbangan yang dibatalkan itu berdampak pada sekitar 1.070 penumpang," ujarnya.

Untuk menangani penumpang terdampak, pengelola bandara saat ini terus berkoordinasi dengan maskapai penerbangan dan petugas ground handling. Penumpang dapat mengajukan pengembalian uang tiket (refund) atau penjadwalan ulang penerbangan (reschedule) sesuai ketentuan maskapai.

"Kami berkoordinasi dengan pihak maskapai dan ground handling untuk menyiapkan langkah penanganan bagi penumpang, antara lain melalui pengembalian uang tiket atau penjadwalan ulang penerbangan," jelas Ruly.

Selain penanganan tiket, pihak bandara juga menyediakan sejumlah area bagi penumpang untuk beristirahat sambil menunggu jadwal penerbangan berikutnya. Fasilitas tersebut disiapkan untuk membantu penumpang yang belum dapat melanjutkan perjalanan akibat pembatalan.

"Kami menyiapkan sejumlah area yang dapat digunakan penumpang untuk beristirahat atau menunggu jadwal penerbangan berikutnya," tuturnya.

Pengelola Bandara Sultan Hasanuddin juga berkoordinasi dengan AirNav Indonesia dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi cuaca di daerah tujuan penerbangan. Koordinasi ini dilakukan untuk memantau perkembangan cuaca yang berkaitan dengan dampak karhutla.

Meski tujuh penerbangan dibatalkan, Ruly mengatakan operasional Bandara Sultan Hasanuddin secara keseluruhan tetap berjalan normal. Gangguan hanya terjadi pada sejumlah rute penerbangan yang terdampak kondisi cuaca di daerah tujuan.

"Secara keseluruhan, operasional Bandara Sultan Hasanuddin berjalan normal. Pembatalan hanya terjadi pada beberapa penerbangan menuju daerah tujuan yang kondisi cuacanya tidak memungkinkan untuk penerbangan," ungkapnya.

Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing. Penumpang juga disarankan memastikan jadwal keberangkatan terbaru sebelum menuju bandara.

"Bagi calon penumpang, kami mengimbau agar selalu memantau informasi terbaru mengenai status penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing serta memastikan kembali jadwal keberangkatan sebelum menuju bandara," pungkasnya.