Liputan6.com, Jakarta - Mencari rezeki yang halal dan berkah adalah dambaan setiap muslim. Dalam Al-Qur’an, para nabi juga dicontohkan memohon rezeki kepada Allah. Salah satu doa yang masyhur adalah doa Nabi Isa meminta rezeki yang tercatat dalam surah Al-Maidah ayat 114.
Kisah doa Nabi Isa meminta rezeki ini begitu istimewa, sebab berkaitan dengan permohonan diturunkannya hidangan dari langit. Doa ini bukan hanya menyangkut makanan, tetapi juga menjadi simbol keimanan dan syukur kaumnya kepada Allah SWT.
Doa Nabi Isa tersebut berbunyi:
Advertisement
اللّٰهُمَّ رَبَّنَآ اَنْزِلْ عَلَيْنَا مَاۤىِٕدَةً مِّنَ السَّمَاۤءِ تَكُوْنُ لَنَا عِيْدًا لِّاَوَّلِنَا وَاٰخِرِنَا وَاٰيَةً مِّنْكَ وَارْزُقْنَا وَاَنْتَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ
Allaahumma rabbanaa anzil 'alainaa maa-idatan minas samaa-i takuunu lanaa 'iidan li-awwalinaa wa aakhirinaa wa aayatan minka, warzuqnaa wa anta khairur raaziqiin.
Artinya: "Ya Allah, Tuhan kami, turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami, bagi yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, serta menjadi tanda dari-Mu. Berilah rezeki kepada kami, Engkaulah sebaik-baik pemberi rezeki."
Doa dalam Al-Qur’an
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4273162/original/083273700_1672056181-teenage-girl-with-praying-peace-hope-dreams-concept_1_.jpg)
Menurut tafsir Ibnu Katsir dalam Qashash al-Anbiya, doa ini dipanjatkan Nabi Isa AS ketika para pengikutnya meminta tanda diterimanya ibadah setelah berpuasa 30 hari. Mereka menginginkan bukti berupa makanan yang langsung turun dari langit.
Awalnya Nabi Isa mengingatkan mereka agar tidak meminta sesuatu yang bisa berujung pada ujian besar. Ia menegaskan, bila hidangan itu benar-benar turun, maka wajib bagi mereka untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT.
Namun desakan kaumnya semakin kuat. Akhirnya Nabi Isa pun berdoa dengan penuh kerendahan hati, sebagaimana tercatat dalam surah Al-Maidah ayat 114. Doa ini menjadi salah satu doa terpenting dalam sejarah para nabi.
Advertisement
Turunnya Hidangan dari Langit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3585755/original/069032500_1632814784-muslim-man-using-misbaha-keep-track-counting-tasbih_53876-15256__1_.jpg)
Dalam riwayat yang dikutip al-Tabari, Allah SWT mengabulkan doa tersebut. Hidangan diturunkan dari langit di antara dua awan. Nabi Isa lalu berdoa agar hidangan itu menjadi rahmat, bukan azab bagi mereka.
Ketika hidangan itu dibuka, Nabi Isa mengucapkan: “Dengan nama Allah, sebaik-baik pemberi rezeki.” Hidangan tersebut dikatakan berisi ikan, roti, buah delima, dan makanan harum lainnya yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya.
Kisah turunnya hidangan ini menjadi bukti nyata kekuasaan Allah SWT dalam memberi rezeki dengan cara yang tidak terduga. Namun, juga menjadi ujian besar bagi orang-orang yang meragukan kebesaran-Nya.
Makna Doa Nabi Isa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5162544/original/080820600_1741922417-man-praying-floor-indoors_23-2148869303.jpg)
Menurut buku Kaya Melimpah dengan Doa Para Nabi karya Ustadz Ali Amrin Al-Qurawy, doa Nabi Isa meminta rezeki bukan sekadar doa materi. Doa ini juga mengandung pelajaran tentang iman, syukur, dan kepatuhan kepada Allah.
Rezeki sejati, menurut doa ini, tidak terbatas pada makanan atau harta benda. Rezeki juga meliputi keselamatan, kesehatan, ketenangan hati, hingga keberkahan hidup di dunia dan akhirat.
Dengan mengamalkan doa ini, umat Islam diingatkan bahwa memohon rezeki harus dibarengi rasa syukur, bukan hanya sekadar keinginan sesaat. Inilah yang membuat doa Nabi Isa relevan hingga kini.
Advertisement
Pelajaran dari Tafsir Ulama
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5278625/original/058751700_1752116095-20250707_135157.jpg)
Ibnu Katsir menuliskan bahwa turunnya hidangan itu menjadi ujian syukur yang sangat berat. Jika umat Nabi Isa bersyukur, nikmat akan terus mengalir. Namun jika kufur, azab Allah bisa menimpa mereka.
Hal yang sama ditegaskan oleh al-Tabari dalam tafsirnya. Doa ini bukan hanya permintaan makanan, melainkan sebuah permohonan agar Allah menunjukkan tanda kebesaran-Nya dan menguji kesungguhan iman para pengikut Nabi Isa.
Di sisi lain, bahwa doa Nabi Isa adalah refleksi permohonan manusia pada umumnya: ingin rezeki yang cukup, berkah, sekaligus sebagai tanda kasih sayang Allah. Kisah ini bisa dijadikan pengingat agar manusia tidak pernah berhenti bersyukur.
Relevansi untuk Umat Islam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3141428/original/095424300_1591070604-muslim-woman-pray-with-beads-read-quran_73740-667.jpg)
Doa Nabi Isa meminta rezeki masih banyak diamalkan hingga hari ini. Selain tercantum jelas dalam Al-Qur’an, doa ini juga memperkuat keyakinan bahwa rezeki sejati datang dari Allah semata.
Bahwa doa ini bisa menjadi contoh bagi orang tua dalam mendidik anak agar memahami bahwa rezeki adalah amanah yang harus disyukuri. Nilai syukur inilah yang menjadi kunci keberkahan hidup.
Umat Islam yang membaca doa Nabi Isa bukan hanya berharap kecukupan materi, tetapi juga berharap rezeki dalam bentuk lain: ketenangan rumah tangga, kesehatan, dan keberkahan umur.
Advertisement
Doa Nabi Isa Menjadi Pengingat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4357195/original/092362700_1678761219-pexels-thirdman-7957066.jpg)
Kisah doa Nabi Isa meminta rezeki dalam surah Al-Maidah ayat 114 mengajarkan bahwa rezeki sejati adalah anugerah Allah yang harus disyukuri. Doa ini relevan bagi setiap muslim sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah.
Dengan belajar dari kisah Nabi Isa, umat Islam diajak untuk memohon rezeki yang halal, berkah, dan melimpah, sekaligus menumbuhkan rasa syukur dalam hati. Karena rezeki bukan hanya tentang makanan, melainkan juga ketenangan, kesehatan, dan keberkahan.
Doa Nabi Isa menjadi pengingat bahwa setiap nikmat yang diturunkan Allah adalah tanda kasih sayang-Nya. Maka, doa ini pantas diamalkan agar hidup semakin diberkahi.
People Also Talk
1. Apa isi doa Nabi Isa meminta rezeki dalam Al-Qur’an?Doanya tercatat dalam surah Al-Maidah ayat 114, berisi permohonan diturunkannya hidangan dari langit sebagai tanda kebesaran Allah SWT.
2. Kapan Nabi Isa membaca doa tersebut?Doa itu dipanjatkan setelah kaumnya berpuasa 30 hari dan meminta tanda diterimanya ibadah mereka.
3. Apa isi hidangan dari langit yang diturunkan Allah?Riwayat menyebutkan isinya ikan, roti, buah delima, dan makanan harum lainnya.
4. Apa pelajaran dari doa Nabi Isa meminta rezeki?Pelajarannya adalah pentingnya bersyukur, sebab rezeki sejati berasal dari Allah dan harus dijaga dengan ketaatan.
5. Apakah doa Nabi Isa bisa diamalkan umat Islam saat ini?Ya, doa tersebut bisa diamalkan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan hidup.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3766877/original/ACg8ocKpfjo6a6Tc_tlhryHVdvOwcUORNeBWIMQYOzK476OGcu5jCgmN%3Ds96-c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4181555/original/055296900_1664954097-064843300_1649264825-man-praying-alone-divinity-home.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812228/original/000972700_1538749244-foto_nanang_fahrudin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8692722/original/034513200_1782755867-000_B8PJ7CN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263380/original/090952300_1781922466-AP26171045705794-Brasil_vs_Haiti.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263965/original/063636200_1782038065-000_B7RD77E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6467310/original/074652300_1779329364-perayaan-tahun-baru-islam-jawa-di-surakarta-kembali-beda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3214081/original/074063100_1597893428-ramadan-2366301_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258005/original/098217100_1781274255-a02bde8a-5408-4394-96ba-968c51077929.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5210970/original/079171200_1746521381-4030a27f-cf92-4a92-baa9-034b02eeb77e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507757/original/Rinnai_RI-301S_dan_RI-511C_karena_Teknologi_Pembakaran_Efisien_Rinnai_menjadi_salah_satu_merek_yang_konsisten_masuk_daftar_rekomendasi_2026._Model_RI-301S_dan_RI-511C_dikenal_memiliki_burner_berku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4837148/original/057742900_1716182391-haji.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5933770/original/078360100_1778831227-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5147777/original/080836800_1740973885-cac3366a-77d9-4654-a09b-f2ed915290f9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2876075/original/030089700_1565230144-20190807-Masjidil-Haram-Dipadati-Jemaah-Jelang-Puncak-Haji-AFP-1.jpg)