11 Bacaan Doa Dibukakan Rezeki dari Langit dan Bumi, Pahami Maknanya

Inilah bacaan doa rezeki dari langit dan bumi yang bisa Anda amalkan sehari-hari agar hidup berkah dan dimudahkan segala urusan.

Diterbitkan 09 Juli 2025, 09:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Dalam Islam, rezeki bukan hanya soal materi, tetapi juga kesehatan, ilmu, dan ketenangan hati. Rezeki setiap orang telah ditentukan oleh Allah SWT, namun dianjurkan untuk berdoa agar pintu rezeki semakin terbuka. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur'an Surah Ibrahim ayat 7, barang siapa yang bersyukur, maka nikmatnya akan ditambah.

Dalam Al-Qur'an, kata rizq dan turunannya disebutkan lebih dari 120 kali. Salah satunya dalam Surah Al-Baqarah ayat 172, Allah berfirman:"Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah..."

Konsep rezeki dalam Islam menekankan keadilan Allah, bukan kesamarataan. Allah memberikan rezeki sesuai kebutuhan, peran, dan amanah setiap individu. Dalam buku Rezeki dalam Perspektif Islam karya Dr. Muhammad Nur Abdul Hafizh Suwaid, dijelaskan bahwa distribusi rezeki yang berbeda antara manusia adalah bagian dari ujian kehidupan.

Berikut Liputan6.com ulas lengkap tentang bacaan Doa Agar Dimudahkan Rezeki dari Allah dan penjelasannya dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (8/7/2025).

Bacaan Doa Agar Dimudahkan Rezeki oleh Allah

Memohon kemudahan rezeki adalah bentuk tawakal kepada Allah SWT. Sebagaimana sabda Nabi ﷺ:

لَوْ أَنَّكُمْ تَتَوَكَّلُوْنَ عَلَى اللهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ، لَرُزِقْتُمْ كَمَا يُرْزَقُ الطَّيْرُ، تَغْدُوْ خِمَاصًا وَتَرُوْحُ بِطَانًا

“Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan tawakal yang sebenar-benarnya, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Pagi hari ia dalam keadaan lapar dan sore hari pulang dalam keadaan kenyang.” (HR. Tirmidzi no. 2344)

Berikut 11 bacaan doa agar dimudahkan rezeki dalam Islam yang mustajab:

1. Doa Agar Dibukakan Rezeki dari Langit dan Bumi:

 اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ لِي، وَإِنْ كَانَ رِزْقِي فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ لِي، وَإِنْ كَانَ رِزْقِي فِي الْبَحْرِ فَأَطْلِعْهُ لِي، وَإِنْ كَانَ رِزْقِي بَعِيدًا فَقَرِّبُهُ لِي، وَإِنْ كَانَ قَرِيبًا فَيَسِّرْهُ لِي، وَإِنْ كَانَ قَلِيْلًا فكثره لي، وَإِنْ كَانَ كَثِيرًا فَهَوْنَهُ لى، وَبَارِكْ لِي فِيْهِ وَارْزُقْنِي مِنْ حَيْثُ أَحْتَسِبُ وَمِنْ حَيْثُ لَا أَحْتَسِبُ رِزْقًا حَلَالًا طَيِّبًا غَدَقًا سُحًا مُبَارَكًا فِيْهِ حَتَّى لَا يَكُوْنَ لِأَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ عَلَيَّ فِيْهِ مِئَةٌ وَاجْعَلْ يَدَيَّ عُلْيَا بِالْإِعْطَاءِ وَلَا تَجْعَلْ يَدَيَّ سُفْلَى بِالْإِسْتِعْطَاءِ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. 

Artinya: "Ya Allah, apabila rezekiku ada di langit, maka turunkanlah, apabila di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila di laut maka naikkanlah, apabila jauh maka dekatkanlah, sekiranya dekat maka permudahkanlah, dan sekiranya sedikit maka perbanyakkanlah dan sekiranya sedia banyak maka permudahkanlah untuk mendapatkannya, juga berilah keberkatan terhadap rezeki tersebut dan berikanlah rezeki padaku sebagaimana yang kujangka, dengan rezeki yang halal dan baik, serta banyak lagi keberkatan sehinggakan kutidak memerlukan sesiapa selain dari-Mu, dan jadikanlah kedua tanganku ini berada di atas dengan suka memberi dan menderma, dan jangan jadikan dua tanganku ini di bawah dengan suka meminta-minta, sesungguhnya Engkau amat berkuasa ke atas setiap sesuatu".

2. Doa Bersyukur atas Rezeki:

 الْـحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي رَزَقَنِي هٰذَا مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ، اللّٰهُمَّ بَارِكْ فِيهِ 

Transliterasi: Alhamdu lillaahil ladzii rozaqonii haadza min ghairi haulin minnii wa laa quwwatin, alloohumma baarik fiihi. 

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi rezeki kepadaku tanpa daya dan kekuatan dariku. Ya Allah, berkahilah rezeki ini.”

3. Doa Meminta Rezeki Halal dan Luas:

 اللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِي رِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضُرٍّ وَلَا نَصَبٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ 

Transliterasi: Alloohumma innii as-aluka an tarzuqonii rizqan halaalan waasi'an thoyyiban min ghairi ta'bin wala masyaqqatin wala dlorrin wala nasobin innaka 'alaa kulli syai'in qodiir. 

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu rezeki yang halal, luas, baik, tanpa repot, tanpa kesulitan, tanpa kemelaratan, dan tanpa keberatan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

4. Doa Memohon Rezeki Melimpah:

 اللّٰهُمَّ يَا أَحَدُ يَا صَمَدُ يَا مَنْ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ، أَنْ تُوَسِّعَ عَلَيَّ فِي رِزْقِي وَتُبَارِكَ لِي فِيهِ 

Transliterasi: Alloohumma yaa ahadu yaa shomadu yaa man lam yalid walam yuulad walam yakun lahu kufuwan ahad, an tuwassi'a 'alayya fii rizqii wa tubaarika lii fiihi. 

Artinya: “Ya Allah, wahai Dzat Yang Maha Esa, yang tempat bergantung segala sesuatu, yang tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya. Luaskanlah rezekiku dan berkahilah rezeki tersebut untukku.”

5. Doa Rezeki Setelah Sholat Subuh dan Maghrib:

 لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ الْمُبِينُ، مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللّٰهِ صَادِقُ الْوَعْدِ الْأَمِينُ 

Transliterasi: Laa ilaaha illallaah al-malikul haqqul mubiin, Muhammadun rasulullah shodiqul wa'dil amiin. 

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah, Raja Yang Maha Benar lagi Nyata, Muhammad adalah utusan Allah, yang benar janjinya dan terpercaya.” Dibaca 100x setelah Subuh dan Maghrib untuk membuka pintu rezeki.

Bacaan Doa Agar Dilapangkan Rezeki dari Segala Penjuru

Rezeki yang lapang adalah dambaan setiap muslim. Dengan rezeki yang cukup, kita dapat memenuhi kebutuhan hidup, bersedekah, dan membantu sesama. Berikut adalah doa-doa yang bisa diamalkan agar rezeki dilapangkan dari segala penjuru:

6. Doa Agar Dimudahkan Rezeki dari Segala Penjuru:

 يَا وَاسِعَ الرِّزْقِ، يَا فَتَّاحُ، يَا عَلِيمُ، وَسِّعْ عَلَيَّ رِزْقِي مِنْ حَيْثُ لَا أَحْتَسِبُ 

Transliterasi: Yaa waasi'ar rizqi, yaa fattaahu, yaa 'aliimu, wassi' 'alayya rizqii min haitsu laa ahtasib. 

Artinya: “Wahai Dzat yang Maha Luas rezeki-Nya, wahai Dzat Yang Maha Membuka, wahai Yang Maha Mengetahui, luaskanlah rezekiku dari arah yang tidak aku sangka-sangka.”

7. Doa Rezeki dari QS Al-Maidah: 114:

 رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِّنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِّأَوَّلِنَا وَآخِرِنَا وَآيَةً مِّنكَ وَارْزُقْنَا وَأَنتَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ 

Transliterasi: Rabbanaa anzil 'alaynaa maa'idatam minas samaa'i takoonu lanaa 'iidan li-awwalinaa wa aakhirinaa wa aayatan minka warzuqnaa wa anta khairur raaziqiin. 

Artinya: “Ya Tuhan kami, turunkanlah kepada kami suatu hidangan dari langit yang akan menjadi hari raya bagi kami, bagi orang-orang yang bersama kami dan orang-orang yang datang setelah kami, dan menjadi tanda kekuasaan-Mu. Berilah kami rezeki, dan Engkau sebaik-baik pemberi rezeki.”

8. Doa Memohon Rezeki dari Pekerjaan:

 اللّٰهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ 

Transliterasi:

Alloohumma ikfinii bihalaalika 'an haraamika wa aghninii bifadhlika 'amman siwaaka. 

Artinya: “Ya Allah, cukupilah aku dengan yang halal dari-Mu sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan cukupkan aku dengan anugerah-Mu dari selain-Mu.”

9. Doa Rezeki dari Asmaul Husna:  

يَا رَزَّاقُ يَا فَتَّاحُ يَا عَلِيمُ ارْزُقْنِي رِزْقًا حَلَالًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ 

Transliterasi: Yaa Razzaaqu yaa Fattaahu yaa 'Aliimu, urzuqnii rizqan halaalan thoyyiban mubaarakan fiihi. 

Artinya: “Wahai Dzat yang Maha Pemberi Rezeki, wahai Dzat yang Maha Membuka, wahai Yang Maha Mengetahui, berilah aku rezeki yang halal, baik, dan penuh berkah di dalamnya.”

10. Doa Rezeki dan Ketenangan Hati:  

رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ 

Transliterasi: Rabbi innii limaa anzalta ilayya min khairin faqir. 

Artinya: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.” (QS Al-Qashash: 24)

11. Doa Agar Segala Urusan Dipermudah:  

اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا، وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا 

Transliterasi: Allaahumma laa sahla illaa maa ja'altahu sahlaa, wa anta taj'alul hazna idzaa syi'ta sahlaa. 

Artinya: “Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan Engkau menjadikan kesulitan, jika Engkau kehendaki, pasti akan menjadi mudah.”

 

Jenis-Jenis Rezeki dari Allah SWT dan Usaha Mendapatkannya

Rezeki adalah ketentuan Allah yang tidak bisa dihambat siapa pun. Hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dalam Hilyat al-Auliya’ menyatakan, “Rezeki itu lebih cepat datangnya daripada ajal.”

Dalam jurnal ilmiah “Konsep Rezeki dalam Islam dan Implementasinya dalam Kehidupan Muslim” oleh Dr. Muh. Nur Hidayat (Jurnal Al-Adyan, Vol. 15 No. 1, 2020), disebutkan bahwa rezeki dalam Islam dibagi menjadi beberapa jenis:

  • Rezeki yang Dijamin (rezeki mahdhah): Seperti udara, air, dan rezeki dasar yang dibutuhkan untuk hidup. Ini adalah jaminan Allah kepada seluruh makhluk.
  • Rezeki yang Diperjuangkan (rezeki kasbi): Didapatkan melalui usaha manusia seperti bekerja dan berdagang.
  • Rezeki karena Bersyukur (rezeki syukr): Allah menambah rezeki bagi mereka yang bersyukur, sebagaimana dalam Surah Ibrahim ayat 7.
  • Rezeki yang Tidak Disangka-sangka (rezeki ghayru muhtasab): Datang secara tiba-tiba dari arah yang tidak diduga, sebagaimana dalam Surah At-Talaq ayat 3.

 

Dalam Islam, usaha atau ikhtiar sangat ditekankan dalam mencari rezeki. Namun demikian, hasilnya tetap dikembalikan kepada ketentuan Allah. Menurut Dr. Yusuf Al-Qaradawi dalam bukunya Halal dan Haram dalam Islam, manusia wajib berusaha dengan cara yang halal dan tidak melanggar syariat, namun tetap bertawakal atas hasilnya.

Sikap tawakal bukan berarti pasrah tanpa usaha. Dalam Tafsir al-Mishbah karya Prof. Quraish Shihab, dijelaskan bahwa tawakal adalah puncak dari kepercayaan kepada Allah setelah segala daya dan upaya dilakukan.

QnA Seputar Bacaan Doa

1. Apakah doa harus dalam bahasa Arab agar dikabulkan? 

Tidak harus. Doa dalam bahasa Arab memang baik karena mengikuti sunnah, namun Allah Maha Mendengar segala bahasa, termasuk bahasa Indonesia atau bahasa daerah. Yang terpenting adalah khusyuk, ikhlas, dan penuh pengharapan saat berdoa.

2. Kenapa doa kita terasa lama dikabulkan? 

Karena Allah tahu waktu yang paling tepat untuk menjawab doa kita. Terkadang Allah mengabulkan dalam bentuk lain: menjaga kita dari musibah, mengganti dengan yang lebih baik, atau menundanya untuk waktu terbaik. Hadis riwayat Ahmad menyebutkan, “Tidaklah seorang muslim berdoa kepada Allah kecuali Allah akan mengabulkan permintaannya, atau memalingkan keburukan darinya, selama dia tidak berdoa untuk dosa atau memutus silaturahmi.”

3. Apakah boleh membaca doa dari ponsel saat berdoa? 

Boleh, apalagi bagi yang belum hafal doa-doa tertentu. Membaca dari ponsel tetap sah, asalkan menghadap kiblat, khusyuk, dan memahami maknanya agar lebih meresap dalam hati.

4. Kenapa kita dianjurkan mengangkat tangan saat berdoa? 

Mengangkat tangan adalah tanda kerendahan hati dan penghambaan kepada Allah, serta mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ. Dalam hadis disebutkan, “Sesungguhnya Rabb kalian Maha Pemalu dan Maha Mulia, Dia malu jika seorang hamba mengangkat tangan kepada-Nya lalu Dia membiarkan tangan itu kosong.” (HR. Tirmidzi)

5. Apakah membaca doa sebelum tidur termasuk ibadah? 

Ya, membaca doa sebelum tidur adalah ibadah dan menjadi pengingat kita kepada Allah sebelum tidur. Rasulullah ﷺ mengajarkan membaca doa sebelum tidur agar terjaga dari gangguan setan dan memperoleh perlindungan Allah sepanjang tidur.