Doa Akhir Ramadhan Rasulullah SAW dan Amalan yang Dianjurkan

Teks doa akhir Ramadhan Rasulullah SAW sesuai sunnah dan cara meraih keberkahan di penghujung bulan.

Diterbitkan 16 Maret 2026, 16:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Doa akhir Ramadhan Rasulullah SAW menjadi salah satu amalan yang sangat penting bagi setiap muslim agar ibadah yang telah dijalankan diterima oleh Allah SWT. Merujuk pada kitab Lathaif Al-Ma’arif karya Ibnu Rajab Al-Hanbali, para sahabat dan generasi salaf terbiasa memanjatkan doa selama enam bulan setelah Ramadhan berakhir agar amalan mereka tidak sia-sia.

Kesedihan yang dirasakan saat berpisah dengan bulan suci ini hendaknya diiringi dengan harapan kuat agar dipertemukan kembali pada tahun-tahun berikutnya dalam keadaan sehat dan penuh keimanan.

Menjelang sepuluh hari terakhir, intensitas ibadah biasanya ditingkatkan guna meraih keberkahan Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Selain memperbanyak zikir, membaca Al-Qur'an, dan bersedekah, melafalkan doa khusus yang diajarkan Nabi Muhammad SAW merupakan wujud ketulusan hamba dalam menghargai setiap detik waktu yang tersisa.

Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya, Senin (16/3/2026).

Doa Akhir Ramadhan Rasulullah SAW (Teks Arab, Latin, dan Arti)

Momen perpisahan dengan bulan Ramadhan seringkali memicu rasa haru sekaligus kekhawatiran apakah seluruh rangkaian puasa dan shalat malam telah memenuhi syarat penerimaan di sisi Sang Pencipta. Jabir bin Abdillah RA meriwayatkan bahwa Nabi SAW mengajarkan sebuah permohonan agar Ramadhan yang dijalani bukan merupakan kesempatan terakhir bagi seorang hamba. Berikut adalah teks lengkap doa akhir Ramadhan Rasulullah SAW yang populer diamalkan:

Teks Arab:

 

اللَّهُمَّ لاَ تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ مِنْ صِيَامِنَا إِيَّاهُ، فَإِنْ جَعَلْتَهُ فَاجْعَلْنِيْ مَرْحُوْمًا وَلاَ تَجْعَلْنِيْ مَحْرُوْمًا

Teks Latin:

Allahumma laa taj’alhu aakhiral ‘ahdi min shiyaamina iyyaahu, fa in ja’altahu faj’alnii marhuuman wa laa taj’alnii mahruuman.

Artinya:

"Ya Allah, janganlah Engkau jadikan puasa ini sebagai puasa yang terakhir dalam hidupku. Seandainya Engkau menetapkan (sebagai puasa terakhir), maka jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau sayangi dan janganlah Engkau jadikan aku orang yang malang (diharamkan dari rahmat-Mu)."

Doa ini mencerminkan kerinduan yang mendalam terhadap bulan penuh rahmat sekaligus ketundukan total kepada ketetapan ajal. Dalam kitab Majmu’ Fatawa, Ibnu Taimiyah menekankan bahwa akhir dari sebuah amal (khatimah) sangat menentukan kualitas ibadah secara keseluruhan, sehingga doa ini menjadi sangat krusial dibaca pada hari-hari terakhir.

Amalan yang Dianjurkan di Akhir Ramadhan

Memasuki fase akhir bulan suci, umat Islam dianjurkan untuk melakukan itqan atau penyempurnaan dalam setiap gerak-gerik ibadahnya. Fokus utama pada periode ini adalah konsistensi dalam menjaga kualitas spiritual agar tidak mengalami penurunan semangat saat hari raya Idul Fitri mulai mendekat. Berikut adalah amalan utama yang disarikan dari kitab-kitab hadis shahih:

1. Memperbanyak Itikaf di Masjid

Itikaf merupakan sarana untuk mengisolasi diri dari kesibukan duniawi demi fokus beribadah sepenuhnya kepada Allah SWT di dalam masjid. Hal ini sesuai dengan hadis dalam Shahih Bukhari No. 2026: "Rasulullah SAW biasa beritikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai beliau wafat."

2. Membaca Doa Ampunan di Malam Lailatul Qadar

Mencari keampunan di malam-malam ganjil merupakan prioritas utama untuk membersihkan dosa-dosa yang telah lalu secara menyeluruh. Landasannya adalah hadis riwayat Tirmidzi No. 3513, saat Aisyah bertanya doa apa yang harus dibaca: "Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii" (Ya Allah, Engkau Maha Pengampun, cintailah ampunan, maka ampunilah aku).

Zakat fitrah berfungsi mensucikan orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan kata-kata kotor selama menjalankan ibadah sebulan penuh. Dalam kitab Nailul Authar, disebutkan dalil dari Ibnu Abbas RA: "Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dan sebagai makanan bagi orang miskin." (HR. Abu Daud No. 1609).

4. Menghidupkan Malam dengan Shalat Lail

Meningkatkan durasi dan kekhusyukan shalat malam pada akhir bulan merupakan bentuk kesungguhan dalam mengejar pahala yang berlipat ganda. Nabi SAW bersabda dalam Shahih Muslim No. 759: "Barangsiapa mendirikan shalat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni."

5. Memperbanyak Sedekah Jariyah

Kedermawanan Nabi Muhammad SAW di akhir bulan Ramadhan digambarkan lebih kencang daripada angin yang berhembus karena banyaknya kebaikan yang dibagikan. Sebagaimana disebutkan dalam Shahih Bukhari No. 6: "Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi saat bulan Ramadhan ketika ditemui Jibril."

6. Mengkhatamkan dan Mentadaburi Al-Qur'an

Menyelesaikan bacaan Al-Qur'an pada hari-hari terakhir memberikan keberkahan tersendiri bagi ketenangan hati dan pemahaman agama yang lebih dalam. Malaikat Jibril AS terbiasa menyimak bacaan Al-Qur'an Nabi SAW setiap malam di bulan Ramadhan untuk memastikan kesempurnaan bacaan beliau (HR. Bukhari No. 1902).

7. Mandi dan Berhias untuk Shalat Ied

Mempersiapkan diri dengan kebersihan fisik menjelang hari raya merupakan bagian dari syiar Islam yang sangat dianjurkan untuk menghormati tamu agung yang akan segera pergi. Landasannya merujuk pada kebiasaan Ibnu Umar RA dalam kitab Al-Muwatha' karya Imam Malik: "Abdullah bin Umar biasa mandi pada hari Idul Fitri sebelum pergi ke mushalla (lapangan shalat)."

FAQ

Kapan waktu terbaik membaca doa akhir Ramadhan Rasulullah SAW?

Doa ini sebaiknya dibaca pada hari-hari terakhir menjelang terbenamnya matahari di hari terakhir puasa Ramadhan.

Apakah itikaf harus dilakukan selama 10 hari penuh?

Utamanya adalah 10 hari, namun dibolehkan melakukan itikaf meskipun hanya beberapa malam atau jam saja sesuai kemampuan.

Bolehkah membayar zakat fitrah di awal Ramadhan?

Menurut Mazhab Syafi'i, zakat fitrah sudah boleh dibayarkan sejak awal bulan Ramadhan guna memudahkan penyaluran kepada mustahik.

Apa tanda seseorang mendapatkan Lailatul Qadar?

Ulama menyebutkan tandanya antara lain hati yang tenang, semangat ibadah meningkat, dan alam terasa sejuk pada pagi harinya.

Bagaimana jika belum sempat khatam Al-Qur'an saat Ramadhan berakhir?

Tetaplah membacanya dan selesaikan di bulan Syawal, karena pahala membaca Al-Qur'an tetap besar meski dilakukan di luar Ramadhan.