Liputan6.com, Jakarta - Pernahkah Anda memperhatikan tingkah laku anabul kesayangan yang tiba-tiba berubah ketika cuaca sedang mendung atau gerimis? Mengetahui kebiasaan kucing saat hujan sangatlah penting bagi para pemilik (pawrents) agar bisa memberikan respons dan perawatan yang tepat. Pasalnya, hewan berbulu ini memiliki insting alami yang sangat sensitif terhadap perubahan suhu, kelembapan, hingga tekanan udara di sekitarnya.
Secara biologis, pendengaran kucing yang luar biasa tajam membuat suara rintik hujan atau gemuruh petir terdengar berkali-kali lipat lebih keras di telinga mereka. Hal ini sering kali memicu respons stres atau kecemasan sesaat, yang membuat mereka secara naluriah mencari mekanisme pertahanan diri. Telinga mereka yang menyerupai corong radar bahkan mampu menangkap frekuensi kedatangan badai jauh sebelum majikannya menyadarinya.
Oleh karena itu, wajar jika rutinitas harian anabul mendadak berubah drastis saat musim penghujan tiba. Mulai dari porsi tidur yang melonjak drastis hingga perilaku mencari tempat persembunyian yang gelap. Lantas, apa saja perubahan perilaku yang kerap ditunjukkan si meong saat cuaca memburuk? Mari simak enam daftarnya berikut ini agar Anda lebih peka terhadap kebutuhan emosional dan fisik mereka, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Senin (26/10/2026).
Advertisement
1. Tidur Lebih Lama dari Biasanya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3650671/original/058738000_1638427247-photo-1482066490729-6f26115b60dc.jpg)
Cuaca dingin dan suara rintik air hujan sering kali membawa efek relaksasi tersendiri, tidak hanya bagi manusia tetapi juga bagi kucing peliharaan Anda. Saat suhu udara menurun drastis, naluri alami seekor kucing akan merespons keadaan dengan cara menghemat pengeluaran energi tubuh secara maksimal.
Salah satu cara paling efektif untuk menyimpan panas tubuh pada hewan mamalia adalah dengan menambah durasi tidur harian mereka melebihi waktu normal. Jika biasanya kucing dewasa menghabiskan waktu tidur sekitar 12 hingga 15 jam sehari, saat musim hujan durasi rebahan ini bisa bertambah panjang dan jauh lebih nyenyak.
Pemilik tidak perlu panik atau mengira anabul sedang sakit parah saat melihat mereka bermalas-malasan seharian di atas karpet rumah. Anda hanya perlu menyediakan selimut ekstra atau bantal beralas kain flanel yang empuk agar waktu istirahat mereka di cuaca dingin tersebut semakin nyaman dan berkualitas.
Advertisement
2. Mencari Tempat Persembunyian yang Sempit
![[Bintang] 14 Desain Tempat Tidur yang Bikin Kucingmu Merasa Teristimewa](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/r74SINmQh2wXE--pmwYl5iadRec=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/928471/original/089703400_1436865182-5.jpg)
Suara gemuruh petir dan kilatan cahaya kilat saat badai hujan bisa menjadi pengalaman sensorik yang sangat menakutkan bagi hewan peliharaan di rumah. Kucing dibekali dengan indera pendengaran supersonik yang membuat suara guntur terdengar sangat menggelegar dan mengancam keselamatan jiwa mereka secara langsung.
Sebagai bentuk mekanisme pertahanan saat merasa terancam, anabul biasanya akan langsung berlari mencari tempat persembunyian yang sempit, gelap, dan tertutup rapat. Pemilik sangat mungkin akan menemukan mereka bergelung ketakutan di kolong tempat tidur, di pojok lemari pakaian, atau bahkan di balik ruang sempit mesin cuci.
Sebagai langkah antisipasi, jangan pernah memaksa atau menarik mereka keluar dari tempat persembunyiannya tersebut dengan cara yang kasar. Biarkan si meong berdiam diri di area tersebut hingga merasa badai usai, dan pastikan Anda tidak memutar musik atau membuat suara gaduh tambahan yang bisa memicu trauma mental pada kucing.
3. Makan Lebih Banyak untuk Menjaga Suhu Tubuh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8680320/original/067006200_1782728752-laura-chouette-YpoczNsZYts-unsplash.jpg)
Pernahkah Anda menyadari bahwa mangkuk pakan kucing menjadi lebih cepat kosong ketika musim penghujan melanda? Perubahan nafsu makan yang meningkat pesat ini merupakan respons fisiologis alami yang sangat wajar terjadi pada mamalia berdarah panas untuk bertahan hidup.
Penurunan suhu lingkungan memaksa metabolisme tubuh kucing untuk bekerja ekstra keras demi mempertahankan suhu inti organ agar tetap stabil dan hangat. Untuk menghasilkan panas dan cadangan kalori tambahan tersebut, otomatis mereka membutuhkan asupan makanan bernutrisi yang jauh lebih banyak dibandingkan hari-hari biasa.
Sebagai pemilik yang peka terhadap asupan hewan peliharaannya, Anda sangat disarankan untuk sedikit menambah porsi pakan harian (kibble atau wet food) mereka saat cuaca sangat dingin. Kendati demikian, tetap pantau berat badannya agar peningkatan nafsu makan musiman ini tidak berujung pada masalah obesitas kronis.
Advertisement
4. Menghindari Pergi ke Luar Rumah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5478241/original/023213200_1768896057-pasir_kucing__5_.jpg)
Kucing secara genetik dikenal sebagai hewan darat yang sangat membenci kondisi basah atau cipratan air yang mengenai mantel bulu mereka secara tiba-tiba. Bulu kucing yang basah kuyup tidak hanya terasa sangat tidak nyaman, tetapi juga membuat beban tubuh mereka menjadi jauh lebih berat dan rentan kedinginan.
Oleh karena itu, kucing yang sehari-harinya terbiasa bermain atau buang kotoran di area luar rumah (outdoor) akan menolak keras dan mengeong panjang jika dipaksa melewati pintu saat hujan turun. Mereka akan lebih memilih berdiam diri dengan aman di ambang jendela sambil mengamati rintik hujan dari dalam ruangan yang kering.
Untuk mengakomodasi perubahan perilaku ini, pastikan Anda telah menyiapkan kotak pasir (litter box) yang bersih dan berpasir segar di sudut dalam rumah. Fasilitas darurat ini akan mencegah si kucing stres dan terpaksa membuang kotoran sembarangan di pojok ruangan akibat terkurung cuaca buruk.
5. Menjadi Lebih Manja dan Mencari Perhatian
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379058/original/031467100_1792573105-pexels-natalia-sevruk-636238602-33202462.jpg)
Hujan yang turun terus-menerus tiada henti rupanya bisa memicu munculnya perasaan cemas, gelisah, atau bahkan kesepian (cabin fever) pada sebagian kucing peliharaan. Kehilangan akses bebas untuk berpatroli menjelajah wilayah kekuasaannya di luar ruangan membuat mereka cepat merasa bosan dan membutuhkan pelampiasan energi.
Salah satu cara paling umum bagi kucing untuk mengatasi kecemasan akibat cuaca ini adalah dengan mencari kenyamanan ekstra dan kehangatan dari pemiliknya. Mereka mungkin akan bertingkah jauh lebih vokal dengan sering mengeong, menggesekkan tubuh ke pergelangan kaki Anda, atau tiba-tiba melompat minta dipangku saat Anda sedang bekerja.
Sambutlah perilaku clingy dan manja ini dengan memberikan usapan lembut di area pangkal kepala, belakang telinga, atau bawah dagu mereka. Interaksi fisik yang intens ini secara ilmiah telah terbukti ampuh menurunkan hormon stres kortisol pada kucing, sekaligus memperkuat ikatan batin (bonding) Anda dengan anabul.
Advertisement
6. Melakukan Grooming Lebih Sering
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3366191/original/085391100_1612254083-cat-323262_1920.jpg)
Perilaku menjilati seluruh bagian bulu atau grooming merupakan rutinitas yang amat penting bagi spesies felines untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulitnya. Namun, intensitas aktivitas grooming harian ini kerap kali terpantau meningkat drastis ketika suhu udara di sekitarnya sedang menurun karena guyuran hujan awet.
Menjilati bulu secara terus-menerus rupanya bukan sekadar langkah pembersihan diri, melainkan cara paling alami bagi kucing untuk merangsang sirkulasi aliran darah di bawah kulit. Gesekan mekanis dari lidah mereka yang bertekstur kasar akan membantu mendistribusikan minyak alami (sebum) ke ujung rambut, yang pada akhirnya memberikan efek jaket penahan angin pada tubuh.
Selain menghangatkan diri secara fisik, ritual grooming yang berulang ini juga menjadi terapi mereka untuk menenangkan saraf yang tegang akibat suara guntur. Selama frekuensinya wajar dan mereka tidak menjilati bulunya secara ekstrem hingga memicu kebotakan (overgrooming), biarkan saja mereka melakukan aktivitas higienis ini dengan tenang.
Pertanyaan Umum Seputar Kebiasaan Kucing saat Hujan
Mengapa kucing terlihat sangat takut dengan suara petir? Pendengaran kucing jauh lebih sensitif dan kompleks dibandingkan manusia. Suara gemuruh petir yang tiba-tiba ditangkap sebagai gelombang suara raksasa dan langsung diartikan sebagai ancaman bahaya bagi insting bertahan hidup mereka.
Apakah wajar jika kucing menolak makan saat hujan turun deras? Jika hujan disertai petir yang amat menyambar, kucing mungkin mengalami stres ringan yang menekan nafsu makannya sesaat. Namun, jika ia mogok makan sama sekali lebih dari 24 jam meski hujan telah reda, segera konsultasikan ke dokter hewan.
Bagaimana cara terbaik menghangatkan tubuh kucing di malam yang hujan? Sediakan bantal atau tempat tidur keranjang yang dialasi selimut tebal, jauhkan posisi tidurnya dari kontak langsung lantai keramik, dan pastikan mereka berada di ruangan tertutup yang tidak terkena tampias angin malam.
Apakah saya boleh memandikan kucing saat cuaca sedang musim hujan? Sangat tidak disarankan untuk memandikannya. Proses mandi di cuaca yang dingin bisa menjerumuskan suhu inti tubuhnya secara drastis (hipotermia) dan membuat kekebalan tubuhnya anjlok sehingga mudah terserang flu.
Apa yang harus dilakukan jika kucing telanjur basah kuyup karena kehujanan di luar? Segera bungkus dan keringkan tubuhnya secara merata menggunakan handuk tebal yang mudah menyerap air. Jika kucing tidak phobia pada suara bising, Anda bisa menggunakan pengering rambut (hair dryer) bersuhu hangat rendah dengan jarak yang aman.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382280/original/090010700_1792986930-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-26T105247.852.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344493/original/042033300_1788947267-HOAX__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351957/original/080906700_1789720927-cek_fakta_suahasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382222/original/055174900_1792982485-9f51872d-186b-4fae-b3ed-c1384fcc1913.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377113/original/037024400_1792405855-01M59S1BV7YAYZ1A0RGRFY301F.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379054/original/098267200_1792573104-mel-elias-2_KjpNXFl5M-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499622/original/086606300_1770791225-Tetapkan_Rutinitas____Military_Style____untuk_Pembersihan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291739/original/068539700_1783575979-COver.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3153865/original/001824700_1592288896-pexels-photo-1543793.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371964/original/052876500_1791860193-pexels-udoka-gabriel-1914060-20131038.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369928/original/078656600_1791540457-laura-chouette-YpoczNsZYts-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366955/original/043672700_1791281476-HL_pagar_kucing.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367842/original/028337200_1791364682-Screenshot_2026-10-07_at_16.16.27.jpg)