Liputan6.com, Jakarta - Pernah melihat kucing yang justru menghampiri orang yang tidak memanggilnya, sementara orang yang sibuk mengajak bermain malah dihindari? Perilaku ini sering membuat pemilik kucing maupun tamu yang datang ke rumah merasa heran. Kucing seolah-olah memilih orang yang paling tidak menunjukkan ketertarikan kepadanya.
Meski terlihat lucu dan sedikit membingungkan, perilaku tersebut bisa berkaitan dengan cara kucing memahami lingkungan, merespons bahasa tubuh, dan menentukan siapa yang terasa aman untuk didekati. Tidak semua kucing menyukai orang yang cuek, tetapi sebagian kucing memang lebih nyaman ketika diberi kesempatan untuk mendekat tanpa tekanan.
Lantas apa saja alasan kenapa kucing suka orang yang mengabaikannya? Melansir dari berbagai sumber, Jumat (16/10/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
1. Orang yang Cuek Terlihat Tidak Mengancam bagi Kucing
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2387643/original/035321300_1539933327-2.jpg)
Kucing memiliki cara tersendiri untuk menilai apakah seseorang terasa aman atau justru membuatnya waspada. Ketika bertemu orang baru, sebagian kucing mungkin lebih nyaman dengan orang yang tidak terus-menerus menatap, membungkuk ke arahnya, atau berusaha menyentuhnya.
Orang yang duduk santai sambil membaca buku atau bermain ponsel mungkin terlihat tidak terlalu mengintimidasi. Sebaliknya, seseorang yang langsung mendekat, mengulurkan tangan, dan menatap kucing dengan intens bisa membuat kucing yang pemalu merasa kurang nyaman.
Menurut pedoman interaksi kucing dari American Association of Feline Practitioners (AAFP) dan International Society of Feline Medicine (ISFM), kontak mata yang terus-menerus, gerakan yang mengancam, dan pendekatan yang terlalu agresif dapat membuat kucing merasa tidak aman. Karena itu, membiarkan kucing mendekat dengan sendirinya merupakan pendekatan yang lebih baik.
Hal ini tidak berarti kucing selalu menyukai orang yang mengabaikannya. Kucing lebih mungkin merasa nyaman ketika orang di sekitarnya tidak memaksakan interaksi dan memberinya kesempatan untuk mengamati situasi terlebih dahulu.
Advertisement
2. Kucing Merasa Memiliki Kendali atas Interaksi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351657/original/021895400_1789708990-maksym-tymchyk-a762dfvevRM-unsplash.jpg)
Kucing cenderung memiliki preferensi sosial yang berbeda-beda. Ada yang senang digendong, ada yang suka duduk di pangkuan, dan ada pula yang lebih memilih berada di dekat manusia tanpa banyak sentuhan.
Ketika seseorang tidak berusaha memegang atau mengelusnya, kucing memiliki kebebasan untuk menentukan kapan ingin mendekat. Ia bisa mengendus kaki orang tersebut, duduk di sampingnya, atau pergi kembali ketika sudah merasa cukup.
Kebebasan seperti ini penting dalam membangun hubungan yang positif antara manusia dan kucing. Pedoman AAFP dan ISFM menjelaskan bahwa banyak kucing lebih menyukai interaksi yang lembut, konsisten, dan memberi mereka kendali untuk memulai maupun mengakhiri kontak.
Itulah sebabnya, orang yang terlihat cuek terkadang justru menjadi pilihan kucing. Bukan karena kucing sengaja menghindari orang yang menyayanginya, melainkan karena interaksi yang tidak dipaksakan terasa lebih nyaman bagi sebagian kucing.
3. Bahasa Tubuh yang Tenang Membuat Kucing Lebih Nyaman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332060/original/095359500_1787630269-c64651bc-4305-4772-a160-444294471c1c.jpg)
Kucing tidak hanya memperhatikan suara manusia, tetapi juga merespons gerakan dan bahasa tubuh di sekitarnya. Gerakan mendadak, tubuh yang terlalu condong ke arahnya, atau tangan yang langsung menyentuh kepala bisa membuat kucing tertentu merasa terancam.
Sebaliknya, orang yang duduk diam, bergerak perlahan, dan tidak berusaha mendekat mungkin memberikan kesan lebih tenang. Kucing pun memiliki waktu untuk mengamati orang tersebut tanpa merasa harus segera bereaksi.
Kondisi ini dapat menjelaskan mengapa kucing terkadang mendatangi seseorang yang bahkan tidak berusaha menarik perhatiannya. Orang tersebut mungkin menunjukkan bahasa tubuh yang lebih sesuai dengan kenyamanan kucing, meskipun tidak sengaja melakukannya.
Namun, respons setiap kucing tetap berbeda. Kucing yang sudah terbiasa bersosialisasi mungkin langsung menghampiri orang baru, sedangkan kucing yang penakut bisa memilih bersembunyi meskipun orang tersebut bersikap tenang. Karena itu, penting untuk memperhatikan respons kucing dan tidak memaksanya berinteraksi.
Advertisement
4. Rasa Penasaran Membuat Kucing Mendekati Orang Baru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2763269/original/061791700_1553755379-HL_3.jpg)
Kucing dikenal memiliki rasa ingin tahu terhadap lingkungan sekitarnya. Kehadiran orang baru bisa menjadi sesuatu yang menarik untuk diamati, terutama jika orang tersebut berada di tempat yang biasa digunakan kucing untuk beristirahat atau bermain.
Ketika seseorang tidak langsung mengajak kucing berinteraksi, kucing mungkin memiliki kesempatan untuk mengamati dari kejauhan. Setelah merasa cukup nyaman, ia bisa mendekat untuk mengendus pakaian, memeriksa barang bawaan, atau sekadar duduk di dekat orang tersebut.
Proses ini merupakan salah satu cara kucing mengenali lingkungan dan individu di sekitarnya. Aroma, suara, gerakan, serta pengalaman sebelumnya dapat memengaruhi respons kucing terhadap seseorang.
Jadi, ketika kucing mendekati tamu yang tidak menghiraukannya, belum tentu ia sedang memilih orang yang paling tidak menyukainya. Bisa jadi, kucing tersebut sekadar ingin mengetahui siapa orang yang baru datang dan merasa cukup nyaman untuk mendekat.
5. Kucing Pernah Memiliki Pengalaman Positif dengan Orang yang Tenang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332073/original/030400900_1787630414-97137d3e-33e0-4402-b0c6-4a19265afbdb.jpg)
Pengalaman masa lalu turut memengaruhi cara kucing berinteraksi dengan manusia. Kucing yang sejak kecil terbiasa bertemu orang dengan pendekatan lembut mungkin lebih mudah merasa nyaman ketika berhadapan dengan orang baru yang tidak terlalu aktif mengajaknya bermain.
Sebaliknya, kucing yang pernah mengalami perlakuan kasar atau interaksi yang membuatnya takut bisa lebih berhati-hati saat seseorang mencoba menyentuhnya. Respons ini tidak selalu muncul dalam bentuk kabur; ada pula kucing yang memilih diam, mengamati, atau menjaga jarak terlebih dahulu.
Pedoman kebutuhan lingkungan kucing dari AAFP dan ISFM menyebutkan bahwa preferensi sosial kucing dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk genetika, pengalaman awal, dan pengalaman hidupnya. Interaksi manusia yang positif serta konsisten dapat membantu membangun ikatan yang lebih baik.
Karena itu, kucing yang terlihat lebih menyukai orang cuek mungkin memiliki pengalaman yang membuatnya nyaman dengan pendekatan semacam itu. Meski demikian, perilaku tersebut tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa kucing memiliki pengalaman buruk dengan orang lain.
Advertisement
6. Kucing Mungkin Menyukai Orang yang Tidak Terlalu Banyak Menyentuhnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5402184/original/003651900_1762239953-Ilustrasi_Kucing.jpg)
Tidak semua kucing menikmati sentuhan dalam jumlah yang sama. Ada kucing yang senang dielus berulang kali, tetapi ada juga yang hanya menyukai sentuhan singkat di bagian kepala atau pipi.
Ketika seseorang terus berusaha mengelus, menggendong, atau mengajak bermain, kucing yang tidak menginginkan interaksi tersebut bisa menjauh. Sementara itu, orang yang tidak banyak menyentuhnya memberikan ruang bagi kucing untuk beristirahat atau mendekat sesuai keinginannya.
Menurut pedoman interaksi kucing yang diterbitkan AAFP dan ISFM, manusia sebaiknya memberi kucing kesempatan untuk memulai kontak dan menghentikan interaksi ketika kucing memilih pergi. Sentuhan lembut di kepala atau sekitar pipi dapat ditawarkan ketika kucing menunjukkan bahwa ia nyaman.
Jadi, apabila kucing lebih sering duduk di dekat orang yang tidak terlalu menyentuhnya, perilaku tersebut bisa menunjukkan preferensi terhadap interaksi yang lebih ringan. Bukan berarti kucing tidak menyukai perhatian, melainkan ia mungkin lebih menyukai perhatian yang diberikan pada waktu dan cara yang tepat.
7. Kucing Memiliki Kepribadian dan Preferensi yang Berbeda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485811/original/050025600_1769562142-Untitled_design__2_.jpg)
Alasan terakhir yang tidak kalah penting adalah setiap kucing memiliki karakter yang berbeda. Ada kucing yang ramah kepada hampir semua orang, ada yang hanya dekat dengan pemiliknya, dan ada pula yang membutuhkan waktu lama sebelum merasa nyaman dengan orang baru.
Perbedaan tersebut dapat dipengaruhi oleh temperamen, pengalaman sosialisasi, lingkungan, dan kebiasaan sehari-hari. Kucing yang aktif dan percaya diri mungkin akan menghampiri tamu tanpa ragu, sedangkan kucing yang sensitif bisa lebih menyukai orang yang memberinya ruang.
Karena itu, tidak tepat jika semua kucing dianggap pasti menyukai orang yang mengabaikannya. Sebagian kucing justru membutuhkan perhatian, ajakan bermain, atau pendekatan yang lebih aktif, selama dilakukan dengan cara yang sesuai dengan responsnya.
Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana kucing menunjukkan kenyamanan. Jika ia mendekat dengan tubuh rileks, menggosokkan pipi ke kaki, atau duduk santai di dekat seseorang, ia mungkin ingin berinteraksi. Namun, jika ia bersembunyi, menjauh, mendesis, atau terlihat tegang, sebaiknya beri ruang dan jangan memaksakan kontak.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kenapa Kucing Suka Orang yang Mengabaikannya
1. Kenapa kucing lebih suka mendekati orang yang tidak menyukainya?
Sebagian kucing mungkin merasa lebih nyaman dengan orang yang tidak menatap atau berusaha menyentuhnya secara berlebihan. Namun, kucing juga bisa tertarik karena rasa penasaran, aroma, pengalaman sebelumnya, atau karakter orang tersebut.
2. Apakah kucing tahu kalau seseorang tidak menyukainya?
Belum ada dasar yang cukup untuk menyimpulkan bahwa kucing memahami perasaan suka atau tidak suka manusia seperti manusia memahaminya. Kucing dapat merespons bahasa tubuh, suara, aroma, dan pola interaksi seseorang.
3. Apakah kucing sengaja mengabaikan orang yang menyayanginya?
Tidak selalu. Kucing bisa saja sedang ingin beristirahat, tidak ingin disentuh, atau memilih berinteraksi pada waktu yang berbeda. Keengganan merespons tidak otomatis berarti kucing tidak menyayangi pemiliknya.
4. Mengapa kucing mendekati tamu yang baru datang?
Kucing mungkin penasaran dengan aroma, suara, dan gerakan orang baru. Kucing yang ramah juga bisa mendekati tamu untuk mencari perhatian atau sekadar menemani orang yang sedang duduk.
5. Apakah kita harus mengabaikan kucing agar ia mau mendekat?
Tidak. Sebaiknya bersikap tenang dan tidak memaksakan interaksi, tetapi tetap responsif ketika kucing menunjukkan keinginan untuk berinteraksi. Biarkan kucing menentukan jarak dan durasi kontak yang membuatnya nyaman.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375276/original/040735700_1792137600-cek_fakta_-_ustaz_wijayanto_-bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374518/original/013435400_1792054116-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-15T154739.817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495483/original/029586100_1770372285-sherly_tjoanda_klaim_giveaway.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374732/original/043919300_1792061733-Screenshot_2026-10-15_173215.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3153865/original/001824700_1592288896-pexels-photo-1543793.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369928/original/078656600_1791540457-laura-chouette-YpoczNsZYts-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366955/original/043672700_1791281476-HL_pagar_kucing.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367842/original/028337200_1791364682-Screenshot_2026-10-07_at_16.16.27.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368509/original/042925600_1791437936-186fcce8-ebaa-4762-a0c4-48ce2594a7b3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366155/original/087043400_1791256281-anabul.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320201/original/046205800_1786340039-4208b3fc-ac57-4b9b-8e81-f9c2b38913d1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353100/original/026566700_1789904226-Screenshot_2026-09-20_at_18.31.58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345977/original/080654200_1789101864-Ide_dekorasi_cat_room_di_ruangan_sempit_yang_bikin_kucing_nyaman_bermain_dan_tidak_setres.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4355511/original/046445000_1678608959-pexels-alina-skazka-14675218.jpg)