Cara Mencegah Kucing Menggali Tanah di Pot Pekarangan agar Tanaman Tidak Rusak, Coba 7 Cara Ini

Simak cara mencegah kucing menggali tanah di pot pekarangan dengan bahan sederhana dan aman agar tanaman tetap terjaga dan tidak rusak.

Diterbitkan 09 Oktober 2026, 11:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kucing yang sering menggali tanah di pot pekarangan bisa membuat tanaman berantakan, akar terganggu, hingga bibit yang baru ditanam rusak. Kebiasaan ini biasanya muncul karena kucing menganggap tanah yang gembur sebagai tempat nyaman untuk menggali atau membuang kotoran.

Jika dibiarkan, tanaman hias, sayuran, dan bunga yang dirawat bisa rusak dalam waktu singkat. Namun, ada beberapa cara mencegah kucing menggali tanah di pot pekarangan tanpa harus menyakiti hewan tersebut.

Mulai dari menutup permukaan tanah, memilih bahan penghalang yang aman, hingga menyediakan tempat khusus untuk kucing, berikut langkah-langkah yang bisa dicoba agar tanaman tetap tumbuh subur dan pot tidak lagi berantakan. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Jumat (9/10/2026). 

1. Tutup Permukaan Tanah dengan Batu Kerikil

Salah satu cara praktis untuk mencegah kucing menggali tanah di pot adalah menutup permukaannya menggunakan batu kerikil berukuran sedang.

Sebarkan kerikil secara merata di atas tanah, tetapi jangan menumpuknya terlalu tebal hingga menghambat air masuk ke media tanam. Pilih batu yang cukup besar agar tidak mudah tersenggol atau tertelan oleh kucing.

Lapisan ini membuat permukaan tanah tidak lagi mudah digali sehingga kucing cenderung mencari tempat lain yang lebih nyaman.

Cara ini cocok untuk tanaman hias dalam pot yang tidak membutuhkan penambahan bibit atau pemindahan tanaman terlalu sering.

2. Gunakan Mulsa untuk Melindungi Tanah dalam Pot

Mulsa dapat menjadi pilihan untuk menjaga permukaan tanah sekaligus membantu mempertahankan kelembapan media tanam.

Gunakan mulsa organik yang sesuai untuk tanaman, seperti serpihan kulit kayu yang aman atau bahan penutup tanah lain yang tidak tajam. Pastikan ukurannya tidak terlalu kecil agar tidak mudah tercecer ketika kucing mencoba mengaisnya.

Hindari menggunakan bahan yang berjamur, berbau menyengat, atau berpotensi membahayakan hewan peliharaan.

Selain mengurangi akses kucing ke tanah, penggunaan mulsa yang tepat juga membantu menjaga kondisi media tanam agar tidak cepat kering.

3. Pasang Jaring atau Pelindung di Atas Tanah

Jika kucing terus menggali meskipun permukaan pot sudah ditutup, jaring pelindung bisa menjadi solusi berikutnya.

Pilih jaring plastik khusus tanaman atau pelindung pot yang memiliki lubang untuk batang tanaman. Potong sesuai ukuran permukaan pot, kemudian pasang dengan kuat agar tidak mudah bergeser.

Pastikan bahan yang digunakan tidak memiliki ujung tajam, kawat terbuka, atau lubang yang bisa menjebak kaki kucing.

Pelindung ini sangat berguna untuk tanaman yang baru ditanam, bibit sayuran, dan tanaman dengan akar yang masih rentan.

4. Letakkan Pot di Tempat yang Sulit Dijangkau Kucing

Penempatan pot juga berpengaruh terhadap kebiasaan kucing menggali tanah. Pot yang berada di sudut pekarangan yang tenang dan mudah dijangkau sering menjadi sasaran karena terasa aman bagi kucing.

Cobalah memindahkan pot ke rak tanaman yang stabil atau area yang tidak mudah dijangkau. Untuk pot berukuran besar, gunakan pembatas ringan agar kucing tidak leluasa mendekati permukaan tanah.

Pastikan tanaman tetap memperoleh sinar matahari dan sirkulasi udara yang sesuai dengan kebutuhannya.

Jangan menempatkan pot di rak yang mudah roboh atau terlalu tinggi hingga membahayakan kucing maupun orang di sekitarnya.

5. Sediakan Tempat Khusus untuk Kucing Menggali

Kucing memiliki naluri alami untuk menggali dan menutup kotorannya. Karena itu, melarangnya mendekati pot saja belum tentu menyelesaikan masalah jika kebutuhan tersebut belum terpenuhi.

Jika kucing peliharaan sering bermain di pekarangan, sediakan kotak pasir atau area khusus yang mudah diakses. Gunakan pasir yang aman dan jaga kebersihannya secara rutin.

Letakkan area tersebut cukup jauh dari pot tanaman agar kucing terbiasa membedakan tempat untuk menggali dan area yang perlu dihindari.

Jika kucing menggunakan kotak pasir untuk buang air, pastikan tempatnya nyaman, mudah dijangkau, dan dibersihkan secara teratur.

6. Gunakan Aroma yang Tidak Disukai Kucing, tetapi Tetap Aman

Beberapa orang mencoba mengusir kucing dari pot menggunakan aroma tertentu. Namun, tidak semua bahan beraroma kuat aman bagi hewan.

Hindari penggunaan minyak esensial pekat, kapur barus, cabai, atau bahan kimia keras di sekitar tanaman karena dapat mengiritasi atau meracuni kucing.

Sebagai alternatif, utamakan penghalang fisik seperti kerikil, jaring, atau penutup permukaan tanah. Cara tersebut lebih mudah dikendalikan dan tidak mengandalkan bahan yang berisiko bagi hewan.

Jika ingin mencoba produk pengusir kucing, pilih produk yang secara jelas dinyatakan aman untuk kucing dan tanaman, lalu ikuti petunjuk pemakaiannya.

7. Bersihkan Tanah yang Berantakan dan Periksa Kondisi Pot

Tanah yang tercecer di sekitar pot bisa membuat area tersebut semakin menarik untuk digali kembali. Karena itu, segera rapikan tanah yang berantakan dan kembalikan media tanam ke posisi semula.

Periksa pula kondisi tanaman, terutama jika kucing menggali hingga akar terlihat. Tutup kembali akar dengan media tanam yang sesuai dan siram secukupnya berdasarkan kebutuhan tanaman.

Jika tanaman masih muda, pertimbangkan untuk memasang pelindung sementara sampai akarnya lebih kuat.

Lakukan pemeriksaan secara rutin agar kerusakan bisa diketahui lebih awal sebelum tanaman layu atau pertumbuhannya terganggu.

Mengapa Kucing Suka Menggali Tanah di Pot?

Ada beberapa alasan kucing tertarik menggali tanah di pot pekarangan.

Pertama, tanah yang gembur menyerupai media alami yang biasa digunakan kucing untuk menggali dan menutupi kotoran. Kedua, pot bisa menjadi tempat bermain karena tekstur tanah mudah dicakar dan dipindahkan.

Selain itu, kucing mungkin tertarik pada serangga kecil yang berada di dalam tanah atau mencari tempat yang tenang untuk buang air.

Memahami penyebabnya membantu pemilik rumah memilih cara pencegahan yang tepat. Jika kebiasaan tersebut berkaitan dengan kebutuhan buang air, menyediakan kotak pasir yang bersih dapat membantu mengurangi ketertarikan kucing pada pot.

Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Mengusir Kucing dari Pot

Agar tanaman tetap aman dan kucing tidak terluka, hindari beberapa cara berikut:

  • Menggunakan racun atau bahan kimia keras. Bahan tersebut dapat membahayakan kucing, hewan lain, dan tanaman.
  • Menaburkan cabai atau merica. Partikelnya dapat mengiritasi mata, hidung, dan saluran pernapasan.
  • Memasang kawat tajam. Kucing bisa terluka ketika mencoba mendekati pot.
  • Menutup tanah terlalu rapat. Lapisan penutup yang menghambat air dan udara dapat mengganggu pertumbuhan akar.
  • Menghukum atau menakut-nakuti kucing secara berlebihan. Cara ini tidak menyelesaikan penyebab perilaku dan bisa membuat kucing stres.

Pilih metode yang aman, mudah dirawat, dan sesuai dengan jenis tanaman yang ditanam.

Pertanyaan dan Jawaban seputar Cara Mencegah Kucing Menggali Tanah di Pot Pekarangan

Apakah batu kerikil efektif mencegah kucing menggali tanah?

Ya, batu kerikil dapat membantu karena membuat permukaan tanah lebih sulit digali. Gunakan kerikil berukuran sedang dan susun tanpa menghalangi air meresap ke dalam tanah.

Bagaimana cara mencegah kucing menggali pot tanpa merusak tanaman?

Gunakan penutup tanah, jaring pelindung, atau pembatas pot. Pastikan air tetap bisa mencapai media tanam dan tanaman memperoleh sinar matahari yang cukup.

Apakah kulit jeruk bisa digunakan untuk mengusir kucing dari pot?

Aroma kulit jeruk mungkin tidak disukai sebagian kucing, tetapi efektivitasnya tidak konsisten. Jangan mengandalkan bahan ini sebagai satu-satunya cara, dan hindari penggunaan minyak jeruk pekat yang berisiko bagi kucing.

Apa cara paling efektif agar kucing tidak buang air di pot?

Kombinasikan penutup permukaan tanah dengan penyediaan kotak pasir yang bersih dan mudah dijangkau. Jika kucing terus buang air di luar kebiasaannya atau menunjukkan perubahan perilaku mendadak, pertimbangkan pemeriksaan ke dokter hewan.

Apakah jaring pelindung aman untuk tanaman dalam pot?

Jaring dapat digunakan selama dipasang dengan kuat, tidak memiliki bagian tajam, dan tidak menjebak kaki kucing. Pilih jaring yang tetap memungkinkan air masuk serta batang tanaman tumbuh dengan baik.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6